SpaceX Menghentikan Sementara Armada Falcon 9 Pasca Kegagalan Tahap Atas Misi Starlink

Diedit oleh: Tetiana Martynovska 17

SpaceX telah menghentikan peluncuran Falcon 9 setelah kegagalan baru yang menyebabkan gulingan tak terkendali, yang memengaruhi jadwal Starlink.

Operasional armada roket Falcon 9 milik SpaceX dihentikan sementara menyusul terdeteksinya kondisi anomali pada tahap atas roket selama misi peluncuran satelit Starlink pada hari Senin, 2 Februari 2026. Peluncuran yang dilaksanakan dari Pangkalan Angkatan Luar Angkasa Vandenberg di California tersebut berhasil menempatkan 25 satelit Starlink ke orbit Bumi rendah (LEO) melalui dua pembakaran mesin tahap kedua yang berjalan sesuai rencana. Namun, setelah penyebaran muatan, tahap atas roket gagal menjalankan manuver pembakaran deorbit yang krusial untuk pembuangan terkendali, yang mengakibatkan tahap tersebut masuk kembali ke atmosfer Bumi secara tak terkendali setelah sistem otomatis berhasil melakukan pasivasi.

SpaceX telah menunda semua peluncuran Falcon 9.

Insiden ini menandai kejadian keempat terkait kegagalan tahap atas dalam kurun waktu kurang dari dua tahun, sebuah pola yang memicu pengawasan ketat terhadap keandalan operasional kendaraan peluncuran andalan SpaceX tersebut. Sebagai respons, SpaceX secara proaktif menghentikan seluruh armada Falcon 9 untuk meninjau data telemetri guna mengidentifikasi akar masalah dan merumuskan tindakan korektif yang diperlukan sebelum kembali terbang. Keputusan ini diambil meskipun tahap pertama roket, yang menjalani penerbangan ke-31, berhasil mendarat dengan mulus di atas kapal nirawak 'Of Course I Still Love You'.

Penghentian ini menimbulkan ketidakpastian signifikan terhadap jadwal penerbangan berawak yang sangat dinantikan, yaitu misi NASA Crew-12, yang saat ini dijadwalkan meluncur paling cepat pada 11 Februari 2026. Misi Crew-12 memiliki urgensi untuk memulihkan kapasitas kru Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) yang saat ini beroperasi dengan jumlah awak lebih sedikit menyusul evakuasi medis mendadak kru Crew-11 pada 15 Januari 2026. Kru Crew-12 terdiri dari komandan astronot NASA Jessica Meir, pilot Jack Hathaway, astronot ESA Sophie Adenot, dan kosmonot Roscosmos Andrey Fedyaev, yang telah memulai masa karantina rutin di Johnson Space Center, Houston.

Konteks historis menunjukkan bahwa anomali tahap atas bukanlah hal baru bagi Falcon 9, meskipun frekuensi kejadiannya kini menjadi perhatian. Sebelumnya, kebocoran oksigen cair pada Juli 2024 menyebabkan penangguhan dua minggu, sementara masalah pembakaran deorbit pada September 2024 selama misi Crew-9 memicu penyelidikan wajib Federal Aviation Administration (FAA) yang memakan waktu sekitar dua minggu untuk izin terbang kembali. Insiden terpisah pada 1 Februari 2025, yang juga melibatkan kegagalan pembakaran deorbit tanpa investigasi wajib FAA, menambah rentetan peristiwa yang sedang dianalisis oleh para pemangku kepentingan.

NASA, melalui Associate Administrator Amit Kshatriya, menyatakan komitmen untuk tetap mengejar jendela peluncuran Crew-12, namun menekankan bahwa keputusan akhir bergantung pada hasil investigasi teknis dan rekomendasi dari FAA. Misi Crew-12 direncanakan untuk tinggal di ISS dalam durasi yang lebih panjang dari biasanya, diperkirakan mencapai sekitar sembilan bulan. Di tengah situasi ini, Falcon 9 telah menjadi tulang punggung peluncuran global, mencapai rekor 165 peluncuran sukses sepanjang tahun 2025, menyoroti betapa krusialnya sistem ini bagi ekosistem luar angkasa komersial dan misi berawak.

Ketidakpastian regulasi juga muncul karena laporan yang menyebutkan respons FAA terhadap pertanyaan mengenai kebutuhan investigasi resmi dan potensi penangguhan lisensi penerbangan terhambat oleh penutupan pemerintahan yang sedang berlangsung. Situasi ini menambah lapisan kompleksitas dalam menentukan garis waktu pasti kapan armada Falcon 9 dapat kembali beroperasi penuh, sebuah faktor penentu bagi jadwal peluncuran NASA dan misi Starlink yang padat.

6 Tampilan

Sumber-sumber

  • Space.com

  • Space.com

  • Space.com

  • Space.com

  • KeepTrack

  • The Register

Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.