SpaceX Membuka Tahun 2026 dengan Peluncuran Satelit Pengamat Bumi Italia

Diedit oleh: Tetiana Martynovska 17

Satelit Italia COSMO-SkyMed untuk pengamatan Bumi

SpaceX memulai kalender misi orbital tahun 2026 pada hari Jumat, 2 Januari 2026, dengan berhasil meluncurkan satelit pengamat Bumi canggih milik Italia. Misi penting ini menggunakan roket Falcon 9 untuk mengantarkan satelit COSMO-SkyMed Second Generation 3 (CSG-3) ke orbit Bumi rendah, menandai dimulainya operasi peluncuran tahunan bagi perusahaan tersebut. Keberhasilan ini melanjutkan rentetan operasional SpaceX, yang mencatatkan rekor 165 misi orbital sepanjang tahun 2025.

SpaceX meluncurkan satelit Italia pada misi pertama tahun 2026

Peluncuran dilaksanakan dari Space Launch Complex 4E (SLC-4E) di Pangkalan Angkatan Antariksa Vandenberg, California. Roket Falcon 9 lepas landas tepat pada pukul 9:09 malam EST, yang bertepatan dengan pukul 02:09 GMT pada tanggal 3 Januari. Peluncuran sempat tertunda dari jadwal akhir Desember karena masalah teknis yang melibatkan klem penahan hidrolik pada sistem pendukung darat di Vandenberg, namun dapat dilanjutkan setelah infrastruktur tersebut diperbaiki.

Pendorong tahap pertama Falcon 9, dengan nomor seri B1081, menyelesaikan penerbangan ke-21 dalam riwayatnya, menegaskan kematangan proses daur ulang roket SpaceX. Sekitar delapan setengah menit setelah peluncuran, pendorong tersebut mendarat sukses di Landing Zone 4 (LZ-4) di Vandenberg. Pendaratan ini merupakan pendaratan ke-31 di situs tersebut dan pendaratan ke-554 secara keseluruhan untuk pendorong Falcon.

Satelit CSG-3 adalah aset radar apertur sintetis (SAR) yang dikembangkan oleh Thales Alenia Space untuk Badan Antariksa Italia (ASI) dan Kementerian Pertahanan Italia. Satelit ini akan beroperasi pada ketinggian sekitar 620 kilometer, membawa instrumen radar X-band yang memungkinkannya menangkap citra detail dalam kondisi cuaca apa pun, termasuk saat gelap. Pengambilan sinyal dan kendali satelit berhasil diamankan oleh Pusat Antariksa Telespazio di Fucino, Italia, 59 menit setelah pemisahan dari roket.

CSG-3 merupakan elemen ketiga dalam konstelasi COSMO-SkyMed Second Generation (CSG), yang dirancang untuk menjamin kesinambungan layanan pengamatan Bumi yang disediakan oleh sistem generasi pertama yang diluncurkan antara tahun 2007 hingga 2010. Generasi kedua ini menjanjikan peningkatan kualitas citra, resolusi spasial yang lebih halus, dan waktu kunjungan ulang yang lebih cepat. Data yang dihasilkan sangat penting untuk pemantauan lingkungan, respons bencana, serta kebutuhan pertahanan dan keamanan nasional Italia.

Keberhasilan peluncuran ini segera diikuti oleh agenda SpaceX yang padat; misi orbital berikutnya dijadwalkan sehari kemudian pada 3 Januari 2026, berupa peluncuran satelit Starlink dari Cape Canaveral. Tempo operasional yang tinggi ini mencerminkan ritme yang telah ditetapkan SpaceX pada tahun 2025. Misi berikutnya yang dijadwalkan di Vandenberg adalah peluncuran tumpangan Pandora/Twilight pada 11 Januari 2026.

34 Tampilan

Sumber-sumber

  • Space.com

  • SpaceX launches Italian Earth-observing satellite to orbit on the 1st mission of 2026 | Space

  • COSMO-SkyMed Second Generation Mission - SpaceX

  • SpaceX Mission to Deliver Italian Satellite Launches New Year at Vandenberg - Noozhawk

  • Third COSMO-SkyMed Second Generation satellite launched, strengthening Italy's radar Earth observation system - Defence-industry.eu

  • Launches - SpaceX

Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?

Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.