Seni Kritis Internet Telaah Ketidaksempurnaan Sistem Digital dalam Pameran RANDOM-ACCESS MEMORY

Diedit oleh: Irena II

Desain kontemporer dan media digital kini semakin mengarahkan fokusnya untuk menguji secara kritis Internet, bukan lagi sebagai platform yang netral, melainkan sebagai sistem memori yang dinamis dan rentan terhadap kegagalan. Fenomena ini menandai pergeseran perspektif mendasar dalam apresiasi terhadap infrastruktur digital yang kita gunakan sehari-hari. Pameran bertajuk RANDOM-ACCESS MEMORY secara eksplisit menyoroti karya seniman multimedia yang memanfaatkan sumber daring yang dapat dilacak untuk menghasilkan luaran artistik baru yang sering kali bernuansa puitis.

Para kreator ini secara sengaja menonjolkan ketidaksempurnaan teknologi, seperti kesalahan dan ketidakberesan (glitch), untuk menyelidiki peran kebetulan dalam struktur digital serta pengalaman manusia secara keseluruhan. Seniman multimedia Claire Hentschker mengaplikasikan teknik eksperimental untuk merekonstruksi kenangan masa kecilnya, yakni sebuah wahana roller coaster di New Jersey yang telah dihancurkan. Karyanya memanfaatkan tangkapan layar dari video perjalanan (ride-through) YouTube, menggunakan perangkat lunak fotogrametri—teknik visualisasi yang lazim digunakan dalam arkeologi dan konservasi—bahkan mungkin dengan penyalahgunaan. Hentschker membiarkan data yang tidak lengkap tersebut membentuk lingkungan tiga dimensi yang penuh ketidakberesan dan menyerupai mimpi, sebuah refleksi atas bagaimana alat digital mampu mengabadikan sekaligus mendistorsi masa lalu.

Andrew Norman Wilson, seorang pembuat film kontemporer, menyajikan kritik tajam terhadap sistem media melalui perakitan rekaman stok ber-watermark yang berulang-ulang, meniru siklus berita otomatis yang kehilangan sentuhan manusia. Karyanya sering kali menginvestigasi bagaimana kerja digital dikondisikan oleh struktur kekuasaan dan paranoia massa daring. Salah satu karyanya yang terkenal, Workers Leaving the Googleplex (2011), dibuat dari rekaman terlarang saat Wilson bekerja sebagai kontraktor di kampus Google, menyoroti penindasan fisik dan ketidakjelasan paksa para pekerja yang mendigitalkan koleksi Google Books. Melalui perakitan ini, Wilson mengkritik estetika media yang memanipulasi otoritas sekaligus meniru ritme tanpa henti dari siklus berita kontemporer.

Zhanyi Chen menggabungkan ilmu pengetahuan, spiritualitas, dan subkultur daring untuk menciptakan instalasi yang berfokus pada bagaimana infrastruktur jauh membentuk emosi manusia. Salah satu karyanya, Artificial Satellite Astrology (2023), menciptakan sistem astrologi palsu berdasarkan posisi satelit, bukan planet, yang disajikan dalam format tutorial YouTube. Chen juga menerjemahkan data satelit cuaca secara langsung menjadi puisi visual berupa konstelasi kata yang melayang perlahan, mengubah pembacaan real-time menjadi meditasi puitis. Karya-karya seperti Astrological Concrete Poetry to Clouds Written by Weather Satellites (2020) menyoroti bagaimana data dari satelit cuaca seperti NOAA dan METEOR, meskipun memiliki perspektif vertikal yang menyiratkan kekuasaan politik, dapat diakses secara demokratis oleh publik.

Tren artistik ini menggunakan alat desain dan visualisasi untuk mengungkap kontradiksi dan distorsi yang melekat dalam struktur jaring web. Pameran RANDOM-ACCESS MEMORY, yang diselenggarakan di Santa Barbara Museum of Art (SBMA) dari 15 Maret hingga 27 September, secara tegas memosisikan web sebagai sistem memori hidup—selalu berubah, kontradiktif, dan rentan terhadap distorsi—di mana sejarah pribadi melebur dengan narasi kolektif. Pameran ini merupakan yang pertama di SBMA yang didedikasikan untuk Internet sebagai sumber sekaligus subjek, menegaskan bahwa Internet adalah medium yang meresap dalam kehidupan abad ke-21 sebagai mode utama koneksi, hiburan, dan penelitian.

4 Tampilan

Sumber-sumber

  • Noozhawk

  • Artdaily

  • Santa Barbara Museum of Art

  • The Los Angeles Post

  • Noozhawk

  • Art Rabbit

Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.