Vulcan Centaur Sukses Kirim Misi USSF-87 ke Orbit Geosinkron Pasca Anomali Pendorong

Diedit oleh: Tetiana Martynovska 17

Peluncuran NSSL yang sukses dari USSF-87

United Launch Alliance (ULA) berhasil menyelesaikan peluncuran misi keamanan nasional USSF-87 pada Kamis dini hari, 12 Februari 2026, pukul 4:22 pagi Waktu Bagian Timur. Roket Vulcan Centaur, dalam penerbangan operasional keempatnya, menempatkan muatan utama langsung ke orbit geosinkron (GEO), yang terletak lebih dari 22.000 mil di atas Bumi. Peluncuran ini merupakan misi kedua dalam program National Security Space Launch (NSSL) yang krusial bagi pertahanan Amerika Serikat.

Roket Vulcan lepas landas dari SLC-41 membawa misi USSF87.

Peluncuran dilaksanakan dari Space Launch Complex 41 di Stasiun Angkatan Antariksa Cape Canaveral, Florida, menggunakan konfigurasi Vulcan VC4S yang ditingkatkan. Konfigurasi ini mengandalkan empat pendorong roket padat (SRB) untuk dorongan awal, yang terpisah setelah sekitar 90 detik pembakaran. Muatan utama misi ini terdiri dari dua satelit Geosynchronous Space Situational Awareness Program (GSSAP), yakni GSSAP-7 dan GSSAP-8, yang diproduksi oleh Northrop Grumman. Satelit-satelit GSSAP berfungsi sebagai sistem pengawasan ruang angkasa berkinerja tinggi, memantau objek dan potensi ancaman di orbit GEO untuk meningkatkan keselamatan penerbangan antariksa.

Selain muatan utama, USSF-87 membawa cincin ESPA propulsif berisi berbagai muatan penelitian, pengembangan, dan pelatihan untuk Angkatan Antariksa AS. Muatan sekunder ini akan dimanfaatkan oleh para Guardian untuk menyempurnakan taktik manuver presisi di orbit dan memvalidasi peningkatan ketahanan aset di GEO. Data kunci misi mencakup target ketinggian orbit lebih dari 22.000 mil dan durasi pembakaran tahap atas Centaur V yang direncanakan hampir 10 jam, berpotensi mencetak rekor baru untuk roket Vulcan.

Selama fase pendakian awal, pengamat mencatat adanya potensi anomali pada salah satu SRB, yang kemudian dikarakterisasi oleh Gary Wentz, Wakil Presiden Program Atlas dan Vulcan ULA, sebagai 'anomali kinerja yang signifikan'. Meskipun demikian, ULA melaporkan bahwa tahap pendorong Vulcan dan Centaur V beroperasi secara nominal, berhasil mencapai orbit geosinkron yang dituju. Institusi kunci yang terlibat meliputi ULA, Angkatan Antariksa AS, dan Northrop Grumman, dengan John Elbon saat ini memimpin ULA sebagai pemimpin interim.

Sebagai tindak lanjut atas insiden tersebut, tim gabungan pemerintah AS dan kontraktor segera membentuk tim pemulihan untuk mengumpulkan puing-puing dan melakukan investigasi menyeluruh guna mengidentifikasi akar penyebab dan menerapkan tindakan korektif sebelum peluncuran Vulcan berikutnya. Keberhasilan penyelesaian USSF-87 menegaskan kemampuan Vulcan Centaur dalam melaksanakan pengiriman orbit jangka panjang yang kompleks untuk kebutuhan keamanan nasional, melanjutkan warisan ULA yang telah meluncurkan lebih dari 100 misi penting untuk Angkatan Antariksa dan Kantor Pengintaian Nasional sejak 2006.

12 Tampilan

Sumber-sumber

  • SpaceNews

  • United Launch Alliance

  • Space Systems Command

  • TalkOfTitusville.com

  • Spaceflight Now

Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.