Mahkamah Agung AS Batalkan Tarif Global Era Trump dengan Keputusan 6-3
Diedit oleh: gaya ❤️ one
Mahkamah Agung Amerika Serikat pada 20 Februari 2026 mengeluarkan putusan 6-3 yang secara efektif membatalkan landasan hukum bagi serangkaian tarif impor global yang diberlakukan oleh pemerintahan Presiden Donald Trump. Keputusan ini menegaskan bahwa otoritas untuk memungut tarif secara konstitusional berada di tangan Kongres, bukan cabang Eksekutif, menegaskan kembali prinsip pemisahan kekuasaan.
Ketua Mahkamah Agung John Roberts, dalam opini mayoritas, menyatakan bahwa Undang-Undang Kekuasaan Ekonomi Darurat Internasional (IEEPA) tahun 1977 tidak secara eksplisit memberikan wewenang luar biasa kepada presiden untuk memberlakukan pajak impor semacam itu, sejalan dengan doktrin pertanyaan utama. Tarif yang dibatalkan mencakup tarif dasar 10 persen atas seluruh impor, yang diumumkan pada April 2025 sebagai tarif 'Hari Pembebasan', serta pungutan tambahan yang berkisar antara 15 hingga 50 persen terhadap berbagai mitra dagang. Pemerintahan Trump sebelumnya membenarkan langkah tersebut dengan alasan keadaan darurat nasional terkait defisit perdagangan dan isu perdagangan narkotika, menargetkan negara-negara seperti Tiongkok, Kanada, dan Meksiko.
Secara finansial, tarif berbasis IEEPA ini telah mengumpulkan sekitar $89 miliar hingga akhir musim panas 2025, dengan estimasi total mencapai $130 miliar hingga pertengahan Desember 2025 dari total $287 miliar bea masuk yang terkumpul sepanjang tahun 2025. Keputusan ini menguatkan temuan dari pengadilan tingkat bawah dalam kasus yang diajukan oleh 12 negara bagian AS dan berbagai usaha kecil. Hakim Agung Neil Gorsuch sebelumnya telah menyatakan kekhawatiran bahwa kebijakan tersebut menggeser kekuasaan legislatif ke tangan presiden. Hakim Agung yang tidak setuju, termasuk Samuel Alito, Clarence Thomas, dan Brett Kavanaugh, berpendapat bahwa tarif tersebut sah berdasarkan teks, sejarah, dan preseden yang tersedia bagi cabang eksekutif saat itu.
Implikasi langsung dari putusan ini adalah terbukanya pintu bagi gelombang klaim pengembalian dana (refund) atas bea yang telah dibayarkan oleh para importir, proses yang diperkirakan akan dikelola di bawah yurisdiksi Pengadilan Perdagangan Internasional (CIT) dan diawasi oleh U.S. Customs and Border Protection (CBP). Keputusan ini secara tegas tidak memengaruhi tarif yang dikenakan di bawah otoritas lain, seperti Bagian 232 atau Bagian 301, yang tetap berlaku. Ekonom perdagangan mencatat bahwa beban tarif sebagian besar ditanggung oleh importir dan konsumen Amerika Serikat, dengan kenaikan indeks harga konsumen AS sebesar 3,0% dalam setahun hingga September dipengaruhi oleh tarif impor tersebut.
Kanada, melalui Menteri Perdagangannya Dominic LeBlanc, menyambut baik putusan tersebut, yang memperkuat posisi Kanada bahwa tarif IEEPA tidak berdasar. Tim Presiden Trump telah mengindikasikan rencana untuk menerapkan kebijakan perdagangan serupa menggunakan dasar hukum alternatif. Pasar merespons positif terhadap kepastian hukum yang baru ini, dengan Dow Jones Industrial Average naik 207,03 poin (0,42%) dan S&P 500 naik 33,44 poin (0,52%) segera setelah pengumuman. Pengaturan ulang kebijakan perdagangan ini menunjukkan bahwa dinamika friksi perdagangan internasional kemungkinan akan terus berlanjut melalui jalur hukum yang berbeda dan lebih terbatas secara prosedural.
7 Tampilan
Sumber-sumber
Berliner Zeitung
OndaCero
Srpskainfo
beursgorilla.nl
Khaleej times
TV Azteca
Morningstar
The TOC
Weser Kurier
24horas.cl - Home
УНІАН
www.eluniversal.com.co
Diario La Gaceta
Välisuudised
WEB.DE
newKerala.com
ING Think
SRF 4 News
Beck.de
ZDFheute
The Guardian
SmarTrade | Thompson Hine
Time Magazine
SmarTrade | Thompson Hine
Al Jazeera
Committee for a Responsible Federal Budget
RTS
Los Angeles Times
Committee for a Responsible Federal Budget
The Guardian
Time Magazine
Global News
The Guardian
Al Jazeera
Logistics Viewpoints
MarketWatch
SmarTrade | Thompson Hine
CBS News
Argus Media
Committee for a Responsible Federal Budget
CityNews Montreal
Prensa Latina
ElEditor Mendoza
LA NACION
Cubadebate
Bloomberg
The Guardian
U.S. Department of the Treasury
Fox Business
The Guardian
Los Angeles Times
Time Magazine
Kathmandupost.com
Bridge Michigan
Forbes
Los Angeles Times
CBS News
The Guardian
Time Magazine
The Guardian
Time Magazine
SmarTrade | Thompson Hine
Reason Magazine
Los Angeles Times
Los Angeles Times
Time Magazine
The Guardian
Wikipedia
FOX 9 Minneapolis-St. Paul
AP News
Al Jazeera
SmarTrade | Thompson Hine
The Guardian
Time Magazine
The Washington Post
Thompson Hine
CTV News
Clarín
CBS News
Time Magazine
Argus Media
Los Angeles Times
Al Jazeera
CBS News
Thompson Hine LLP
Thompson Hine LLP
Argus Media
Al Jazeera
CBS News
Time Magazine
The Guardian
German Marshall Fund of the United States
CBS News
New York Magazine
Thompson Hine
The Straits Times
Congress.gov
NAMM.org
Baca lebih banyak berita tentang topik ini:
Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.
