Kolaborasi Antargenerasi Atasi Krisis Perumahan dan Kesepian Lansia
Diedit oleh: Olga Samsonova
Inisiatif hunian bersama antargenerasi kian menunjukkan efektivitasnya dalam mengatasi dua tantangan sosial mendesak: kelangkaan perumahan terjangkau bagi generasi muda dan peningkatan isolasi sosial di kalangan populasi lanjut usia. Program kolaboratif ini dirancang untuk menciptakan ekosistem saling menguntungkan, di mana kebutuhan dasar kedua kelompok demografis dapat terpenuhi secara simultan sebagai respons progresif terhadap fragmentasi sosial yang diperparah oleh pola hidup urban modern.
Salah satu implementasi model ini adalah Programa Convive di Madrid, yang diinisiasi oleh Ayuntamiento de Madrid dan dikelola oleh organisasi nirlaba SOLIDARIOS para el Desarrollo sejak tahun 1995. Program ini secara spesifik mempertemukan lansia berusia di atas 65 tahun dengan mahasiswa universitas, yang berusia antara 18 hingga 36 tahun. Tujuannya adalah memfasilitasi berbagi tempat tinggal, pengetahuan, pengalaman, dan emosi dalam kerangka bantuan timbal balik, sekaligus mengatasi kesulitan akses perumahan bagi mahasiswa di ibu kota dengan harga properti yang tinggi.
Secara psikologis, pengalaman hidup bersama yang berkelanjutan dan terstruktur ini ditekankan penting untuk melawan keterasingan sosial, dengan tesis sentral bahwa penataan hidup bersama antargenerasi meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan mental kedua demografi melalui promosi persahabatan dan solidaritas. Bagi mahasiswa, mereka mendapatkan akomodasi dengan biaya sewa nol, meskipun tetap berkontribusi pada biaya utilitas rumah tangga hingga batas maksimal 120 euro per bulan, tergantung kesepakatan dengan lansia. Sementara itu, para lansia penerima manfaat memperoleh kehadiran vital dan rasa aman di kediaman mereka, yang secara efektif mengurangi stigma usia dan isolasi.
Data menunjukkan bahwa isolasi sosial pada lansia merupakan masalah signifikan; misalnya, di Amerika Serikat sebelum pandemi COVID-19, sekitar 24% dari 7,7 juta orang dewasa berusia 65 tahun ke atas terisolasi secara sosial. Program seperti Convive secara eksplisit memprioritaskan lansia yang tinggal sendirian, kelompok yang paling rentan terhadap kesepian. Model ini merevitalisasi aspek struktur keluarga besar, menawarkan hubungan yang mendalam dan berkelanjutan alih-alih interaksi sosial yang sporadis.
Sebagai imbalannya, mahasiswa diwajibkan menyediakan waktu pendampingan harian minimum antara 2 hingga 3 jam untuk melakukan kegiatan bersama seperti berjalan-jalan, memasak, atau mengobrol. Adaptasi terhadap gaya hidup dan kebiasaan masing-masing pihak menjadi kunci keberhasilan program ini. Di sisi lain, tantangan perumahan bagi generasi muda di kota besar juga menjadi perhatian pemerintah secara lebih luas, seperti terlihat dari upaya percepatan Program 3 Juta Rumah yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto, yang melibatkan kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta seperti Lippo Group dan Danantara, serta lembaga pembiayaan. Meskipun program tersebut berfokus pada hunian vertikal bersubsidi, inisiatif berbasis komunitas seperti Convive menunjukkan bahwa solusi inovatif juga merupakan komponen penting dalam mengatasi krisis perumahan terjangkau bagi kaum muda.
5 Tampilan
Sumber-sumber
Alicanteplaza
SOLIDARIOS
Fundación Nueva Vida Para Todos
Programa convive
Castellón Plaza
Telemadrid
Baca lebih banyak berita tentang topik ini:
Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.



