Jalan Buntu Teritorial Hambat Negosiasi Perdamaian Ukraina-AS di Berlin
Diedit oleh: gaya ❤️ one
Ronde kedua perundingan intensif antara delegasi Ukraina dan Amerika Serikat mengenai rencana perdamaian untuk mengakhiri perang Rusia-Ukraina serta upaya stabilisasi ekonomi telah rampung di Berlin pada 14-15 Desember 2025. Pertemuan dua hari yang difasilitasi oleh Kanselir Jerman Friedrich Merz ini mencakup sesi panjang pada hari Minggu yang berlangsung lebih dari lima jam, diikuti sesi singkat sekitar dua jam pada hari Senin. Utusan AS, Steve Witkoff, menyatakan sesi awal berjalan konstruktif dan mencatat kemajuan signifikan pada isu-isu ekonomi.
Titik perselisihan utama yang menghambat kemajuan substansial berpusat pada tuntutan teritorial yang didorong oleh AS, yakni desakan agar Kyiv menyerahkan seluruh wilayah Donbas, termasuk Donetsk dan Luhansk. Usulan ini secara tegas ditolak oleh Presiden Volodymyr Zelenskyy, sebuah sikap yang didukung oleh 75% populasi Ukraina berdasarkan jajak pendapat KIIS yang dirilis pada 15 Desember. Sebagai manuver diplomatik, delegasi Ukraina, yang mencakup Sekretaris Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Rustem Umerov dan Kepala Staf Umum Andrii Hnatov, mengisyaratkan kesediaan untuk mengesampingkan aspirasi konstitusional bergabung dengan NATO.
Sebagai gantinya, Kyiv menuntut jaminan keamanan yang mengikat secara hukum dan setara dengan Pasal 5 NATO, sebuah harapan yang diklarifikasi oleh penasihat Dmytro Lytvyn sebagai prospek masa depan, bukan terobosan instan. Delegasi AS dipimpin oleh Steve Witkoff dan Jared Kushner, menantu Presiden Donald Trump, yang dikenal dengan pendekatan diplomasi yang berorientasi pada hasil cepat. Sementara itu, Kremlin mempertahankan sikap yang tidak fleksibel; Juru Bicara Dmitry Peskov menegaskan bahwa penolakan formal Ukraina untuk bergabung dengan NATO merupakan 'batu penjuru' penyelesaian, sementara Aide Rusia Yuri Ushakov memperingatkan adanya 'keberatan keras' jika isu teritorial diubah.
Di tengah pembicaraan bilateral tersebut, Presiden Zelenskyy juga menyelaraskan posisi dengan para pemimpin Eropa, termasuk Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier, mengindikasikan adanya potensi perbedaan pendekatan antara Washington dan sekutu Eropa. Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Kaja Kallas, menekankan bahwa pengaturan keamanan alternatif harus melibatkan 'pasukan nyata, kapabilitas nyata,' seraya mencatat bahwa keanggotaan NATO Ukraina tidak lagi menjadi topik pembahasan internasional. Secara terpisah, Menteri Keuangan Hungaria Péter Szijjártó menganggap penggunaan aset Rusia yang dibekukan sebagai 'provokasi perang,' sementara PM Viktor Orbán menyatakan Hongaria tidak akan mendukung pembekuan aset atau pengiriman senjata lebih lanjut ke Kyiv.
Pembicaraan ini merupakan tindak lanjut dari rencana perdamaian 20 poin yang disempurnakan dari draf awal 28 poin AS-Rusia yang didiskusikan pada 2 Desember 2025. Secara finansial, upaya Uni Eropa untuk mengamankan mekanisme pendanaan jangka panjang sebesar 90 miliar euro untuk Ukraina menghadapi tantangan, terutama terkait aset Rusia yang dibekukan, di mana Bank Sentral Rusia telah menggugat Euroclear atas sekitar 195 miliar Euro. Misi bantuan militer Uni Eropa untuk Ukraina (EUMAM) menargetkan pelatihan 75.000 personel Ukraina pada akhir Musim Dingin 2024/2025. Analisis menunjukkan bahwa meskipun ada kemajuan ekonomi dan kesediaan Kyiv pada isu NATO, ketegasan Moskow dan tekanan AS terkait konsesi teritorial menciptakan kebuntuan yang sulit diatasi, menegaskan bahwa jalan menuju resolusi damai yang 'bermartabat' bagi Ukraina masih terjal.
7 Tampilan
Sumber-sumber
N-tv
News.de
PravdaReport
Askanews
Deutsche Welle
TV3 Televizija
marica.bg
https://www.innsalzach24.de
OVB Online
Die Presse
Gazeta.ua
Schwarzwälder Bote
ТСН.ua
WEB.DE
thetimes.com
اندبندنت عربية
Рамблер
ukranews_com
Kyiv Post
Vertex AI Search
Apa.az
TRT World
The Kyiv Independent
The Guardian
The Kyiv Independent
Yahoo News Canada
Russia digs in, rejects Ukraine and Europe on peace / The New Voice of Ukraine
Eunews
BSS
Vertex AI Search
PAP, Ukrinform, IAR
The Kyiv Independent
Novaya Gazeta Europe
Al Arabiya
Helsinki Times
Russia rejects seven points from the original US peace plan for Ukraine, according to ISW
ISW: Lavrov Rejected Seven Key Points In US Peace Plan - Belarusian News
Latest round of talks between Ukraine, US conclude as Trump seeks swift peace
taz.de
Deutschlandfunk
Spiegel
Onvista
Wikipedia
LRT
infa.lt
BNS INTERVIU
RBC-Ukraine
The Guardian
PAP
KERA News
Handelsblatt
Cash
Reuters
Table.Briefings
Modern Diplomacy
AP News
Kyiv Post
Ost-Ausschuss der Deutschen Wirtschaft
The Moscow Times
Report.az
DER SPIEGEL
FAZ
Yahoo Nachrichten Deutschland
Minval Politika
Gazeta.ua
BB.LV
УНН
Today.ua
Britannica
The Washington Post
Wikipedia
Bloomberg Law
The Kyiv Independent
Европейская правда
РБК-Украина
The Council of Europe
Википедия
Газета.Ru
Wikipedia
The Jewish Standard
European Pravda
REUTERS
Modern Diplomacy
AFP
Kyiv International Institute of Sociology (KIIS)
Atlantic Council's UkraineAlert service
Kyiv Post
Kyiv Independent
Naharnet
Investing.com
Euractiv.com
Militarnyi
Anadolu Ajansı
Reuters
Українські Новини
Finversia (Финверсия)
РБК-Украина
Новая газета Европа
телеканал «Красная Линия»
Baca lebih banyak berita tentang topik ini:
Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?
Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.
