Proyeksi Ahli Genetika: Batas Usia Manusia Dapat Mencapai 150 Tahun Berkat Terapi Peremajaan Seluler

Diedit oleh: Olga Samsonova

Seorang ahli genetika terkemuka, Steve Horvath, mengajukan proyeksi bahwa rentang usia rata-rata manusia dapat melampaui 150 tahun, didorong oleh kemajuan pesat dalam teknologi peremajaan seluler. Prediksi ini menandakan pergeseran paradigma dalam ilmu biomedis, bergerak melampaui sekadar penanganan penyakit individual menuju pemahaman mendalam tentang mekanisme biologis penuaan itu sendiri.

Horvath dikenal sebagai pionir dalam pengembangan jam penuaan epigenetik, sebuah inovasi krusial yang memanfaatkan metilasi DNA—perubahan kimiawi yang mengatur ekspresi gen—untuk mengukur usia biologis seseorang secara akurat. Pengembangan alat ukur biologis ini, termasuk model 'GrimAge' yang memiliki akurasi tinggi, memberikan landasan ilmiah bagi para peneliti untuk memvalidasi secara empiris apakah intervensi tertentu benar-benar mampu memperlambat atau membalikkan proses penuaan biologis. Saat ini, Horvath memegang posisi sebagai Principal Investigator di Inggris untuk Altos Labs, sebuah perusahaan bioteknologi yang berfokus pada pengembangan terapi untuk mengatasi kemunduran terkait usia.

Tujuan utama dari upaya penelitian di Altos Labs adalah untuk menembus apa yang dianggap sebagai 'lantai mortalitas kaca' dengan secara langsung menangani kerusakan akumulatif yang terjadi seiring berjalannya waktu. Penelitian di Altos Labs, yang juga melibatkan pakar seperti Dr. Juan Carlos Izpisua Belmonte, seorang ahli dalam pemrograman ulang sel, menggeser pandangan bahwa penuaan hanyalah keausan alami; sebaliknya, mereka melihatnya sebagai konsekuensi dari instruksi genetik yang menyimpang seiring waktu. Para ilmuwan di Altos Labs berfokus pada pemrograman ulang seluler untuk memulihkan kesehatan dan ketahanan sel, dengan tujuan membalikkan penyakit, meskipun perusahaan tersebut secara resmi menyatakan bahwa mereka bukan perusahaan anti-penuaan atau umur panjang.

Salah satu fenomena yang dipelajari adalah 'Mesenchymal Drift', di mana sel terspesialisasi kehilangan identitas fungsionalnya dan beralih ke peran yang lebih umum, yang berkorelasi dengan perkembangan penyakit kronis seperti fibrosis paru dan gagal ginjal. Horvath menegaskan bahwa perpanjangan hidup yang signifikan adalah hasil yang realistis asalkan inovasi biomedis terus berlanjut secara konsisten. Namun, ia juga menekankan bahwa realisasi umur panjang tersebut sangat bergantung pada penghindaran bencana global yang dapat mengancam peradaban, seperti pandemi berskala besar atau konflik nuklir.

Sementara itu, jam epigenetik seperti GrimAge, yang merupakan biomarker komposit berdasarkan tujuh perkiraan protein plasma DNAm dan perkiraan tahun merokok, telah menunjukkan kemampuan prediksi yang luar biasa terhadap waktu kematian dan penyakit terkait usia lainnya. Kemajuan dalam bidang ini, yang didukung oleh pendanaan substansial seperti yang diterima Altos Labs, menunjukkan komitmen serius untuk menerjemahkan ilmu peremajaan seluler menjadi aplikasi klinis yang dapat membantu manusia menjalani hidup yang lebih sehat.

12 Tampilan

Sumber-sumber

  • Судебно-юридическая газета

  • TIME

  • WIRED Health

  • NMN.com

  • EL PAÍS

  • Nature Reviews Genetics

Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.