Prancis Perketat Regulasi Impor Hasil Bumi Terkait Residu Pestisida
Diedit oleh: Olga Samsonova
Pakar menekankan bahwa membilas hasil bumi di bawah aliran air merupakan metode dasar paling efektif untuk sebagian besar jenis sayuran. Kesalahan umum yang perlu dihindari adalah merendam sayuran terlalu lama, yang dapat menyebabkan pelindian vitamin yang larut dalam air seperti Vitamin C, atau penggunaan deterjen yang tidak terverifikasi yang berpotensi meninggalkan residu berbahaya pada permukaan. Selain itu, memotong sayuran sebelum pencucian dapat menyebabkan hilangnya nutrisi yang larut dalam air dan memungkinkan bahan kimia yang terperangkap menembus permukaan yang terpotong.
Data terkini menyoroti persistensi residu pestisida, dengan laporan dari EWG mengindikasikan bahwa sekitar 75 persen hasil bumi non-organik di Amerika Serikat mengandung residu yang dapat dideteksi. Sebagai respons terhadap kekhawatiran ini, Prancis memperketat regulasi pada lima bahan aktif pestisida mulai tahun depan, sebuah langkah yang diperkirakan akan berdampak pada ekspor seperti mangga dan kentang. Peraturan Prancis, yang dikeluarkan melalui dekrit pada 7 Januari 2026, menangguhkan impor produk makanan yang mengandung residu terukur dari bahan aktif pestisida terlarang tertentu di Uni Eropa, yang berpotensi memengaruhi 56 persen volume buah dan sayuran segar impor dari negara ketiga.
Untuk sayuran berdaun hijau, praktik terbaik adalah memisahkan daun dan membilasnya di bawah air mengalir, menghindari penggunaan air yang tergenang untuk mencegah penyebaran bakteri. Teknik pencucian yang lebih mendalam disarankan untuk hasil bumi berkulit kasar seperti wortel dan kentang, yaitu dengan menggosoknya di bawah air mengalir, diikuti dengan pengupasan segera setelah pencucian. Untuk item berisiko tinggi seperti seledri atau kacang polong, perendaman singkat dalam larutan garam atau cuka yang diencerkan dapat memberikan manfaat tambahan, diikuti dengan pembilasan menyeluruh dan blansir cepat dalam air mendidih untuk mendegradasi beberapa pestisida organofosfat.
Secara kontekstual, Prancis telah mengambil langkah legislatif signifikan, seperti Undang-Undang Egalim yang mulai berlaku pada 1 Januari tahun ini, yang melarang pembuatan dan ekspor pestisida dengan bahan aktif yang dilarang di UE. Keputusan Prancis untuk bertindak atas impor produk yang diolah dengan pestisida terlarang UE ini merupakan upaya untuk menenangkan kemarahan para petani yang memprotes, sebagian karena kekhawatiran bahwa pestisida yang dilarang di UE masih legal digunakan di negara-negara Mercosur. Sementara itu, dalam konteks nutrisi, mengukus dianggap sebagai metode memasak terbaik untuk menjaga vitamin yang larut dalam air seperti Vitamin C dan B kompleks karena tidak banyak menggunakan air, dan pengupasan serta pemotongan sebaiknya dilakukan setelah pencucian dan sebelum dimasak.
8 Tampilan
Sumber-sumber
cafef.vn
Food Safety Magazine
EWG
Báo Lao Động
PLO
Tuổi Trẻ Online
Baca lebih banyak berita tentang topik ini:
Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.
