Validasi Penelitian Zona Biru Perkuat Manfaat Gaya Hidup Terintegrasi untuk Umur Panjang
Diedit oleh: Olga Samsonova
Penelitian terbaru secara meyakinkan memperkuat temuan mengenai umur panjang luar biasa yang teramati di berbagai 'zona biru' global, termasuk Sardinia di Italia dan Okinawa di Jepang. Wilayah-wilayah ini ditandai dengan prevalensi penduduk yang mencapai usia seabad atau lebih, jauh melampaui rata-rata global 72 tahun, sebagaimana didefinisikan oleh Gianni Pes dan Michel Poulain dalam jurnal Experimental Gerontology tahun 2004. Jurnalis National Geographic, Dan Buettner, mengidentifikasi sembilan kesamaan gaya hidup yang mendasari fenomena ini.
Komunitas-komunitas ini secara kolektif menolak budaya kompensasi kebugaran ala pusat kebugaran. Sebaliknya, mereka mengintegrasikan aktivitas fisik moderat secara alami ke dalam rutinitas harian, seperti berkebun atau menyelesaikan tugas rumah tangga sehari-hari, yang terbukti efektif mempertahankan kesehatan jangka panjang. Sebagai ilustrasi, penduduk Ikaria, Yunani, tetap aktif karena topografi perbukitan dan pegunungan, sementara masyarakat Nicoya, Kosta Rika, mempertahankan pergerakan melalui kegiatan sehari-hari yang sederhana.
Secara nutrisi, filosofi 'hara hachi bu'—sebuah konsep yang berakar dari ajaran Konfusianisme di Okinawa—menjadi prinsip utama. Praktik ini berarti mengonsumsi makanan hanya sampai sekitar 80% kenyang, sebuah metode yang secara signifikan mencegah kebiasaan makan berlebihan yang lazim di masyarakat Barat. Praktik yang telah dipraktikkan selama berabad-abad ini diyakini membantu menurunkan tingkat radikal bebas dalam darah, yang pada gilirannya mengurangi risiko penyakit kardiovaskular dan kanker terkait usia lanjut.
Selain aspek fisik, pemeliharaan peran sosial yang vital terbukti krusial dalam memitigasi risiko yang timbul dari hilangnya tujuan hidup dan keterasingan sosial. Isolasi sosial dapat memicu gejala negatif seperti depresi dan kemarahan, yang berdampak buruk pada kesehatan mental dan fisik. Penelitian secara konsisten menunjukkan bahwa beban psikologis akibat stres kronis menurunkan Angka Harapan Hidup yang Diharapkan, menggarisbawahi stres sebagai faktor morbiditas utama yang melemahkan sistem kekebalan tubuh.
Data dari Dan Buettner menunjukkan bahwa penduduk zona biru mencapai usia 100 tahun sepuluh kali lebih tinggi dibandingkan di Amerika Serikat, meskipun ada keraguan mengenai keandalan data historis di beberapa area. Tren umur panjang di wilayah tersebut telah mengalami erosi seiring dengan modernisasi. Temuan ini menggarisbawahi bahwa umur panjang yang berkelanjutan merupakan hasil dari interaksi sinergis antara nutrisi yang sadar, pergerakan yang terintegrasi, dan fondasi sosial yang kuat, yang dapat diterapkan oleh populasi modern untuk meningkatkan kualitas hidup dan harapan hidup mereka.
12 Tampilan
Sumber-sumber
Diario La Gaceta
Health
Beehiiv
Belfast Live
BMJ Open
VegNews
Baca lebih banyak berita tentang topik ini:
Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.
