Simpanse Tunjukkan Kemampuan Revisi Keyakinan Rasional, Perluas Pemahaman Kognisi Spesies

Diedit oleh: Olga Samsonova

Sebuah penelitian mutakhir yang dipublikasikan pada akhir tahun 2025 menyajikan bukti kuat bahwa simpanse mampu merevisi keyakinan mereka secara rasional ketika dihadapkan pada informasi baru yang kontradiktif. Temuan ini, yang berakar pada eksperimen kognitif mendalam, secara signifikan memperluas pemahaman mengenai kecerdasan di luar batas spesies manusia, termasuk implikasi bagi pemahaman tentang mamalia laut seperti lumba-lumba dan paus. Studi ini secara khusus menyoroti bahwa rasionalitas mungkin berada dalam spektrum yang lebih luas di antara berbagai makhluk hidup, bukan merupakan domain eksklusif manusia.

Serangkaian eksperimen krusial dilaksanakan di Suaka Margasatwa Simpanse Pulau Ngamba di Uganda, sebuah lokasi yang terletak sekitar 23 kilometer di tenggara Entebbe di Danau Victoria. Dalam uji coba tersebut, para peneliti mengamati bagaimana simpanse menimbang bukti yang saling bertentangan, misalnya, antara isyarat auditori dan petunjuk visual, dan kemudian menyesuaikan respons atau pilihan mereka berdasarkan bobot bukti tersebut. Pengamatan ini menggarisbawahi adanya mekanisme pengambilan keputusan yang lebih canggih daripada yang diperkirakan sebelumnya pada primata non-manusia.

Profesor Jan Engelmann dari UC Berkeley, yang terlibat dalam diskusi mengenai implikasi temuan ini, menyatakan bahwa penelitian ini mengubah paradigma dalam cara para ilmuwan memodelkan pembelajaran dan penalaran. Temuan rasionalitas pada simpanse ini memberikan landasan baru bagi pengembangan model dalam kecerdasan buatan, karena menunjukkan bahwa prinsip-prinsip inferensi probabilistik mungkin telah berevolusi jauh sebelum spesies manusia. Para peneliti memastikan temuan tersebut mencerminkan penalaran sejati, bukan insting, melalui eksperimen terkontrol ketat dan pemodelan komputasi yang menyingkirkan penjelasan sederhana seperti bias resensi.

Suaka Pulau Ngamba, yang dikelola oleh Chimpanzee Sanctuary and Wildlife Conservation Trust (CSWCT) sejak didirikan pada tahun 1998, secara rutin menjadi pusat penelitian lanjutan. Selain studi tentang revisi keyakinan ini, terdapat proyek lain yang sedang berjalan, seperti penelitian oleh Lou Marie Haux dari University of Warwick mengenai pengambilan keputusan ekonomi simpanse—apakah mereka memilih imbalan pasti atau mengambil risiko lotre. Penelitian lain oleh Dr. Shona Duguid dari universitas yang sama menyelidiki kemampuan koordinasi antar pasangan simpanse untuk keuntungan bersama. Data perilaku yang dikumpulkan dari 54 simpanse penghuni suaka ini sangat penting untuk memahami dinamika sosial mereka.

Implikasi dari kemampuan revisi keyakinan rasional ini meluas ke ranah etika dan konservasi. Dengan menunjukkan kapasitas penalaran yang lebih tinggi, temuan ini memperkuat argumen untuk perlindungan yang lebih ketat bagi primata. Pemahaman yang lebih baik tentang cara simpanse memproses informasi dapat menginformasikan strategi intervensi dan kesejahteraan yang lebih efektif di suaka dan di alam liar.

2 Tampilan

Sumber-sumber

  • Manigi

  • What We Learned in 2025: Exploring Human Intelligence in the Age of AI

  • New psychology study suggests chimpanzees might be rational thinkers | Letters & Science

  • Chimps shock scientists by changing their minds with new evidence | ScienceDaily

Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?

Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.