Rusia Tetapkan Deutsche Welle sebagai Organisasi Tak Diinginkan, Memperketat Pembatasan Media Asing

Diedit oleh: Tatyana Hurynovich

Kantor Kejaksaan Agung Federasi Rusia secara resmi menetapkan Deutsche Welle (DW), penyiar internasional Jerman, sebagai "organisasi yang tidak diinginkan" pada Desember 2025. Keputusan ini merupakan eskalasi signifikan dari pembatasan sebelumnya, menyusul rekomendasi awal yang diajukan oleh Parlemen Rusia, Duma Negara, pada Agustus 2025. Penetapan status baru ini secara efektif melarang semua bentuk kerja sama dengan DW di wilayah Rusia, menjadikan kegiatan tersebut ilegal dan berpotensi dikenai sanksi pidana, termasuk denda besar atau hukuman penjara, sesuai dengan kerangka hukum Rusia yang diperketat mengenai organisasi terlarang.

Tindakan ini secara langsung mengkriminalisasi penyebaran konten jurnalistik DW di Rusia, bahkan melalui platform media sosial. Status "organisasi tidak diinginkan" ini mengikuti jejak klasifikasi DW sebagai "agen asing" yang diberlakukan oleh Kementerian Kehakiman Rusia pada Maret 2022. DW, yang didanai oleh Pemerintah Federal Jerman dan didirikan pada 3 Mei 1953, telah mengalami tekanan Kremlin, terutama setelah kantor biro Moskwa mereka dipaksa tutup dan situs web mereka diblokir sebagai respons terhadap larangan siaran program RT Rusia di Jerman pada Februari 2022.

Direktur Jenderal DW, Barbara Massing, yang mulai menjabat pada 1 Oktober 2025 menggantikan Peter Limbourg, mengutuk langkah tersebut. Massing menyatakan bahwa tindakan ini menunjukkan betapa rezim Rusia meremehkan kebebasan pers dan gentar terhadap informasi independen. Meskipun menghadapi sensor dan pemblokiran layanan, layanan berbahasa Rusia DW dilaporkan masih menjangkau sekitar 10 juta pengguna mingguan pada tahun 2025, sebagian besar melalui konsumsi konten video, mengindikasikan adanya permintaan berkelanjutan untuk informasi kritis di negara tersebut.

Dengan penetapan ini, DW bergabung dalam daftar organisasi yang telah dicap "tidak diinginkan" oleh otoritas Rusia, termasuk entitas seperti Radio Free Europe/Radio Liberty, Bellingcat, CORRECTIV, dan Reporters Without Borders. Undang-Undang Organisasi Terlarang yang diperketat di Rusia mengancam siapa pun yang berpartisipasi dalam kegiatan organisasi tersebut, baik di dalam maupun di luar negeri, dengan hukuman administratif awal yang dapat meningkat menjadi denda hingga 5.300 euro atau hukuman penjara hingga empat tahun untuk pelanggaran berulang.

Secara historis, pembatasan terhadap media asing telah meningkat seiring dengan konflik Ukraina, di mana Moskow menerapkan undang-undang yang menargetkan penyebaran "berita bohong" mengenai operasi militer khusus, yang didefinisikan oleh pemerintah sebagai segala sesuatu yang tidak sejalan dengan narasi Kremlin. DW, yang berfokus pada isu-isu seperti hak asasi manusia, demokrasi, dan supremasi hukum, berencana untuk melanjutkan pelaporan independennya, menegaskan upaya sistematis Moskow untuk mengendalikan narasi domestik dan menekan sumber informasi alternatif yang didanai dari luar negeri.

5 Tampilan

Sumber-sumber

  • Deutsche Welle

  • Medium

  • EBU

  • ФАКТИ.БГ

  • r/neoliberal

Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.