Lumba-lumba Lindungi Perenang dari Serangan Hiu Putih Besar di Perairan Selandia Baru
Diedit oleh: Olga Samsonova
Pada akhir Oktober 2004, sebuah insiden di lepas pantai Ocean Beach, Selandia Baru, menyoroti kecerdasan sosial dan naluri protektif mamalia laut. Sekelompok lumba-lumba secara aktif membela empat perenang manusia dari ancaman hiu putih besar yang mendekat di perairan dekat Whangārei.
Peristiwa tersebut melibatkan penjaga pantai Rob Howes, putrinya Niccy yang berusia 15 tahun, serta dua rekan mereka, Karina Cooper dan Helen Slade, yang semuanya adalah anggota Klub Penyelamat Kehidupan Pantai Whangarei Heads. Saat kelompok itu sedang menjalani sesi latihan berenang sekitar 100 meter dari garis pantai, tujuh ekor lumba-lumba hidung botol mulai menunjukkan perilaku yang tidak biasa. Menurut kesaksian Rob Howes, lumba-lumba-lumba tersebut bergerak cepat dan mulai menggiring para perenang menjadi satu formasi rapat, membentuk lingkaran di sekeliling mereka.
Howes mendeskripsikan perilaku tersebut sebagai sangat ganjil, yang disertai dengan tindakan lumba-lumba menampar permukaan air dengan ekor mereka untuk menghasilkan suara keras yang bertujuan mengusir sesuatu. Ketika Howes mencoba menjauh, ia didorong kembali ke dalam formasi pelindung oleh dua lumba-lumba yang lebih besar. Pada saat itulah Howes melihat siluet abu-abu besar mendekat: seekor hiu putih besar dengan perkiraan panjang mencapai tiga meter. Penjaga pantai veteran tersebut segera menyadari bahwa lumba-lumba tersebut sedang melakukan tindakan protektif.
Perilaku perlindungan itu berlangsung selama hampir 40 menit. Kelompok lumba-lumba tersebut secara metodis menjaga jarak antara para perenang dan predator yang mengintai, secara aktif menggunakan tamparan air yang kuat untuk menghalau hiu tersebut hingga akhirnya mundur. Setelah ancaman berlalu, lumba-lumba tersebut mengizinkan para perenang untuk kembali dengan selamat ke pantai. Penjaga pantai lain, Matt Fleet, yang menyaksikan perilaku lumba-lumba tersebut dari perahu patroli, kemudian bergabung dengan kelompok tersebut dan mengonfirmasi keberadaan hiu putih di area tersebut.
Insiden langka ini menarik perhatian peneliti mamalia laut. Ingrid Visser, yang telah mempelajari mamalia laut selama 14 tahun, mencatat bahwa meskipun lumba-lumba dikenal karena perilaku altruistiknya, kasus perlindungan manusia dari hiu putih besar dengan banyak saksi mata sangatlah unik. Dr. Rochelle Constantine dari Sekolah Ilmu Biologi Universitas Auckland menyatakan bahwa perilaku tersebut menggarisbawahi struktur sosial kompleks lumba-lumba dan naluri melindungi yang kuat ketika mereka mempersepsikan bahaya terhadap spesies lain. Kisah ini, yang terjadi pada 30 Oktober 2004, kemudian menginspirasi sebuah dokumenter drama untuk serial BBC Natural World.
10 Tampilan
Sumber-sumber
cafef.vn
Reddit
The Times of India
Al Jazeera
Reddit
The HotJem
Baca lebih banyak berita tentang topik ini:
Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.
