Google Menghentikan Fitur Saran Kesehatan AI di Tengah Pengawasan Akurasi
Diedit oleh: Aleksandr Lytviak
Raksasa teknologi Google secara diam-diam telah menangguhkan fitur eksperimental berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dikenal sebagai 'What People Suggest', sebuah layanan yang dirancang untuk menyajikan saran kesehatan yang bersumber dari pengalaman pengguna anonim. Keputusan ini mengakhiri fungsi yang, saat diluncurkan pada Maret 2025 untuk pengguna seluler di Amerika Serikat, diposisikan sebagai sarana untuk memajukan hasil kesehatan global dengan menyajikan perspektif sesama pengguna mengenai kondisi seperti manajemen artritis.
Juru bicara perusahaan mengonfirmasi penghentian layanan tersebut, mengaitkannya dengan upaya 'penyederhanaan yang lebih luas' pada halaman hasil pencarian, alih-alih secara langsung menghubungkannya dengan masalah kualitas atau keamanan. Penghapusan fitur ini terjadi setelah gelombang kritik tajam yang ditujukan pada fitur AI Overviews Google, yang sebelumnya menampilkan nasihat medis yang terbukti salah atau berpotensi membahayakan. Sebagai contoh, investigasi oleh The Guardian pada Januari 2026 mengungkapkan bahwa AI Overviews memberikan saran yang 'sangat berbahaya' kepada penderita kanker pankreas untuk menghindari makanan tinggi lemak, padahal rekomendasi tersebut bertentangan dengan panduan medis standar. Selain itu, terdapat pula informasi yang menyesatkan mengenai hasil tes fungsi hati, yang dapat menyebabkan individu dengan penyakit hati serius salah mengira bahwa kondisi mereka baik-baik saja.
Penarikan 'What People Suggest' menyoroti ketegangan berkelanjutan mengenai penerapan etis dari pengalaman kesehatan yang tidak terverifikasi dan non-ahli oleh sistem AI, terutama karena fitur AI Overviews dilihat oleh dua miliar orang setiap bulan. Langkah ini juga menandai pergeseran dalam strategi komunikasi kesehatan internal Google, terutama menjelang acara 'The Check Up' yang dijadwalkan pada 17 Maret 2026.
Pada acara tersebut, Dr. Michael Howell, yang kini menjabat sebagai Chief Health Officer (CHO) Google, dijadwalkan untuk memaparkan inisiatif kesehatan baru, termasuk kemitraan strategis dengan CVS Health. Dr. Howell mengambil alih peran CHO dari Karen DeSalvo pada Mei 2025, memimpin tim ahli klinis yang fokus pada pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kesehatan di dunia nyata. Sebelumnya, DeSalvo sempat mempromosikan 'What People Suggest' dengan menekankan bahwa pengguna menghargai mendengar dari orang lain dengan pengalaman medis serupa.
Kritik terhadap AI Overviews meluas hingga mencakup peringatan dari para ahli bahwa ringkasan AI cenderung menyederhanakan topik medis yang kompleks, mengabaikan faktor penting seperti usia, jenis kelamin, dan etnis, yang dapat menghalangi pengguna mencari perawatan medis yang tepat. Meskipun Google menyatakan bahwa sebagian besar AI Overviews akurat dan perbaikan kualitas terus dilakukan, terutama untuk topik kesehatan, para profesional menekankan perlunya pengawasan yang lebih komprehensif untuk mencegah penyebaran informasi kesehatan yang merugikan. Keputusan untuk menghapus 'What People Suggest' secara diam-diam menggarisbawahi tantangan mendasar yang dihadapi perusahaan teknologi besar dalam menyeimbangkan inovasi AI yang cepat dengan tanggung jawab ketat terhadap akurasi dan keselamatan informasi kesehatan publik.
1 Tampilan
Sumber-sumber
Vecernji.hr
The Guardian
Forbes
The Guardian
Google for Health - The Check Up Event: Healthcare Technology
gHacks Tech News
Baca lebih banyak berita tentang topik ini:
Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.



