5.9 M-flare dari Matahari bersama dengan tiga flare matahari kecil lainnya dalam 6 jam terakhir, dan wilayah aktif ini terlihat masih hanya meregang dan menghangat
Aktivitas Matahari Tinggi Memicu Peringatan Kesiapsiagaan Penerbangan Global
Diedit oleh: Tetiana Martynovska 17
Pemantauan cuaca antariksa global mengonfirmasi lonjakan signifikan dalam aktivitas matahari per 29 November 2025, menandai berakhirnya periode aktivitas yang relatif tenang. Peningkatan energi ini berpusat pada wilayah aktif yang baru teridentifikasi, secara resmi diberi kode AR4294, yang telah memuntahkan serangkaian suar kelas M dalam 24 jam terakhir. Salah satu peristiwa paling menonjol adalah suar berkekuatan M5.9 yang terjadi pada 28 November, yang dampaknya langsung terasa berupa pemadaman komunikasi radio tingkat sedang (R2) yang melanda wilayah Samudra Pasifik.
Dua PDS — “POTENTIALLY DANGEROUS SUNSPOTS” — kini menghadap langsung ke Bumi
Aktivitas dari AR4294 sangat intens; dalam periode 24 jam hingga 29 November, wilayah tersebut bertanggung jawab atas 12 dari 13 total suar yang tercatat, termasuk dua suar M1.6 tambahan pada tanggal 29 November. Suar matahari, yang merupakan peningkatan radiasi mendadak, dapat mengionisasi lapisan ionosfer bumi secara berlebihan, yang secara langsung mengganggu komunikasi radio frekuensi tinggi (HF) yang vital bagi navigasi maritim dan penerbangan. Selain gangguan komunikasi, suar kuat berpotensi merusak perangkat elektronik satelit dan menyebabkan kesalahan pada sistem navigasi GPS. Tahun 2025 diperkirakan menjadi puncak dari siklus aktivitas matahari 11 tahunan, meningkatkan potensi terjadinya peristiwa kosmik semacam ini.
Konsekuensi langsung dari peningkatan aktivitas ini telah memicu respons regulasi yang cepat di sektor penerbangan. Pada 28 November 2025, European Union Aviation Safety Agency (EASA) mengeluarkan Emergency Airworthiness Directive (EAD) yang bersifat mendesak. Direktif ini secara spesifik menargetkan sekitar 6.000 pesawat dalam keluarga Airbus A320, yang mencakup varian A319, A320, dan A321 (baik CEO maupun NEO), untuk segera menjalani pembaruan perangkat lunak.
Tindakan EASA ini merupakan langkah pencegahan terhadap kerentanan yang terungkap pada Elevator Aileron Computer (ELAC) B dengan versi perangkat lunak L104, yang rentan terhadap korupsi data akibat radiasi matahari pada ketinggian jelajah. Insiden pemicu yang mendorong tindakan mendesak ini adalah sebuah peristiwa pada 30 Oktober, di mana penerbangan JetBlue Airways A320 dari Cancun ke Newark mengalami penurunan nada (pitch-down) tanpa perintah pada ketinggian 35.000 kaki, yang mengakibatkan cedera pada setidaknya 15 penumpang. Investigasi Airbus mengaitkan kehilangan ketinggian singkat tersebut dengan interferensi radiasi matahari pada data ELAC, meskipun sistem autopilot berhasil mengoreksi lintasan.
EASA mengambil langkah luar biasa dengan mengeluarkan EAD tanpa fase konsultasi biasa, menetapkan batas waktu implementasi modifikasi sebelum penerbangan komersial berikutnya, efektif menahan pesawat yang terpengaruh dari layanan hingga perbaikan diterapkan. Airbus sendiri telah mengeluarkan Alert Operators Transmission (AOT) pada hari yang sama, mengakui bahwa peningkatan radiasi matahari dapat mengganggu data krusial untuk fungsi kendali penerbangan. Implikasi operasional dari direktif ini sangat besar, menyebabkan potensi gangguan jadwal penerbangan secara global; misalnya, lebih dari 350 pesawat keluarga A320 di India diperkirakan akan mengalami penundaan selama dua hingga tiga hari untuk menyelesaikan pembaruan yang diperlukan. EASA menuntut operator untuk mengganti unit ELAC B L104 yang terpengaruh dengan unit yang dapat diservis, yaitu ELAC B L103+, dan melarang pemasangan kembali unit yang terpengaruh di masa mendatang.
Sumber-sumber
Рамблер
il Giornale.it
Рамблер
Canal 2
Рамблер
France Culture
EarthSky
Forbes
YouTube
ESA
Reuters
The Times of India
The Guardian
Avvenire
Safe Fly Aviation
АБН24
Zakon.kz
URA.RU
Baku.ws
УНН
El Digital Panamá
Zamin.uz
DD News On Air
EL PAÍS
ФОНТАНКА.ру
GS.BY
Caliber.Az
Сноб
kuban24.tv
Baca lebih banyak berita tentang topik ini:
Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?
Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.
