Gunung berapi Chimborazo dalam segala kemegahannya.
Chimborazo di Ekuador: Titik Terjauh dari Pusat Bumi Melampaui Ketinggian Everest
Diedit oleh: Tetiana Martynovska 17
Gunung Chimborazo di Ekuador memegang status geografis yang khas sebagai titik permukaan Bumi terjauh dari pusat planet, sebuah anomali yang menantang pengukuran ketinggian konvensional. Fenomena ini timbul dari bentuk Bumi yang sesungguhnya, yakni sferoid pepat (oblate spheroid), yang mengalami penggembungan signifikan di wilayah khatulistiwa akibat gaya sentrifugal dari rotasi planet.
«Closest to space» bukan Everest.
Data dari International Union of Geodesy and Geophysics (IUGG) menunjukkan bahwa jari-jari Bumi di khatulistiwa tercatat sekitar 6.378 kilometer, berbanding terbalik dengan jari-jari kutub yang hanya sekitar 6.357 kilometer. Perbedaan radius sekitar 21 kilometer ini menjadi faktor penentu mengapa Chimborazo, yang terletak hanya satu derajat di selatan garis khatulistiwa, memiliki keunggulan jarak dari inti bumi dibandingkan puncak lainnya.
Chimborazo, sebuah stratovolcano yang dianggap tidak aktif dengan letusan terakhir diperkirakan terjadi sekitar tahun 550 Masehi, memiliki ketinggian di atas permukaan laut sebesar 6.263 meter. Meskipun ketinggian ini berada di bawah Gunung Everest di Himalaya yang mencapai 8.848,86 meter di atas permukaan laut, pengukuran dari pusat massa Bumi mengubah perspektif ini. Puncak Chimborazo secara terukur sekitar 2,1 kilometer lebih jauh dari pusat Bumi dibandingkan dengan puncak Everest, sebuah fakta yang dikuatkan oleh data geofisika dan pengukuran satelit.
Secara historis, gunung ini telah menarik perhatian para ilmuwan. Naturalis Jerman, Alexander von Humboldt, pernah berupaya mendaki pada abad ke-19 namun gagal mencapai puncak karena kondisi ekstrem. Tonggak sejarah pendakian berhasil dicapai pada tahun 1880 oleh pendaki Inggris Edward Whymper, ditemani oleh dua pemandu Italia, Louis dan Jean-Antoine Carrel. Meskipun Everest menjadi tolok ukur ketinggian absolut, Chimborazo menawarkan signifikansi unik sebagai titik terjauh dari inti planet, sebuah pencapaian yang diakui oleh World Geographical Society.
Selain nilai ilmiahnya, gunung ini memegang nilai budaya mendalam bagi masyarakat Ekuador, sering disebut sebagai "Taita" atau ayah dalam kosmologi adat. Bagi para petualang, Chimborazo tetap menjadi destinasi pendakian utama di Ekuador, dengan jadwal keberangkatan yang dikonfirmasi sepanjang tahun 2025, termasuk tanggal-tanggal seperti 22, 25, dan 30 Desember. Pendakian yang umumnya memakan waktu dua hingga tiga hari ini menuntut persiapan fisik intensif, terutama aklimatisasi untuk mengatasi udara yang menipis. Para pendaki sering memulai adaptasi di kota-kota seperti Riobamba, ibu kota pendakian Ekuador, atau Quito. Meskipun tantangan teknisnya mungkin lebih ringan dibandingkan beberapa puncak lain, navigasi melintasi gletser dan lereng es yang curam memerlukan keterampilan dasar gunung es dan ketahanan fisik yang prima, memberikan apresiasi terhadap lanskap Andes yang menakjubkan.
Sumber-sumber
ПолитЭксперт
Wikipedia
NOAA's National Ocean Service
Mark Horrell
Guided Peaks
Wikipedia
Baca lebih banyak berita tentang topik ini:
Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?
Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.
