Psikologi Sosial Mendasari Dorongan Merapikan Rumah Sebelum Tamu Datang
Diedit oleh: Olga Samsonova
Praktik umum membersihkan rumah secara menyeluruh sebelum kedatangan tamu berakar kuat pada prinsip psikologi sosial, khususnya konsep manajemen kesan. Perilaku ini merupakan manifestasi eksternal dari upaya individu mengontrol bagaimana orang lain memandang diri mereka, sebuah strategi yang bertujuan memupuk persepsi tertentu dalam situasi sosial, sebagaimana dijelaskan dalam teori dramaturgi Erving Goffman yang terbit pada tahun 1959 dalam karyanya The Presentation of Self in Everyday Life.
Penelitian mengonfirmasi bahwa ruang hunian secara signifikan mengkomunikasikan sifat-sifat kepribadian, seperti tingkat kehati-hatian atau kesadaran, kepada pengunjung, sehingga memicu kebutuhan untuk mengoptimalkan presentasi diri. Penyesuaian perilaku ini selaras dengan Efek Hawthorne, sebuah fenomena yang menggambarkan perubahan tingkah laku seseorang ketika mereka menyadari tindakan mereka sedang diamati atau dievaluasi. Fenomena ini, yang diperkenalkan oleh Henry A. Landsberger pada tahun 1950-an berdasarkan studi di Hawthorne Works milik Western Electric, sering kali menyebabkan peningkatan kinerja atau kepatuhan karena subjek penelitian menyadari adanya pengawasan.
Dalam konteks rumah, kesadaran akan kedatangan tamu memicu penyesuaian perilaku, seperti peningkatan ketelitian dalam kerapian, untuk memastikan lingkungan eksternal mencerminkan citra diri yang diinginkan oleh tuan rumah. Secara psikologis, kegiatan merapikan ini melayani fungsi manajemen kesan dan regulasi internal, menyelaraskan lingkungan fisik dengan tatanan internal yang diharapkan. Individu yang sangat memperhatikan detail dan memiliki standar tinggi terhadap penampilan lingkungan sekitar sering kali menunjukkan sifat perfeksionis tersembunyi, di mana rumah yang rapi mencerminkan citra diri yang baik dan menghindari ketidaknyamanan akibat penilaian negatif.
Selain itu, perilaku ini juga dapat menjadi ekspresi empati, di mana tuan rumah sangat mempertimbangkan kenyamanan tamu, sebuah indikasi kecerdasan emosional yang tinggi dan perhatian terhadap perasaan orang lain. Ketergantungan pada pemicu eksternal seperti kedatangan tamu untuk melakukan pembersihan mencerminkan motivasi terkontrol, yang kontras dengan motivasi otonom. Menurut Teori Penentuan Nasib Sendiri (Self-Determination Theory/SDT), motivasi otonom—yang didorong oleh nilai-nilai intrinsik dan rasa kendali lingkungan—berkorelasi dengan kesejahteraan yang lebih besar.
Kekacauan di lingkungan tempat tinggal dapat berdampak signifikan pada kesehatan mental, termasuk gangguan memori, kebiasaan makan yang buruk, dan penurunan kontrol impuls, menurut dokter praktik keluarga Faith Coleman. Sebaliknya, tindakan merapikan rumah, meskipun didorong oleh faktor sosial, secara intrinsik dapat menjadi bentuk perawatan diri yang menciptakan ketenangan batin, membantu mengatur pikiran ketika kehidupan terasa kacau. Bagi banyak orang, lingkungan yang bersih dan rapi bukan hanya soal estetika tetapi juga tentang menciptakan ketertiban yang mendukung fokus dan mengurangi stres, yang mana lingkungan yang berantakan dapat meningkatkan kadar kortisol.
Pengelolaan kesan ini, yang juga dipelajari dalam konteks organisasi, menunjukkan bahwa individu menggunakan strategi untuk mempengaruhi persepsi orang lain, baik untuk promosi diri maupun menghindari kesan negatif. Dalam konteks rumah, upaya untuk menampilkan yang terbaik—seperti memastikan sofa cukup bersih atau tidak ada sisa bau masakan—adalah upaya membangun citra diri yang positif di hadapan tamu. Studi Hawthorne awal pada tahun 1920-an awalnya menguji faktor seperti pencahayaan dan jam istirahat, namun Elton Mayo kemudian menyimpulkan bahwa perubahan perilaku lebih disebabkan oleh kesadaran akan observasi. Meskipun ada perdebatan mengenai konklusifitas efek tersebut, prinsip bahwa perhatian dapat mengubah perilaku tetap relevan dalam interaksi sosial sehari-hari, termasuk persiapan rumah sebelum kunjungan sosial yang terencana.
3 Tampilan
Sumber-sumber
Bunte
UT Austin News
Explorable.com
Helpful Professor
APA PsycNet
The Daily Texan
Baca lebih banyak berita tentang topik ini:
Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.
