Restoran Pizza Otomatis Pazzi Buka di Madrid, Janjikan Pizza dalam Lima Menit
Diedit oleh: Olga Samsonova
Madrid kini menjadi lokasi peluncuran restoran pizza yang sepenuhnya otomatis, Pazzi, sebuah konsep yang mengalihkan peran manusia dalam proses kuliner ke ranah robotika. Pembukaan gerai baru ini, yang berlokasi di Jalan Gaztambide, distrik Chamberí, Madrid, telah memicu rasa ingin tahu mengenai masa depan layanan makanan tanpa interaksi manusia.
Konsep Pazzi, yang berarti 'gila' dalam bahasa Italia, mencerminkan sifat inovatif dari proyek ini, yang bertujuan menyatukan robotika mutakhir dengan pembuatan pizza tradisional. Sistem robotik yang digunakan dirancang untuk menangani seluruh spektrum persiapan pizza, mulai dari pengolahan adonan, penambahan bahan, pemanggangan dalam oven batu, hingga pengemasan akhir pesanan. Para pengembang teknologi mengklaim mesin tersebut memiliki kapabilitas produksi yang mengesankan, mampu menghasilkan hingga 80 pizza per jam, dengan waktu tunggu pelanggan yang dijanjikan tidak akan melebihi lima menit.
Fasilitas ini dirancang untuk beroperasi secara non-stop, 24 jam sehari, tujuh hari seminggu, menghilangkan jeda atau pergantian shift yang lazim dalam operasional restoran konvensional. Seluruh proses dapat disaksikan oleh pelanggan melalui dapur yang terbuat dari kaca, menjadikannya sebuah tontonan teknologi. Kualitas rasa pada produk Pazzi diklaim tidak dikompromikan, karena resep-resepnya divalidasi dan dikembangkan dengan keahlian dari Thierry Graffagnino, seorang maestro pizza yang merupakan juara dunia pizza tiga kali dan dikenal sebagai Duta Besar Seni Pizza di Dunia sejak 2023.
Bahan baku yang digunakan diklaim berkualitas tinggi, termasuk saus tomat dari perusahaan Italia terkemuka, Cirio, dan adonan yang dibuat dari campuran tepung rahasia yang disesuaikan dengan pasar lokal. Teknologi inti di balik otomatisasi ini dikembangkan oleh perusahaan otomasi industri asal Brasil, Pibra. Meskipun inovasi ini menjanjikan efisiensi dan kecepatan, pembukaan restoran di Madrid tidak luput dari sorotan negatif, dengan beberapa warga lokal menyuarakan kekhawatiran terkait potensi dampak dari kebisingan operasional dan aktivitas larut malam dari restoran yang beroperasi tanpa henti, meskipun Dewan Kota Madrid telah mengonfirmasi bahwa Pazzi telah memperoleh semua lisensi operasional yang diperlukan.
Lokasi di Chamberí ini dirancang secara eksklusif untuk layanan bawa pulang (take away) dan pemesanan cepat, tanpa menyediakan area tempat duduk bagi pelanggan. Langkah Pazzi di Madrid ini merupakan bagian dari rencana ekspansi global yang lebih luas, dengan target pasar potensial termasuk Swiss, Norwegia, dan Arab Saudi. Kehadiran Pazzi di ibu kota Spanyol ini menjadi uji coba nyata bagi penerimaan kota metropolitan terhadap konsep layanan makanan yang sepenuhnya dikendalikan oleh mesin.
6 Tampilan
Sumber-sumber
Stiripesurse.md
Excelencias Gourmet
Profesional Horeca
El Español
russpain.com
Baca lebih banyak berita tentang topik ini:
Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.
