Penyajian Hidangan dan Terminologi Pengaruhi Persepsi Kesehatan Konsumen
Diedit oleh: Olga Samsonova
Sebuah penelitian yang dilakukan di Universitas Örebro menyoroti peran penting penyajian visual dalam membentuk penilaian konsumen mengenai nilai kesehatan suatu makanan. Temuan riset tersebut secara eksplisit menunjukkan bahwa estetika dan cara hidangan disajikan memiliki dampak langsung dan terukur terhadap persepsi kesehatan yang terbentuk di benak konsumen. Hasil studi ini menawarkan perspektif baru bagi industri pangan mengenai strategi komunikasi non-verbal melalui piring saji.
Dalam eksperimen yang dilaksanakan, para peneliti di Örebro University mengamati bahwa makanan yang disajikan di dalam wadah berbentuk 'mangkuk' secara inheren dinilai lebih sehat dibandingkan dengan porsi makanan yang sama persis disajikan di atas piring konvensional. Perbedaan persepsi ini terjadi meskipun komposisi nutrisi dan kuantitas makanan tidak mengalami perubahan, mengindikasikan bahwa wadah atau bentuk penyajian berfungsi sebagai isyarat visual yang kuat. Fenomena ini sejalan dengan temuan dalam psikologi pangan bahwa presentasi visual dapat memengaruhi ekspektasi rasa dan nilai gizi, sebagaimana studi Cornell University mencatat bahwa penyajian estetis meningkatkan kepuasan makan secara keseluruhan.
Lebih lanjut, penelitian ini menyoroti kekuatan terminologi dalam memengaruhi keputusan pembelian dan persepsi kesehatan. Ditemukan bahwa hidangan yang diberi label 'vegan' secara konsisten mendapatkan penilaian kesehatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan hidangan yang menggunakan label 'plant-based' untuk makanan yang identik. Perbedaan persepsi ini mengindikasikan bahwa konotasi dan pemahaman publik terhadap kedua istilah tersebut berbeda secara substansial dalam konteks kesehatan. Istilah 'vegan' sering diasosiasikan dengan kepatuhan diet yang lebih ketat dan etis, sementara 'plant-based' mungkin lebih berfokus pada kesehatan tanpa selalu mengimplikasikan penghindaran total produk hewani.
Implikasi dari temuan Universitas Örebro ini luas bagi sektor jasa boga dan produsen makanan kemasan. Penyesuaian minor dalam presentasi fisik, seperti pemilihan jenis wadah, dan pemilihan kata kunci yang cermat dalam penamaan menu dapat menjadi strategi efektif untuk mendorong konsumen mengadopsi pilihan makanan yang lebih sehat tanpa mengubah formulasi produk. Dalam konteks industri yang kompetitif, di mana kesadaran kesehatan konsumen meningkat—seperti peningkatan permintaan makanan organik sebesar 30% di Indonesia pada tahun 2023—memanfaatkan psikologi presentasi menjadi alat yang signifikan. Riset ini menegaskan bahwa persepsi kesehatan tidak hanya dibentuk oleh kandungan nutrisi aktual, tetapi juga oleh kerangka presentasi dan bahasa deskriptif makanan tersebut.
8 Tampilan
Sumber-sumber
Sveriges Radio
Via TT
Örebro University
Örebro universitet
Örebro University
Baca lebih banyak berita tentang topik ini:
Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.
