Koki Terkenal Andrew Zimmern Dorong Revolusi Kesehatan Melalui Pangan Biru
Diedit oleh: Olga Samsonova
Koki ternama Andrew Zimmern secara aktif menggalakkan pemanfaatan hasil laut sebagai inti dari gelombang kesehatan baru di Amerika Serikat. Ia menekankan bahwa hidangan laut merupakan sumber nutrisi unggulan, dicirikan oleh kandungan lemak yang rendah namun kaya akan lemak sehat esensial. Pandangan ini merepresentasikan pergeseran kesadaran mengenai potensi pangan yang berasal dari perairan untuk mendukung kesejahteraan jangka panjang, bukan sekadar tren sesaat.
Karya terbaru Zimmern, "The Blue Food Cookbook," yang ditulis bersama pakar perikanan berkelanjutan Barton Seaver, telah diluncurkan sebagai panduan komprehensif. Buku ini menyajikan lebih dari 145 resep yang menggugah selera, sekaligus menawarkan wawasan mendalam mengenai cara pengadaan bahan baku yang bertanggung jawab dan teknik memasak yang tepat. Kolaborasi ini juga terkait dengan seri dokumenter PBS "Hope In The Water" tahun 2024, dengan tujuan mendemistifikasi anggapan bahwa makanan laut berkelanjutan sulit diakses atau mahal bagi masyarakat umum.
Untuk meningkatkan aksesibilitas protein sehat ini bagi juru masak rumahan, Zimmern menyarankan pemanfaatan makanan laut beku dan penerapan kontrol porsi yang cermat. Pangan biru, sebuah istilah yang diperkenalkan pada KTT Sistem Pangan PBB tahun 2021, mencakup semua yang dipanen dari air—termasuk ikan, kerang, dan rumput laut—dengan tujuan mengintegrasikan ekonomi biru dalam solusi ketahanan pangan dan perubahan iklim.
Manfaat nutrisi makanan laut telah terbukti secara ilmiah. Makanan laut adalah sumber protein lengkap yang mudah dicerna, mampu menyediakan sekitar 30 hingga 40 persen kebutuhan protein harian dalam satu porsi 3 ons. Selain itu, lemak tak jenuh ganda, terutama asam lemak Omega-3 seperti EPA dan DHA, sangat penting karena tubuh manusia tidak dapat memproduksinya sendiri. Asupan rutin makanan laut dikaitkan dengan potensi pengurangan risiko penyakit jantung, stroke, obesitas, dan hipertensi, serta mendukung perkembangan otak dan penglihatan yang optimal.
Zimmern dan Seaver juga menyoroti perlunya perluasan wawasan kuliner. Mereka menunjukkan bahwa preferensi konsumen yang sempit—di mana salmon, udang, dan tuna kalengan mendominasi 60 persen konsumsi makanan laut Amerika—telah berkontribusi pada penipisan stok ikan. Mereka mendorong eksplorasi spesies lain seperti makarel, kerang, atau ikan lele yang seringkali lebih terjangkau, lebih berkelanjutan, dan tak kalah lezat dibandingkan dengan "Lima Besar" yang populer. Buku ini berfungsi sebagai ajakan bertindak yang menyenangkan untuk mengedukasi konsumen agar memilih satu hidangan laut tambahan setiap minggunya demi kesehatan diri dan kelestarian planet.
Sumber-sumber
New York Post
The Blue Food Cookbook - Andrew Zimmern
Cookbook — Fed by Blue
Maine author Barton Seaver and chef Andrew Zimmern’s new book shows the importance of ‘eating blue’
Baca lebih banyak berita tentang topik ini:
Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?
Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.
