Dominasi Konsumsi dan Produksi Pasta Italia di Pasar Global

Diedit oleh: Olga Samsonova

Italia mempertahankan statusnya sebagai konsumen pasta terbesar di dunia, dengan asupan tahunan per kapita mencapai 23,3 kilogram (kg) berdasarkan data terbaru. Angka ini menempatkan Italia jauh di depan negara lain, meskipun terdapat tren global yang mengarah pada pengurangan karbohidrat, yang di dalam negeri memicu fenomena yang disebut 'carbophobia'. Posisi kepemimpinan ini merupakan cerminan dari warisan kuliner Italia yang mendalam.

Di tingkat Uni Eropa (UE), Yunani menempati posisi kedua dalam konsumsi per kapita dengan 12,2 kg, menempatkannya di urutan keempat secara global, di belakang Italia, Tunisia, dan Venezuela. Secara agregat, konsumsi pasta di seluruh wilayah UE melampaui ambang batas 4 juta ton pada periode pelaporan terakhir. Dalam hal produksi di Eropa, dominasi Italia sangat jelas; negara tersebut menghasilkan 4,2 juta ton pasta, menyumbang signifikan sebesar 69% dari total output UE. Sebagai perbandingan, Spanyol berada di urutan kedua produksi UE dengan 367.000 ton (6%), diikuti oleh Jerman dengan 290.000 ton (5%). Produksi pasta global secara keseluruhan telah melampaui 17 juta ton, menandakan permintaan pasar yang tinggi secara internasional.

Sektor ekspor Italia semakin memperkuat perannya sebagai pemain kunci dalam industri ini. Pada tahun fiskal terakhir yang tercatat, ekspor pasta Italia mencapai volume 2,2 juta ton, dengan tren peningkatan volume berlanjut pada paruh pertama tahun berikutnya. Data ekspor yang lebih rinci menunjukkan bahwa pada tahun 2024, ekspor Italia mencapai hampir 60% dari total produksinya, dengan nilai penjualan melebihi 4 miliar euro, mencatatkan pertumbuhan 4,8% dibandingkan tahun 2023. Pasar utama tujuan ekspor Italia meliputi Jerman, Amerika Serikat, dan Inggris Raya, yang menunjukkan jangkauan geografis yang luas untuk produk tersebut.

Dinamika industri pasta global juga dipengaruhi oleh inovasi teknologi dan perubahan preferensi konsumen. Teknologi ekstrusi modern kini berfokus pada kontrol presisi untuk memastikan keseragaman tekstur dan bentuk, serta efisiensi energi dalam proses produksi. Selain itu, dorongan menuju pilihan yang lebih sehat meningkatkan permintaan untuk varian bebas gluten, berbasis nabati, dan diperkaya protein. Secara ekonomi, PDB per kapita Italia, yang disesuaikan dengan Paritas Daya Beli (PPP), tercatat sebesar 34.398,20 Dolar AS pada tahun 2024, menempatkannya setara dengan 272 persen dari rata-rata dunia. Angka ini mencerminkan kekuatan ekonomi Italia secara keseluruhan yang mendukung sektor agro-makanan strategisnya, meskipun terdapat tantangan seperti potensi tarif ekspor dan kenaikan biaya bahan baku.

17 Tampilan

Sumber-sumber

  • Borsa italiana

  • Eurostat

  • Sky TG24

  • Eurocomunicazione.eu

  • Secolo d'Italia

  • Fondo Sviluppo

Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?

Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.