Amazon Menghentikan Operasional Amazon Fresh dan Amazon Go, Fokus pada Whole Foods dan Pengiriman Daring
Diedit oleh: Tatyana Hurynovich
Amazon.com Inc. secara resmi mengumumkan penghentian strategis terhadap seluruh gerai fisik bahan pangan di bawah merek Amazon Fresh dan Amazon Go. Langkah besar ini menandai perombakan signifikan dalam strategi ritel perusahaan di pasar global. Keputusan yang dirilis pada Selasa, 27 Januari 2026, didasari oleh evaluasi internal yang menunjukkan bahwa format-format tersebut belum mampu menciptakan pengalaman pelanggan yang cukup unik serta model ekonomi yang berkelanjutan untuk mendukung ekspansi skala besar di masa depan.
Perusahaan mengonfirmasi bahwa mayoritas dari 57 gerai Amazon Fresh dan 15 lokasi Amazon Go akan berhenti beroperasi sepenuhnya pada Minggu, 1 Februari 2026. Meskipun demikian, beberapa lokasi strategis di California akan mendapatkan perpanjangan waktu operasional sebelum akhirnya ditutup. Langkah ini menyusul keputusan Amazon sebelumnya untuk meninggalkan format Amazon Books, toko 4-Star, dan kios elektronik, yang secara kolektif menunjukkan pergeseran fokus perusahaan ke sektor yang lebih mapan dan memiliki profitabilitas tinggi. Investasi yang dilepaskan dari penutupan ini akan dialihkan untuk memperkuat segmen bahan pangan daring yang tumbuh pesat serta memperluas jaringan Whole Foods Market. Menariknya, beberapa toko Amazon Fresh dan Amazon Go yang ditutup akan dikonversi menjadi supermarket Whole Foods Market guna memaksimalkan aset fisik yang ada.
Akuisisi jaringan Whole Foods Market pada tahun 2017, yang diperkirakan bernilai antara 13,5 hingga 13,7 miliar dolar AS, kini diposisikan sebagai pilar utama dalam strategi pangan Amazon. Penjualan jaringan ritel premium ini tercatat telah melonjak lebih dari 40% sejak proses pengambilalihan tersebut selesai dilakukan. Sebagai bagian dari rencana ekspansi, Amazon menargetkan pembukaan lebih dari 100 gerai Whole Foods Market baru dalam beberapa tahun ke depan. Selain itu, perusahaan juga berencana untuk meluncurkan lima format toko kecil tambahan yang dinamakan Whole Foods Market Daily Shop sebelum berakhirnya tahun 2026, guna menjangkau konsumen di area perkotaan yang lebih padat.
Salah satu elemen inovasi kunci yang akan terus dimonetisasi oleh Amazon adalah teknologi pembayaran tanpa sentuh Just Walk Out. Teknologi canggih ini awalnya dikembangkan dan disempurnakan melalui operasional toko-toko Fresh dan Go yang kini ditutup. Amazon menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan Just Walk Out sebagai produk lisensi mandiri yang ditujukan bagi mitra eksternal. Saat ini, teknologi tersebut telah diimplementasikan dan berfungsi di lebih dari 360 lokasi pihak ketiga di seluruh dunia. Langkah ini mencerminkan upaya strategis perusahaan untuk memisahkan inovasi teknologi yang sukses dari format ritel fisik yang dianggap kurang efisien secara operasional.
Perubahan struktur bisnis yang drastis ini membawa dampak langsung pada sumber daya manusia perusahaan, di mana ribuan pekerja per jam di toko-toko Fresh dan Go akan terdampak oleh keputusan penutupan tersebut. Pengurangan ini merupakan kelanjutan dari tren efisiensi tenaga kerja yang lebih luas di Amazon. Sebelumnya, pada akhir Oktober tahun lalu, perusahaan telah merumahkan 14.000 karyawan kantor, dan pada Januari 2026, diumumkan rencana pemangkasan sekitar 16.000 posisi tambahan. Amazon menyatakan komitmennya untuk membantu karyawan yang terdampak dalam mencari peran baru di unit bisnis internal lainnya atau menyediakan paket pesangon yang memadai sebagai bentuk dukungan transisi karier.
Di sisi lain, Amazon menunjukkan pertumbuhan yang sangat agresif dalam ranah pengiriman bahan pangan secara daring, di mana perusahaan telah mengukuhkan posisinya sebagai salah satu dari tiga peritel makanan terbesar di Amerika Serikat. Dengan nilai penjualan bruto yang kini melampaui 150 miliar dolar AS, layanan pengiriman produk segar di hari yang sama (same-day delivery) telah mencatatkan pertumbuhan luar biasa hingga 40 kali lipat sejak Januari 2025. Jaringan logistik ini sekarang telah menjangkau lebih dari 5.000 kota dan pemukiman di seluruh penjuru AS, memberikan keunggulan kompetitif yang sulit ditandingi oleh pesaing tradisional.
Sebagai bagian dari visi jangka panjang, Amazon juga tengah mengembangkan format toko baru yang disebut sebagai "supercenter" dengan luas mencapai 229.000 kaki persegi di dekat Chicago. Proyek ambisius ini dijadwalkan untuk mulai beroperasi pada akhir tahun 2026 dan dirancang untuk menggabungkan konsep penjualan produk segar dengan berbagai macam barang kebutuhan umum dalam satu atap. Strategi ini menunjukkan bahwa meskipun Amazon menutup beberapa format toko kecil, mereka tetap berkomitmen pada kehadiran fisik melalui konsep yang lebih terintegrasi dan berskala besar, yang selaras dengan kekuatan logistik dan dominasi pasar digital mereka.
5 Tampilan
Sumber-sumber
Bloomberg Business
Retail Strategy & Planning Series
FFXnow
Supermarket News
FFXnow
Whalesbook
Baca lebih banyak berita tentang topik ini:
Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.
