Taman Hujan di South Orange: Pembelajaran Praktis dan Pengelolaan Limpasan Air Hujan

Diedit oleh: Olga Samsonova

Sebuah taman hujan baru di South Orange, New Jersey, yang diresmikan pada tanggal 15 Oktober 2025, kini menjadi contoh nyata bagaimana pendidikan progresif dapat diintegrasikan dengan aksi nyata dalam pelestarian lingkungan. Proyek percontohan ini berlokasi di area yang berdekatan dengan Sekolah Menengah South Orange (SOMS). Pengelolaannya merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kota dengan Asosiasi Daerah Aliran Sungai Rahway (Rahway River Watershed Association).

Inisiatif penting ini menerima dukungan pendanaan parsial melalui hibah Sustainable Jersey yang berasal dari Dana PSEG. Perlu dicatat bahwa PSEG sendiri dilaporkan telah menginvestasikan lebih dari 4 juta dolar untuk berbagai proyek keberlanjutan di sekolah dan wilayah munisipalitas New Jersey. Perancangan teknik untuk taman tersebut dikerjakan oleh Dr. Kirk Barrett, yang menjabat sebagai Presiden Asosiasi Daerah Aliran Sungai Rahway. Beliau membawa pengalaman lebih dari seperempat abad dalam bidang sumber daya air, dengan spesialisasi mendalam pada hidrologi permukaan dan lahan basah.

Desain taman ini secara spesifik ditujukan untuk mengelola limpasan air hujan secara efisien. Struktur ini dirancang untuk menampung curah hujan hingga 1 inci, yang berarti taman tersebut mampu menangani sekitar 75 persen dari kejadian hujan biasa di wilayah tersebut. Wilayah ini rata-rata mengalami sekitar 100 hari hujan per tahun. Ini adalah solusi infrastruktur hijau yang sangat relevan mengingat pola cuaca regional.

Para siswa dari Sekolah Menengah South Orange (SOMS) bersama dengan siswa dari Sekolah Menengah Atas Columbia (CHS) terlibat secara aktif dalam pemantauan proyek ini. Mereka menggunakan instrumen yang telah dipasang untuk mengukur secara kuantitatif volume limpasan air yang berhasil ditahan. Keterlibatan ini memberikan nilai terukur pada proses pembelajaran mereka. Emma Aylward, seorang siswi kelas delapan, menggambarkan taman tersebut sebagai solusi fungsional sekaligus ‘filter hidup’, menyoroti manfaat langsung yang diberikannya. Taman hujan ini, yang terletak di sepanjang Cabang Timur Sungai Rahway, diperkirakan mampu menyerap sekitar 250.000 galon limpasan air hujan setiap tahunnya, mencegah air tersebut mencemari jalur air utama.

Proyek ini berfungsi sebagai model percontohan yang sangat baik bagi warga setempat. Taman ini mengilustrasikan prinsip-prinsip desain lanskap berkelanjutan, termasuk pemanfaatan tanaman asli untuk meminimalkan risiko banjir dan mengurangi biaya perawatan jangka panjang. Andy Stone, Sekretaris Komisi Lingkungan yang pada tahun 2025 dipimpin oleh Kathleen Grant, menekankan bahwa replikasi model ini di lahan-lahan pribadi akan sangat membantu dalam upaya pembersihan sungai dan pemulihan habitat alami. Founders Park Conservancy juga memberikan kontribusi signifikan, membantu dalam tahap desain awal dan penanaman.

Inisiatif yang dilakukan di South Orange ini sejalan dengan tren keberlanjutan yang lebih luas di New Jersey. Sejak tahun 2009, hibah Sustainable Jersey telah menyalurkan lebih dari 8,4 juta dolar untuk berbagai proyek yang memajukan pembangunan berkelanjutan di seluruh negara bagian. Melibatkan siswa dalam pemantauan dan analisis data mengubah fasilitas infrastruktur ini menjadi ruang kelas yang dinamis. Ini sangat mendukung kurikulum STEAM serta edukasi lingkungan. Keberhasilan implementasi proyek ini menunjukkan pendekatan konstruktif dalam mengatasi tantangan limpasan perkotaan dan isu kualitas air pada tingkat lokal.

Sumber-sumber

  • The Cool Down

  • The Village Green

  • The Village Green

  • The Village Green

  • linkedin.com

  • SouthOrange.org

Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?

Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.