Dachshund Naik ke Lima Besar Ras Anjing AS di Tengah Sorotan Kesehatan

Diedit oleh: Olga Samsonova

Ras anjing Dachshund telah mencatatkan kenaikan popularitas yang signifikan di Amerika Serikat, berhasil menembus jajaran lima besar ras anjing paling lazim untuk pertama kalinya sejak tahun 2003. Peringkat ini didasarkan pada statistik registrasi American Kennel Club (AKC) untuk tahun 2025, yang perilisannya dilakukan pada Maret 2026. Kenaikan ini menempatkan Dachshund pada posisi kelima, menggusur posisi yang sebelumnya ditempati oleh Poodle dalam daftar tersebut.

Labrador Retriever mempertahankan popularitasnya yang tinggi di urutan kedua, setelah sempat menduduki posisi puncak selama 31 tahun hingga tahun 2022. Sementara itu, Beagle tercatat sebagai satu-satunya ras yang selalu masuk dalam sepuluh besar setiap dekade sejak pendirian AKC pada tahun 1884. Di puncak daftar, French Bulldog mempertahankan posisi teratas untuk tahun keempat berturut-turut, meskipun angka registrasinya menunjukkan penurunan dibandingkan periode sebelumnya.

Peningkatan popularitas ras tertentu, termasuk Dachshund, telah memicu pengawasan ketat dari organisasi hak-hak hewan terkait standar pembiakan yang dipertahankan oleh AKC. Sorotan negatif diarahkan pada struktur fisik khas Dachshund—tulang punggung yang memanjang dan kaki yang pendek—yang secara signifikan meningkatkan kerentanan mereka terhadap penyakit cakram tulang belakang yang menyakitkan dan potensi kelumpuhan. Secara faktual, Dachshund memiliki risiko 10 hingga 12 kali lebih tinggi untuk mengembangkan penyakit cakram intervertebralis (IVDD) dibandingkan ras lain, dan beberapa sumber menyebutkan bahwa anjing Dachshund menyumbang 40 hingga 75 persen dari semua kasus IVDD. Selain IVDD, Dachshund juga rentan terhadap kondisi lain seperti primary acanthosis nigricans, suatu penyakit kulit yang menyebabkan penebalan dan penggelapan kulit di area sensitif.

Di sisi lain, lanskap ras anjing resmi terus berkembang seiring dengan pengakuan tiga ras baru oleh AKC pada Januari 2026: Russian Tsvetnaya Bolonka, Teddy Roosevelt Terrier, dan Basset Fauve de Bretagne. Pengakuan ini secara kolektif menaikkan total jumlah ras yang diakui secara resmi oleh AKC menjadi 205, sebuah peningkatan yang mencerminkan keragaman yang semakin bertambah dalam dunia anjing peliharaan di Amerika Serikat. Gina M. DiNardo, Presiden dan CEO AKC, menyatakan kegembiraan atas penambahan ras-ras unik ini, yang menawarkan pilihan lebih banyak bagi calon pemilik anjing untuk menemukan pasangan yang sesuai dengan gaya hidup mereka. Perkembangan ini menandai ekspansi pertama dalam daftar ras resmi sejak Januari 2025, ketika Danish-Swedish farmdog ditambahkan.

4 Tampilan

Sumber-sumber

  • Newsday

  • Daily Voice

  • WBZ NewsRadio 1030

  • 1059 The Rock

  • PETA

  • American Kennel Club

Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.