Nuri kembali. Dua setengah tahun setelah misi terakhirnya, roket Nuri dari Korea Selatan kembali siap di landasan peluncuran di Naro Space Center.
Peluncuran Keempat Nuri Tandai Era Baru Administrasi Antariksa Korea di Bawah Pengelolaan Swasta
Diedit oleh: Tetiana Martynovska 17
Peluncuran roket Nuri (KSLV-II) Korea Selatan yang keempat pada Rabu, 26 November 2025, menandai sebuah babak transformatif dalam ambisi kedirgantaraan negara tersebut. Misi ini, yang lepas landas dari Pusat Antariksa Naro di Goheung, Provinsi Jeolla Selatan, pada pukul 1:13 pagi KST, merupakan yang pertama di bawah pengawasan langsung Korea Aerospace Administration (KASA) yang baru dibentuk. Keberhasilan ini semakin signifikan karena ini adalah kali pertama operasi peluncuran dipimpin oleh perusahaan integrator sistem, Hanwha Aerospace, yang mengambil alih tanggung jawab dari Korea Aerospace Research Institute (KARI).
Korea Selatan berhasil meluncurkan roket antariksa Nuri keempatnya pada hari Kamis.
Roket setinggi 47 meter itu membawa muatan 13 satelit, sebuah demonstrasi kemampuan multi-payload yang ditingkatkan untuk program Nuri. Muatan utama adalah satelit observasi Bumi CAS500-3 seberat sekitar 500 kilogram, yang dikembangkan oleh Korea Aerospace Industries (KAI). Misi CAS500-3 mencakup verifikasi teknologi antariksa dan penelitian ilmu pengetahuan, termasuk studi mendalam tentang aurora Bumi, airglow, serta pengukuran medan magnet dan plasma. Administrator KASA, Yoon Young-bin, mengonfirmasi bahwa kondisi peluncuran optimal, dengan cuaca cerah dan angin tenang, meskipun peluncuran sempat mengalami penundaan 18 menit karena anomali sensor pada menara umbilikal.
Nuri Korea Selatan (KSLV-II F4)b
Transisi manajemen ini merupakan inti dari relevansi peristiwa ini, menandai pergeseran strategis dari program yang dipimpin pemerintah menjadi sektor komersial yang didorong oleh swasta. Hanwha Aerospace kini memegang hak eksklusif untuk memproduksi dan meluncurkan Nuri hingga tahun 2032, sebuah penyerahan teknologi siklus hidup peluncuran kendaraan yang belum pernah terjadi sebelumnya di Korea Selatan. Hanwha Aerospace merakit enam mesin berbahan bakar cair Nuri, termasuk lima mesin kelas 75 ton—mesin roket terbesar yang dikembangkan Korea—yang diproduksi berdasarkan cetak biru KARI setelah transfer teknologi penuh.
Keberhasilan ini melanjutkan lintasan positif Nuri setelah kegagalan peluncuran perdananya pada Oktober 2021, diikuti oleh keberhasilan pada Juni 2022 dan Mei 2023. Keberhasilan penerbangan keempat ini, yang merupakan peluncuran malam pertama bagi Nuri, menggarisbawahi peningkatan keandalan operasional dan kematangan teknologi domestik Korea Selatan. Satelit CAS500-3 berhasil menjalin komunikasi dengan stasiun darat, dan lima satelit kubus juga telah mengonfirmasi kontak awal, sementara upaya komunikasi lebih lanjut dijadwalkan untuk sisa muatan.
Selain itu, satelit utama tersebut membawa instrumen BioCabinet dari Universitas Hallym untuk eksperimen bio-pencetakan 3D dan sel punca dalam lingkungan gravitasi mikro. Presiden Lee Jae Myung menyatakan bahwa misi ini merupakan tonggak sejarah bagi kemandirian ilmiah dan daya saing masa depan Korea Selatan. Langkah ini memperkuat strategi pemerintah untuk mengkomersialkan sektor teknologi antariksa, memposisikan Hanwha Aerospace sebagai pemain sentral dalam ekosistem antariksa yang berkembang pesat. Hanwha Aerospace, yang sebelumnya memimpin produksi dan perakitan, kini mengawasi lebih dari 300 perusahaan mitra dalam pembangunan roket.
Ke depan, perusahaan dan KASA berencana untuk meluncurkan Nuri kelima pada Juni tahun berikutnya dan keenam pada tahun 2027, dengan target minimal satu peluncuran per tahun dimulai dari misi kedelapan. Keberhasilan ini secara eksplisit menjawab pertanyaan mengenai kelancaran transisi tanggung jawab ke sektor swasta, membuktikan kesiapan Korea Selatan untuk memimpin secara otonom di bidang antariksa.
Sumber-sumber
Space.com
Nuri Rocket's 12:55 a.m. Launch on 27th
South Korea's Nuri rocket places 13 satellites into orbit - Anadolu Ajansı
Korea AeroSpace Administration - 우주항공청
South Korea launches Earth-observation satellite on homegrown Nuri rocket - Space
Baca lebih banyak berita tentang topik ini:
Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?
Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.
