Priyanka Chopra Jonas Kembali Bermusik dengan Sentuhan Desi pada "Last Christmas"
Diedit oleh: Inna Horoshkina One
Bintang global Priyanka Chopra Jonas kembali ke dunia musik, kali ini dengan kejutan budaya yang tak terduga. Ia meluncurkan versi unik dari lagu hit ikonik Wham!, "Last Christmas," yang kini disuntikkan dengan melodi India dan lirik berbahasa Hindi. Gaya ini dikenal sebagai "Desi" (dari bahasa Sansekerta deśī), yang secara harfiah berarti 'lokal, asli, milik tanah'.
Interpretasi baru lagu ini menjadi bagian penting dari jalur suara (soundtrack) film terbarunya, "Christmas Karma." Film ini menyajikan kisah kuno tentang kemurahan hati dan transformasi, membawanya ke dalam konteks modern yang relevan dan menyegarkan.
Kisah Natal dalam Bingkai Baru
Film "Christmas Karma" disutradarai oleh Gurinder Chadha, sosok di balik film-film kultus yang sukses seperti "Bend It Like Beckham" dan "Blinded by the Light." Chadha kali ini berupaya memindahkan semangat klasik "A Christmas Carol" karya Charles Dickens ke abad ke-21. Ia menciptakan jembatan musikal yang menghubungkan berbagai budaya, agama, dan generasi melalui narasi yang kuat.
Aktor Kunal Nayyar, yang dikenal luas melalui perannya dalam serial "The Big Bang Theory," didapuk sebagai pemeran utama. Ia memerankan sosok Scrooge modern—seorang pebisnis sukses keturunan India yang berhati dingin dan jauh dari semangat Natal.
Pemeran pendukung lainnya mencakup nama-nama besar seperti Eva Longoria, Billy Porter, Hugh Bonneville, dan Danny Dyer. Film ini dijadwalkan tayang perdana pada 14 November 2025 di bioskop-bioskop Inggris, Irlandia, dan Amerika Serikat, sementara penonton di India dapat menyaksikannya mulai 12 Desember 2025.
Alkimia Musik Lintas Budaya
Jalur suara untuk film ini merupakan perjalanan eklektik yang menampilkan panggung multikultural Inggris. Komposisi musiknya memadukan berbagai genre secara dinamis, mulai dari gospel, bhangra, rap, pop klasik, hingga lagu-lagu Natal tradisional.
Penggarapan aransemen musik dipercayakan kepada musisi ternama seperti Gary Barlow, Nitin Sawhney, dan Shaznay Lewis. Mereka berhasil menciptakan partitur yang mempertemukan ritme tradisional India dengan melodi Barat yang harmonis, menghasilkan perpaduan yang unik.
Menurut Priyanka Chopra Jonas, proyek ini lebih dari sekadar rekaman; ini adalah bentuk apresiasi budaya. Ia menyebutnya sebagai penghormatan, baik kepada George Michael, komunitas diaspora, maupun gagasan persatuan yang terwujud melalui seni. Ia mengungkapkan pandangannya:
“Musik dapat berfungsi sebagai doa.
Bahkan lagu yang paling kita kenali pun bisa mendapatkan hati yang baru,
jika ia dilewatkan melalui budaya dan cinta kita sendiri.”
Versi baru "Last Christmas" ini memicu beragam reaksi publik: beberapa pihak menyambut baik keberanian Priyanka kembali bermusik, sementara yang lain bersikap hati-hati terhadap interpretasi ulang lagu orisinal yang ikonik tersebut. Namun, dalam konteks film, lagu ini berfungsi sebagai doa untuk kebangkitan batin. Melodi yang awalnya bercerita tentang kehilangan dan pengampunan kini bertransformasi menjadi himne empati, di mana Timur dan Barat bertemu dalam harmoni, bukan dalam perdebatan.
Karma Natal dan Frekuensi Universal
"Christmas Karma" adalah karya yang melampaui sekadar film. Ini adalah undangan untuk mendengarkan bagaimana tradisi dapat berpadu serasi, dan bagaimana setiap budaya mampu menyumbangkan nuansa uniknya pada melodi kemanusiaan yang lebih besar. Lagu yang dibawakan oleh Priyanka Chopra Jonas menjadi inti dari pesan tersebut—pengingat yang lembut dan cerah bahwa pengampunan dan kebaikan adalah frekuensi universal tempat jiwa dunia beresonansi.
Sumber-sumber
News18
Priyanka Chopra collaborates with Gurinder Chadha for 'Christmas Karma', reimagines ‘Last Christmas’
Priyanka Chopra gives a desi twist to Last Christmas by Wham, netizens react | Watch video
Priyanka Chopra Jonas Brings Desi Vibes To ‘Last Christmas’, Fans Have Mixed Reactions
Baca lebih banyak berita tentang topik ini:
Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?
Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.
