Awak Artemis II Dijadwalkan Mendarat di Pasifik Setelah Penerbangan Uji Coba Bersejarah
Diedit oleh: Aleksandr Lytviak
Misi Artemis II, yang menandai penerbangan berawak pertama melampaui orbit Bumi rendah sejak Apollo 17 pada tahun 1972, dijadwalkan mencapai puncaknya hari ini, 10 April 2026, dengan pendaratan kapsul Orion di Samudra Pasifik di lepas pantai San Diego, California. Misi uji coba selama kurang lebih 10 hari ini berfungsi sebagai validasi penting bagi program Artemis NASA, mempersiapkan jalan bagi pendaratan manusia di Bulan yang dijadwalkan pada tahun 2028.
Awak empat astronot yang menjalankan misi ini terdiri dari Komandan Reid Wiseman, Pilot Victor Glover, Spesialis Misi Christina Koch, dan astronot CSA Jeremy Hansen. Mereka memulai perjalanan pada 1 April 2026, menggunakan wahana antariksa Orion yang dinamai Integrity. Perjalanan lintas Bulan tersebut mencapai titik terjauh dari Bumi pada 6 April 2026, dengan jarak maksimum tercatat sebesar 252.756 mil (406.771 km), melampaui rekor yang sebelumnya dipegang oleh Apollo 13. Christina Koch mencetak sejarah sebagai wanita pertama yang melakukan perjalanan ke ruang angkasa jauh, sementara Victor Glover menjadi orang kulit hitam pertama yang mencapai prestasi serupa.
Proses kembali ke Bumi melibatkan serangkaian tahapan teknis yang presisi. Modul Layanan Eropa dipisahkan sekitar 20 menit sebelum kapsul Orion memasuki atmosfer, yang diperkirakan terjadi sekitar pukul 7:33 p.m. EDT. Kapsul tersebut kemudian akan mencapai kecepatan masuk kembali hampir 25.000 mph (40.000 km/jam), menghasilkan bola api plasma dengan suhu mencapai sekitar 2.700 derajat Celsius. Selama fase ini, komunikasi dengan awak akan terputus selama sekitar 16 menit akibat panas gesekan atmosfer.
Untuk memastikan pendaratan yang aman, Orion akan melalui urutan pengereman terkontrol. Penutup depan akan dilepas, diikuti oleh pelepasan dua parasut pendorong (drogue) sekitar 22.000 kaki pada pukul 8:03 p.m. EDT. Tiga parasut utama akan mengembang pada ketinggian sekitar 6.000 kaki sekitar pukul 8:04 p.m. EDT untuk mengurangi kecepatan menjadi sekitar 17 mph (30 km/jam) saat menyentuh air. Pendaratan di Samudra Pasifik ditargetkan sekitar pukul 8:07 p.m. EDT (5:07 p.m. PDT).
Institusi yang terlibat dalam operasi pemulihan sangat terkoordinasi, melibatkan Angkatan Laut Amerika Serikat, khususnya kapal dok angkut amfibi USS John P. Murtha (LPD 26), yang akan menjadi kapal penjemput utama. Tim pemulihan juga mencakup Skuadron Helikopter Tempur Laut 23 (HSC-23) dan Gugus Penjinak Bahan Peledak Satu (EODGRU-1). Prosedur pemulihan melibatkan penyelam Angkatan Laut yang akan membantu astronot keluar dari kapsul melalui teras depan yang dapat digembungkan sebelum diangkut dengan helikopter ke USS John P. Murtha untuk evaluasi medis awal. Setelah pemulihan, kapsul Orion akan ditarik ke kapal dan dibawa ke Pangkalan Angkatan Laut San Diego.
Perbandingan dengan era Apollo menyoroti lompatan teknologi yang signifikan. Orion memiliki volume ruang yang dapat dihuni sekitar 9 meter kubik untuk empat orang, lebih luas daripada modul Apollo yang hanya 6,2 meter kubik untuk tiga orang, dan dilengkapi dengan fasilitas modern seperti dapur dan ruang olahraga. Selain itu, sistem komputasi Orion jauh lebih unggul, dengan empat sistem redundan yang memiliki memori 128.000 kali lebih besar dan kecepatan 20.000 kali lebih tinggi dibandingkan komputer Apollo tunggal. Keberhasilan misi ini, yang juga mencakup pengujian sistem pendukung kehidupan dan pakaian antariksa generasi baru, merupakan langkah fundamental untuk mewujudkan kehadiran lunar yang berkelanjutan dan eksplorasi Mars di masa depan.
28 Tampilan
Sumber-sumber
Mashable India
Digital News Report
Baird Maritime
Wikipedia
NASA
Navy.mil
The Guardian
2026 State of Industrial AI Report Manufacturing - Cisco
Artemis II - Wikipedia
Artemis II races back to Earth after leaving moon's sphere of influence - Fox News
How Industrial AI Is Transforming Operations in 2026 - App Developer Magazine
Industrial AI and Security Trends: 2026 Cisco Report - RCR Wireless
Baca lebih banyak artikel tentang topik ini:
Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.



