NG-23 S.S. William McCool Cygnus XL keberangkatan
Pesawat Kargo Northrop Grumman Cygnus XL Selesaikan Misi NG-23 dari ISS
Diedit oleh: Tetiana Martynovska
Pesawat kargo Northrop Grumman Cygnus XL, yang diberi nama S.S. William "Willie" McCool, telah berhasil melepaskan diri dari Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) pada hari Kamis, 12 Maret 2026, mengakhiri misi perbekalan NG-23.
Another day on the @Space_Station brings the departure of another vehicle, the last of our 3 cargo vehicles on the US Operating Segment (USOS). Today we bid farewell to the @northropgrumman Cygnus NG-23 cargo vehicle, named after our late colleague NASA astronaut Willie McCool.
Misi ini menandai penggunaan perdana versi kendaraan yang ditingkatkan dan lebih besar, Cygnus XL, yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas muatan sebesar 15,5% menjadi 36 meter kubik dan kapasitas muatan hingga 5.000 kilogram, sebuah peningkatan 19,5% dari versi sebelumnya. Wahana antariksa tersebut, yang diluncurkan pada 14 September 2025, dari Kompleks Peluncuran 40 di Stasiun Angkatan Antariksa Cape Canaveral menggunakan roket SpaceX Falcon 9, telah mengirimkan sekitar 11.000 pon (4.990 kilogram) pasokan penting untuk mendukung kru Ekspedisi 73. Kedatangan di ISS terjadi pada 18 September 2025, setelah wahana tersebut mengalami gangguan mesin dalam perjalanannya yang berhasil diatasi.
Setelah ditambatkan ke port Unity menggunakan lengan robotik Canadarm2, wahana tersebut sempat mengalami perubahan penambatan pada 1 Desember 2025, yang membuat semua delapan port dok ISS terisi untuk pertama kalinya. Proses pelepasan pada 12 Maret 2026 dilakukan pada pukul 7:06 pagi EDT (1105 GMT), di mana Astronot Badan Antariksa Eropa (ESA), Sophie Adenot, mengoperasikan Canadarm2 untuk melepaskan wahana tersebut. Cygnus XL juga dilengkapi kemampuan "Extend the Lab" yang memungkinkan eksperimen ilmiah dilakukan di dalamnya selama berada di stasiun.
Setelah dilepaskan, S.S. William "Willie" McCool dijadwalkan untuk melakukan manuver deorbit dan terbakar secara terkendali di atmosfer Bumi pada hari Sabtu, 14 Maret 2026, sekaligus membuang ribuan pon sampah yang telah dikumpulkan dari stasiun. Misi ini merupakan bagian dari program Commercial Resupply Services (CRS) NASA dan merupakan peluncuran Cygnus ketiga yang menggunakan Falcon 9, menyusul gangguan rantai pasokan pada Antares 230+.
Keberhasilan operasi logistik ini terjadi di tengah pengesahan legislasi baru, yaitu NASA Authorization Act of 2026 oleh komite Senat, yang memperpanjang operasi ISS hingga 30 September 2032. Perpanjangan ini bertujuan memfasilitasi transisi yang mulus ke tujuan komersial di orbit Bumi rendah (LEO) dan menjaga kepemimpinan industri AS, memungkinkan setidaknya satu tahun operasi bersamaan dengan stasiun komersial pertama yang beroperasi penuh.
Sumber-sumber
Space.com
Northrop Grumman's 1st 'Cygnus XL' cargo spacecraft departs the space station
Northrop Grumman Cargo Spacecraft to depart ISS - SPACE & DEFENSE
NASA to Air Northrop Grumman Cargo Craft Departure - Cape Canaveral Today
Commerce Committee Passes Landmark NASA Authorization Act - U.S. Senate Committe...
Canadarm2 Releases Cygnus XL Spacecraft Ending Cargo Mission - NASA
Baca lebih banyak berita tentang topik ini:
Spectacular SpaceX Launch Lights Up the Early Morning Sky with a Stunning Jellyfish Contrail! At 5:52 AM, SpaceX successfully launched a Falcon 9 rocket from Space Launch Complex 40 at Cape Canaveral Space Force Station and landed the booster. The pre-dawn launch created an
SpaceX is bringing Dragon home Thursday, February 26 After 185 days docked to the ISS, the CRS-33 spacecraft will undock at 12:05 PM EST, with a splashdown off the California coast expected just before midnight It’s carrying over 4,000 lbs of wild cargo: frozen stem cells for

