Kejelasan Regulasi Bank Sentral Brasil Mendorong Investor Beralih ke Aset Digital Ber-Volatilitas Rendah

Diedit oleh: Yuliya Shumai

Analisis mendalam mengenai strategi investor di pasar aset digital Brasil selama tahun 2025, yang disajikan dalam laporan Mercado Bitcoin bertajuk “Raio-X do Investidor em Ativos Digitais”, menyoroti pergeseran signifikan menuju instrumen investasi yang memiliki volatilitas lebih rendah. Perubahan tren ini bertepatan dengan implementasi kerangka regulasi komprehensif oleh Bank Sentral Brasil (BC) pada bulan November 2025, menandai sebuah fase kedewasaan baru bagi pasar tersebut.

Jika fase-fase awal pasar didominasi oleh sentimen spekulatif yang tinggi, laporan tahun 2025 menunjukkan pendekatan yang jauh lebih pragmatis. Hal ini terlihat jelas, terutama di kalangan pengguna dengan pendapatan menengah, yang secara aktif memasukkan stablecoin dan Renda Fixa Digital (RFD) ke dalam portofolio mereka. Indikator pertumbuhan yang mencolok adalah peningkatan partisipasi dari kelompok usia termuda: jumlah investor di bawah usia 24 tahun melonjak sebesar 56% dibandingkan tahun sebelumnya. Fabrício Tota, Wakil Presiden Bisnis Kripto di Mercado Bitcoin, menggarisbawahi bahwa regulasi baru yang diterapkan bersamaan dengan maraknya stablecoin telah semakin memicu minat masyarakat Brasil terhadap aset digital.

Aktivitas pasar secara keseluruhan juga menunjukkan peningkatan substansial, dengan volume total transaksi kripto yang tumbuh 43% secara tahunan. Pertumbuhan ini terjadi di tengah langkah Bank Sentral Brasil yang telah memberlakukan sistem perizinan bagi penyedia layanan serta menetapkan persyaratan modal yang diperkirakan mulai berlaku pada Februari 2026. Gilnauro Vian, Direktur Regulasi BC, menekankan bahwa langkah-langkah ini, termasuk kewajiban pelaporan untuk transaksi lintas batas, dirancang untuk memitigasi risiko penipuan dan aktivitas ilegal.

Terlihat adanya segmentasi perilaku investor yang jelas berdasarkan tingkat pendapatan. Investor dengan pendapatan menengah menunjukkan fokus pada pelestarian modal, mengalokasikan hingga 12% dari portofolio mereka pada stablecoin. Mayoritas alokasi mereka, yakni 86%, diarahkan pada instrumen yang kurang volatil seperti obligasi yang telah ditokenisasi. Sebaliknya, investor berpenghasilan lebih rendah masih mempertahankan pendekatan yang sangat konservatif dalam pemilihan aset, menempatkan lebih dari 90% dana mereka pada mata uang kripto tradisional seperti Bitcoin, yang mengindikasikan target mereka adalah potensi imbal hasil yang lebih tinggi.

Produk Renda Fixa Digital (RFD), yang merupakan representasi tokenisasi dari aset penghasil pendapatan di dunia nyata, telah menjadi pendorong utama perubahan ini. Volume perdagangannya berhasil meningkat lebih dari dua kali lipat sepanjang tahun 2025. Mercado Bitcoin melaporkan bahwa instrumen ini telah mendistribusikan 1,8 miliar real Brasil (setara sekitar 325 juta dolar AS) kepada para pengguna, dengan imbal hasil rata-rata RFD mencapai 132% dari suku bunga acuan CDI. Lonjakan tokenisasi aset dunia nyata (RWA) di Brasil ini selaras dengan tren global, di mana produk semacam itu menawarkan transparansi dan keamanan yang dicari oleh Mercado Bitcoin melalui strategi “blockchain tak terlihat” mereka.

Meskipun tren umum menunjukkan penurunan volatilitas, hari Senin tercatat sebagai hari tersibuk untuk aktivitas perdagangan. Hal ini mungkin mengisyaratkan bahwa operasi kripto kini telah menjadi bagian rutin dari siklus keuangan mingguan investor. Secara keseluruhan, dinamika pasar Brasil pada tahun 2025 jelas bergeser menuju instrumen utang digital yang lebih terstruktur dan teregulasi, mencerminkan dorongan yang lebih luas menuju stabilitas keuangan seiring dengan meningkatnya kejelasan regulasi.

4 Tampilan

Sumber-sumber

  • CoinDesk

  • Binance News

  • The Block

  • TradingView

  • Webitcoin

  • Portal do Bitcoin

Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?

Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.