ESA Merilis Citra SAR Resolusi Tinggi Perdana dari Sentinel-1D

Diedit oleh: Tetiana Martynovska 17

Gambar Sentinel-1D CopernicusEU yang pertama sudah tersedia!

Badan Antariksa Eropa (ESA) secara resmi mempublikasikan citra Radar Apertur Sintetis (SAR) beresolusi tinggi pertama yang ditangkap oleh satelit Copernicus Sentinel-1D pada 26 November 2025. Pengumuman ini bertepatan dengan penyelenggaraan Dewan Tingkat Menteri ESA di Bremen, Jerman, di mana para menteri negara anggota menentukan prioritas dan anggaran badan tersebut untuk masa depan.

Sentinel-1D telah menampilkan gambar pertamanya.

Satelit Sentinel-1D berhasil ditempatkan di orbit pada 4 November 2025, menggunakan roket Ariane 6 yang lepas landas dari Pusat Antariksa Eropa di Kourou, Guyana Prancis. Setelah mencapai Orbit Sinkron Matahari pada ketinggian sekitar 693 km, satelit tersebut memulai fase komisioning. Akuisisi data dimulai hampir seketika; citra perdana ditangkap di atas Semenanjung Antarktika, Tierra del Fuego, dan Gletser Thwaites pada malam hari tanggal 6 November 2025. Sekitar enam jam kemudian, pada pagi hari tanggal 7 November, Sentinel-1D berhasil memotret kota Bremen. Data awal ini kemudian ditransmisikan ke stasiun darat di Matera, Italia, dalam waktu kurang dari 50 jam setelah peluncuran, yang menandai penyelesaian operasional awal yang cepat.

Sentinel-1D merupakan satelit keempat yang diintegrasikan ke dalam konstelasi Sentinel-1 dan akan beroperasi bersama Sentinel-1C, yang diluncurkan pada Desember 2024. Operasi tandem ini penting untuk menjaga siklus kunjungan kembali (revisit cycle) selama enam hari secara global. Pada akhirnya, Sentinel-1D akan menggantikan Sentinel-1A, yang telah beroperasi sejak 2014, setelah melampaui masa pakai yang direncanakan selama 11 tahun. Kehadiran satelit baru ini menjamin keberlanjutan layanan radar ESA yang mampu beroperasi dalam segala cuaca, baik siang maupun malam, mendukung aplikasi vital seperti pengawasan maritim dan respons bencana.

Citra yang dirilis menampilkan detail dari area-area penting global, termasuk gletser di Antarktika dan ujung selatan Amerika Selatan, serta pemandangan kota Bremen. Teknologi SAR pada Sentinel-1D sangat penting untuk pemantauan lingkungan dan perubahan penggunaan lahan karena kemampuannya memberikan informasi tanpa terpengaruh kondisi cuaca atau tutupan awan. Selain itu, satelit baru ini dilengkapi dengan penerima yang diaktifkan oleh Galileo, yang meningkatkan otonomi dan ketahanan aset antariksa Eropa. Sentinel-1D juga memperkenalkan mekanisme paten untuk memisahkan antena radar saat akhir masa pakai guna mengurangi puing-puing orbital, sebuah inovasi yang berfokus pada keberlanjutan ruang angkasa.

Peluncuran citra ini bertepatan dengan pertemuan CM25 di Bremen, di mana negara-negara anggota ESA menyepakati komitmen dana bersejarah sebesar €22,1 miliar untuk program-program Eropa selama tiga tahun ke depan. Manajer misi mengonfirmasi kualitas data yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk akuisisi 'cahaya pertama', menunjukkan kesiapan operasional platform baru ini untuk tugas-tugas observasi Bumi yang krusial.

Sumber-sumber

  • European Space Agency (ESA)

  • ESA - Sentinel-1D delivers first images: from Antarctica to Bremen

  • OBSERVER: Countdown to launch – Copernicus Sentinel-1D lifts off in November

  • Successful launch of Copernicus Sentinel-1D strengthens Europe's Earth Observation capacity

  • Minister Puisto to attend European Space Agency's Ministerial Council

  • ESA MINISTERIAL COUNCIL, Nov 26-27, 2025, Bremen, Germany (portions livestreamed)

Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?

Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.