Majelis Umum PBB Sahkan Resolusi Mendukung Perdamaian Abadi di Ukraina

Diedit oleh: Svetlana Velgush

-1

Tepat pada tanggal 24 Februari 2026, dunia memperingati momen yang sangat krusial, yakni empat tahun sejak dimulainya invasi militer berskala penuh oleh Rusia ke wilayah Ukraina. Dalam suasana yang penuh dengan refleksi diplomatik ini, Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengambil langkah tegas dengan mengadopsi sebuah resolusi baru yang signifikan. Dokumen resmi tersebut diberi judul "Dukungan untuk Perdamaian Abadi di Ukraina", yang mencerminkan aspirasi kolektif banyak negara untuk mengakhiri pertumpahan darah di kawasan tersebut.

Proses pemungutan suara di markas besar PBB menunjukkan peta dukungan internasional yang cukup luas dan kuat. Tercatat sebanyak 107 negara anggota memberikan suara setuju, yang menandakan bahwa mayoritas komunitas global masih berdiri teguh di belakang kedaulatan Ukraina. Namun, resolusi ini tidak luput dari penolakan, di mana terdapat 12 negara yang secara resmi memberikan suara menentang keputusan tersebut.

Di antara negara-negara yang menyatakan penolakan tersebut adalah Rusia, Belarusia, Iran, dan Korea Utara (KNDR), beserta beberapa negara mitra mereka lainnya. Perbedaan pandangan ini mencerminkan dinamika geopolitik yang masih sangat kompleks dan tajam terkait situasi keamanan di wilayah Eropa Timur. Meskipun demikian, hasil pemungutan suara ini tetap dianggap sebagai kemenangan moral bagi upaya perdamaian internasional.

Resolusi yang disahkan ini bukan sekadar dokumen formal, melainkan sebuah penegasan kembali atas prinsip-prinsip fundamental hukum internasional yang berlaku bagi seluruh anggota. Di dalamnya, PBB secara eksplisit menyatakan komitmennya yang tak tergoyahkan terhadap kedaulatan, kemerdekaan, kesatuan, dan integritas wilayah Ukraina. Penegasan ini mencakup seluruh wilayah Ukraina sesuai dengan batas-batas yang telah diakui secara internasional tanpa terkecuali.

Salah satu poin paling krusial dalam dokumen ini adalah seruan yang sangat mendesak untuk segera menghentikan segala bentuk permusuhan di lapangan. PBB menuntut dilakukannya gencatan senjata secara total, menyeluruh, dan tanpa syarat apa pun sebagai langkah awal yang mendasar. Langkah ini dianggap sebagai prasyarat mutlak untuk membuka jalan bagi terciptanya perdamaian yang adil dan abadi sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang ada dalam Piagam PBB.

Dukungan dari 107 negara lintas benua ini juga mengirimkan pesan politik yang sangat kuat kepada dunia internasional mengenai pentingnya menjaga stabilitas global. Dengan adanya resolusi ini, diharapkan tekanan diplomatik kolektif terhadap pihak-pihak yang berkonflik akan semakin meningkat guna mencari solusi damai yang permanen. Komunitas internasional memandang bahwa perdamaian yang komprehensif hanya dapat dicapai jika semua pihak menghormati kedaulatan negara lain secara penuh.

Sebagai penutup, peringatan empat tahun invasi ini menjadi momentum penting bagi PBB untuk memperkuat kembali tatanan dunia yang berbasis pada aturan hukum. Meskipun terdapat tantangan nyata dari blok negara-negara yang menolak, semangat untuk menegakkan keadilan bagi Ukraina tetap menjadi fokus utama dalam agenda diplomasi global. Resolusi ini diharapkan menjadi titik balik yang nyata dalam upaya panjang menuju pemulihan keamanan dan perdamaian yang sesungguhnya di seluruh dunia.

32 Tampilan

Sumber-sumber

  • Público.es

  • MaltaToday.com.mt

  • Listin diario

  • Denník N

  • European Commission and Council leaders visit Kyiv to show support

  • 'Promise of help does not end war,' increased support for Ukraine 'essential': NATO chief

  • In Media Blitz, Zelensky Talks WWIII and Future Ukrainian Elections - Time Magazine

  • Europe is helping Ukraine resist a US push for peace at any price | Chatham House

  • PBS News

  • BBC Russian

  • Al Jazeera

  • The Guardian

  • Newsbook

  • Israel backs United Nations vote voicing support for Ukraine, as US abstains

  • LIVE: UN marks fourth anniversary of Russia's full-scale invasion of Ukraine - UN News

  • UN General Assembly adopts resolution on Ukraine calling for immediate ceasefire - China.org.cn

  • Ukraine war briefing: UN chief says war a 'stain on our collective conscience', as US abstains from vote - The Guardian

  • UN General Assembly adopts resolution on Ukraine calling for immediate ceasefire

  • CBS News

  • Council on Foreign Relations

  • Trading Economics

  • WLRN

  • Fox News

Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.