LROC: Tim LROC telah mengidentifikasi sebuah kawah bulan baru dengan diameter 22 meter dengan mendeteksi perubahan pada gambar yang diambil sebelum dan sesudah tumbukan.
LROC Mendeteksi Bekas Dampak Baru Berdiameter 22 Meter di Utara Kawah Römer Bulan
Diedit oleh: Tetiana Martynovska 17
Tim pengelola Lunar Reconnaissance Orbiter Camera (LROC) secara resmi mengumumkan pada bulan November 2025 penemuan sebuah kawah tumbukan yang baru terbentuk di permukaan Bulan. Fitur geologis ini, yang sering dijuluki sebagai 'bintik' atau 'freckle', berhasil diidentifikasi melalui perbandingan citra temporal. Perbandingan ini dilakukan antara foto yang diambil pada Desember 2009 dengan citra yang lebih baru, diambil setelah Desember 2012. Kawah yang baru terbentuk ini memiliki diameter sekitar 22 meter, atau setara dengan kurang lebih 72 kaki, dan lokasinya berada tepat di sebelah utara kawah Römer yang sudah lebih tua dan mapan.
Kawah baru di Bulan. Kawah ini memiliki lebar 22 m, terletak di utara Römer crater (pada 26.1941° N, 36.1212° E) dan terbentuk antara 2009 dan 2012
Ciri paling mencolok dari kawah baru ini adalah tingkat kecerahannya yang sangat menonjol. Kecerahan ini timbul akibat material ejekta dari tumbukan yang membentuk sinar-sinar terang dalam pola seperti semburan matahari yang khas. Material beralbedo tinggi ini menciptakan kontras visual yang tajam jika dibandingkan dengan regolit Bulan yang lebih gelap dan sudah matang di sekitarnya. Kontras ini menjadi penanda yang jelas bahwa telah terjadi peristiwa tumbukan yang relatif baru. Kawah Römer, yang namanya digunakan untuk merujuk area tersebut, terletak di kuadran timur laut Bulan, di utara Sinus Amoris. Kawah ini dinamai untuk menghormati astronom Denmark, Ole Rømer, yang pada tahun 1676 melakukan pengukuran kuantitatif pertama mengenai kecepatan cahaya.
Dokumentasi ilmiah mengenai penemuan ini dipimpin oleh tim LROC, di bawah arahan Investigator Utama Mark Robinson, seorang profesor di School of Earth and Space Exploration (SESE) Arizona State University. Berdasarkan laporan tahun 2016, tim yang beroperasi dari Pusat Operasi Sains LROC di Tempe, Arizona, telah berhasil mengkatalogkan lebih dari 200 kawah tumbukan yang dipastikan terbentuk selama masa operasional misi LRO, yang dimulai pada Juni 2009. Kemampuan tim LROC dalam melakukan analisis temporal menggunakan foto orbit sebelum dan sesudah kejadian telah terbukti sangat penting dalam penemuan-penemuan ini, menegaskan bahwa permukaan Bulan secara aktif mengalami perubahan dalam skala waktu manusia.
Pendokumentasian kawah-kawah segar ini memiliki peran krusial dalam menyempurnakan estimasi kontemporer mengenai laju fluks tumbukan yang menghantam Bulan. Data ini menjadi landasan penting untuk mitigasi bahaya dan penilaian risiko bagi misi berawak maupun robotik di masa depan, termasuk program Artemis NASA yang bertujuan membangun kehadiran berkelanjutan di permukaan Bulan. Lebih lanjut, pengamatan terhadap pemudaran bertahap sinar-sinar terang ini memungkinkan para ilmuwan untuk mengkalibrasi model-model canggih yang digunakan untuk menentukan usia berbagai bentang alam Bulan lainnya berdasarkan morfologi kawah.
Fenomena pemudaran kecerahan ini secara ilmiah didefinisikan sebagai pelapukan antariksa atau 'space weathering'. Ini adalah proses berkelanjutan yang berlangsung selama ribuan tahun, dipicu oleh bombardir partikel angin matahari dan paparan sinar kosmik pada benda-benda langit tanpa atmosfer. Pelapukan antariksa menyebabkan permukaan Bulan menjadi lebih gelap dan kemerahan seiring waktu, disebabkan oleh pembentukan partikel besi nanophase di dalam regolit. Keberadaan kawah cerah yang baru ini menggarisbawahi sifat dinamis lingkungan Bulan, yang terus-menerus mengakuisisi modifikasi permukaan baru, berbeda dengan permukaan yang lebih tua di mana material ejekta yang cerah telah diredam oleh proses pelapukan tersebut.
Sumber-sumber
Phys.org
NASA's Lunar Reconnaissance Orbiter Just Discovered a Hidden Crater on the Moon
Scientists just discovered a new crater on the moon — they call it a 'freckle' | Space
Astronomers have just discovered a new crater on the Moon - NotebookCheck.net News
The Man in the Moon Gets a New Scar - Universe Today
Scientists find 'freckle' on the Moon | National News | blackbeltnewsnetwork.com
Baca lebih banyak berita tentang topik ini:
Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?
Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.
