Bison Amerika Kembali ke Padang Rumput Meksiko Utara, Mendorong Restorasi Ekologis

Diedit oleh: Olga Samsonova

Reintroduksi Bison Amerika di Meksiko menandai titik balik signifikan dalam upaya konservasi ekosistem padang rumput utara negara tersebut. Program perintis di Cagar Biosfer Janos, Chihuahua, telah menunjukkan dampak ekologis mendalam dari kehadiran kembali herbivora besar ini, yang berfungsi sebagai insinyur lanskap vital bagi wilayah tersebut.

Kawanan bison di Janos, yang pertama kali dilepaskan pada 28 November 2009 dengan 23 ekor murni dari Cagar Alam Nasional Wind Cave di South Dakota, telah berkembang secara substansial di bawah pengelolaan Cuenca Los Ojos di Rancho El Uno. Pertumbuhan populasi ini menggarisbawahi kesesuaian habitat di Meksiko utara, melanjutkan warisan historis di mana kawanan Janos-Hidalgo bertahan hampir satu abad. Perilaku penggembalaan alami bison secara fundamental memodifikasi lingkungan padang rumput menjadi lebih sehat dan beragam.

Aktivitas penggembalaan mereka secara merata memangkas rumput, yang mendorong pertumbuhan akar yang lebih dalam dan membuka ruang bagi vegetasi asli untuk berkembang, sehingga meningkatkan keanekaragaman flora. Selain itu, pergerakan konstan mereka, termasuk menginjak tanah dan kotoran yang mereka tinggalkan, membantu aerasi tanah, meningkatkan infiltrasi air hujan ke dalam akuifer, dan menyebarkan benih, yang semuanya merupakan proses penting untuk regenerasi ekosistem. Kehadiran mereka juga membantu mengurangi risiko kebakaran hutan dengan mengonsumsi material kering yang mudah terbakar.

Keberhasilan di Janos memicu perluasan program ke wilayah lain, mengukuhkan Meksiko sebagai pemain kunci dalam pemulihan spesies yang pernah terancam punah di Amerika Utara. Sejak tahun 2019, kawanan baru telah didirikan di Coahuila dan Sonora, dengan total empat kawanan konservasi kini tersebar di berbagai negara bagian. Salah satu perluasan penting adalah pembentukan kawanan konservasi kedua di Cagar Alam El Carmen, Coahuila, pada April 2019, yang melibatkan 19 spesimen dari Janos, sebuah upaya yang didukung oleh CEMEX, AES Mexico, dan Dana Meksiko untuk Konservasi Alam (FMCN). Kawanan ini telah bertambah hingga hampir 100 ekor pada tahun 2023.

Model Janos direplikasi secara ambisius di Cuatro Ciénegas, Coahuila, di mana kawanan baru dilepaskan pada akhir tahun 2025, menandai kembalinya spesies tersebut setelah absen lebih dari dua abad. Pada 26 November 2025, 44 bison (38 betina dan 6 jantan) dilepaskan di Cagar Alam El Santuario, sebuah inisiatif yang dipimpin oleh Yayasan Pro Cuatro Ciénegas bekerja sama dengan FMCN dan Cuenca Los Ojos. Upaya ini mengintegrasikan reintroduksi bison dengan restorasi ekosistem yang lebih luas, termasuk pemulihan lahan basah dan praktik agroekologi, yang bertujuan untuk meregenerasi lanskap Gurun Chihuahuan. Selain manfaat ekologis, kembalinya bison ke Cuatro Ciénegas juga memiliki dimensi restorasi biokultural yang mendalam bagi Bangsa N'dé, yang menganggap bison sebagai elemen fundamental dalam pandangan dunia mereka.

Meskipun kemajuan ini signifikan, tantangan berkelanjutan masih menghambat potensi penuh pemulihan ekologis, termasuk fragmentasi habitat dan kebutuhan mendesak untuk mengembangkan model ekonomi yang berkelanjutan guna menopang upaya konservasi jangka panjang. Kepala Komisi Nasional Kawasan Alam Terlindungi (Conanp), Pedro Álvarez Icaza, menyoroti bahwa ekspansi bison ini menunjukkan nilai kemitraan antara institusi publik, organisasi sipil, dan komunitas dalam memajukan konservasi. Upaya terkoordinasi ini tidak hanya memulihkan spesies ikonik tetapi juga memperkuat ketahanan iklim dan siklus ekologis di padang rumput utara Meksiko.

7 Tampilan

Sumber-sumber

  • Diario Cambio 22 - Península Libre

  • Dossier Político

  • Expansión Política

  • Milenio

  • Excélsior

Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.