Presiden Trump Memulai Proses Penjadwalan Ulang Ganja dari Jadwal I ke Jadwal III
Diedit oleh: gaya ❤️ one
Pada hari Kamis, 18 Desember 2025, Presiden Donald Trump menandatangani perintah eksekutif yang secara resmi memulai proses penyesuaian ulang klasifikasi ganja dari zat yang dikendalikan dalam Jadwal I menjadi Jadwal III. Tindakan ini menandai perubahan signifikan dalam kebijakan narkotika federal Amerika Serikat, yang secara substansial menyelaraskan kerangka kerja federal dengan penerimaan medis yang telah berlaku di banyak negara bagian. Presiden Trump secara eksplisit menyebut langkah ini sebagai langkah 'akal sehat' dan segera menginstruksikan Jaksa Agung Pam Bondi untuk mengawali prosedur formal guna meresmikan perubahan penjadwalan tersebut. Jaksa Agung Pam Bondi, yang dilantik pada 5 Februari 2025, kini akan mengawasi implementasi perubahan ini.
Klasifikasi ulang ini memiliki implikasi luas, terutama dalam mengakui nilai medis ganja, sesuatu yang selama ini diabaikan di bawah status Jadwal I, kategori yang diperuntukkan bagi zat dengan potensi penyalahgunaan tinggi dan 'tidak ada penggunaan medis yang diterima saat ini' di Amerika Serikat. Dengan pemindahan ke Jadwal III, ganja akan ditempatkan dalam kategori yang sama dengan zat-zat seperti ketamin dan testosteron, yang memiliki potensi ketergantungan fisik atau psikologis yang sedang hingga rendah. Perubahan ini diharapkan dapat mengurangi stigma yang dihadapi oleh pasien pengobatan ganja dan memfasilitasi edukasi yang lebih baik di kalangan profesional kesehatan mengenai manfaat medis kanabis. Langkah ini merupakan titik balik penting dalam kebijakan narkotika AS sejak Undang-Undang Zat Terkendali (CSA) disahkan oleh Presiden Richard Nixon pada tahun 1970.
Salah satu dampak nyata yang paling ditunggu-tunggu oleh industri adalah potensi keringanan pajak bagi bisnis ganja yang beroperasi di bawah kerangka hukum negara bagian. Saat ini, bisnis yang menangani zat Jadwal I tidak dapat mengurangi biaya operasional rutin seperti sewa dan gaji karena adanya Kode Pendapatan Internal (IRS) Bagian 280E. Dengan status Jadwal III, hambatan pajak yang memberatkan ini dapat dihilangkan, berpotensi membuat bisnis legal negara bagian yang bernilai 32 miliar dolar AS tersebut lebih kompetitif terhadap pasar tidak berlisensi. Meskipun demikian, para profesional pajak berpendapat bahwa pemerintah mungkin akan mencari cara lain untuk mempertahankan pendapatan pajak 280E tersebut.
Perintah eksekutif tersebut juga mencakup otorisasi program percontohan baru melalui Pusat Layanan Medicare dan Medicaid untuk memberikan penggantian biaya pengobatan berbasis kanabidiol (CBD) yang tidak memabukkan bagi penerima Medicare. Selain itu, klasifikasi ulang ini akan mempermudah penelitian medis mengenai manfaat dan potensi bahaya ganja, karena persyaratan DEA untuk zat Jadwal III jauh lebih ringan dibandingkan dengan Jadwal I. Meskipun demikian, status Jadwal III tidak berarti legalisasi penuh; penjualan, kepemilikan, dan distribusi ganja tetap dibatasi di tingkat federal. Perkembangan ini menggarisbawahi adanya kesenjangan yang terus melebar antara kebijakan negara bagian yang semakin liberal dan kerangka kerja federal yang kaku, meskipun legalisasi penuh masih memerlukan tindakan legislatif dari Kongres.
24 Tampilan
Sumber-sumber
CityNews Halifax
Forbes
CBS News
Marijuana Moment
NORML
The Washington Post
Baca lebih banyak berita tentang topik ini:
Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?
Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.
