Empat anggota misi SpaceX Crew-12 milik NASA telah memulai karantina selama dua minggu.
Percepatan Misi SpaceX Crew-12 Dipicu Evakuasi Medis Awak Sebelumnya
Diedit oleh: Tetiana Martynovska 17
Peluncuran misi NASA SpaceX Crew-12 ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) telah dimajukan secara signifikan dari jadwal semula. Penyesuaian operasional ini merupakan respons langsung terhadap evakuasi medis yang terjadi pada 14 Januari 2026, yang mengurangi awak stasiun menjadi personel minimal. Keputusan untuk mempercepat jadwal ini mencerminkan prioritas lembaga antariksa dalam memastikan kontinuitas dukungan awak di orbit.
Keempat anggota kru Crew-12—astronot NASA Jessica Meir sebagai komandan, Jack Hathaway sebagai pilot, astronot ESA Sophie Adenot sebagai spesialis misi, dan kosmonot Roscosmos Andrey Fedyaev sebagai spesialis misi—memulai karantina wajib mereka pada Rabu, 28 Januari 2026, di Johnson Space Center, Houston. Kesempatan peluncuran tercepat ditetapkan pada Rabu, 11 Februari 2026, pukul 06.00 EST dari Space Launch Complex 40 di Cape Canaveral Space Force Station, Florida, dengan opsi cadangan pada hari Kamis, 12 Februari (05.38 EST) dan Jumat, 13 Februari (05.15 EST). Pergeseran tanggal dari rencana awal 15 Februari menunjukkan urgensi untuk menyediakan personel tambahan guna mendukung operasional ISS.
Misi ini direncanakan berlangsung selama sekitar sembilan bulan, di mana kru akan bergabung dengan para anggota Ekspedisi 74 dan 75, sebuah durasi yang digambarkan lebih panjang dari standar normal. Sebelum karantina dimulai, tim telah menyelesaikan uji antarmuka peralatan kru pada 12 Januari, termasuk pemeriksaan pakaian antariksa dan pembiasaan diri dengan wahana SpaceX Dragon yang diberi nama 'Grace'. Protokol karantina selama dua minggu ini, yang berakar dari era Apollo, membatasi interaksi fisik secara ketat untuk menjaga kesehatan kru sebagai landasan keberhasilan misi jangka panjang.
Secara historis, Andrey Fedyaev akan mencetak rekor sebagai kosmonot pertama yang melakukan penerbangan ganda menggunakan wahana antariksa SpaceX, sementara partisipasi Sophie Adenot terkait dengan fokus sub-misi ESA yang disebut 'Epsilon' (ε). Evakuasi medis yang memicu perubahan jadwal Crew-12 merupakan evakuasi medis terencana pertama dari ISS dalam sejarah 25 tahun stasiun tersebut, menyusul kembalinya kru Crew-11 lebih awal karena masalah kesehatan salah satu anggotanya. NASA menekankan bahwa pengembalian Crew-11 bersifat pencegahan, namun tindakan tersebut secara langsung memengaruhi jadwal misi pengganti.
Keputusan untuk memajukan peluncuran Crew-12, yang dikonfirmasi oleh administrator NASA, Gerard Isaacman, juga selaras dengan persiapan untuk misi Artemis II yang dijadwalkan paling cepat pada 6 Februari 2026. Data yang dikumpulkan dari kembalinya Crew-11 yang tidak terduga ini akan dianggap krusial untuk misi manusia durasi panjang di masa depan, termasuk program eksplorasi Bulan. Fleksibilitas dan perencanaan kontingensi yang ditunjukkan oleh NASA dan SpaceX dalam merespons tantangan operasional mendadak ini menegaskan ketangguhan program awak komersial mereka dalam menjaga kehadiran manusia yang berkelanjutan di orbit Bumi.
Sumber-sumber
Space Coast Daily
NASA
SpaceX Crew-12 - Wikipedia
NASA accelerates crew launch to ISS after medical evacuation
After 54 Years, Astronauts Are Going Back to the Moon | TIME
NASA's SpaceX Crew-12
ESA - Crew-12, scheduled to launch on Wednesday 11 February - European Space Agency
Artemis II - NASA
NASA's SpaceX Crew-12 Begins Quarantine for Space Station Mission
SpaceX Crew-12 - Wikipedia
NASA's SpaceX Crew-12 Begins Quarantine for Space Station Mission
NASA's SpaceX Crew-12 Begins Quarantine for Space Station Mission
NASA's SpaceX Crew-12 Begins Quarantine for Space Station Mission
