Ford mengumumkan kemitraan besar yang akan mempermudah perjalanan bagi orang Amerika selama hari libur.
Ford Memperluas Fungsionalitas Plug Charge ke Jaringan IONNA dan Dealer Ford pada Akhir 2025
Diedit oleh: Tetiana Pin
Pada akhir tahun 2025, Ford meningkatkan kemudahan pengisian daya kendaraan listrik (EV) dengan memperluas kemampuan Plug & Charge ke seluruh stasiun IONNA di Amerika Serikat. Inisiatif ini, yang merupakan bagian dari upaya Ford untuk meningkatkan pengalaman kepemilikan EV, mulai diimplementasikan pada jaringan IONNA sejak November 2025, melanjutkan integrasi yang telah dimulai pada jaringan Ford Charge sejak Agustus 2025.
IONNA, sebuah jaringan pengisian daya yang didukung oleh delapan produsen mobil global termasuk BMW, General Motors, Honda, Hyundai, Kia, Mercedes-Benz, dan Stellantis, menargetkan penyebaran lebih dari 30.000 stasiun pengisian daya berdaya tinggi pada tahun 2030. Pada akhir 2025, IONNA telah mengoperasikan atau sedang dalam konstruksi setidaknya 1.110 pengisi daya cepat. Dengan mengaktifkan Plug & Charge, pengemudi Ford dapat memulai sesi pengisian daya dan memproses pembayaran secara otomatis, menghilangkan kebutuhan akan aplikasi terpisah atau kartu pembayaran fisik.
Secara simultan, Ford memulai peluncuran bertahap Plug & Charge pada jaringan 'Ford Charge' mereka sendiri, yang terdiri dari lebih dari 1.200 pengisi daya cepat yang berlokasi di lebih dari 330 dealer Ford di AS dan Kanada. Ford menargetkan integrasi Plug & Charge di semua lokasi dealer Ford Charge selesai pada awal tahun 2026. Langkah-langkah ini memperkuat BlueOval Charge Network Ford, yang sebelumnya telah menghubungkan pengemudi ke 21 jaringan pengisian daya berbeda, termasuk akses ke Supercharger Tesla yang dimulai pada tahun 2024.
Keandalan teknologi otomatisasi pembayaran Ford terbukti melalui data yang dilacak selama delapan bulan, dari Maret 2025 hingga Oktober 2025, di jaringan yang didukung. Data tersebut menunjukkan tingkat keberhasilan pengisian daya cepat DC melebihi 99%. Metrik ini kontras dengan laporan industri yang menunjukkan Tingkat Keberhasilan Pengisian Daya Pertama (FTCSR) umum hanya mencapai 71%.
CEO Ford, Jim Farley, menyatakan bahwa upaya integrasi ini penting untuk memajukan sektor transportasi melalui peningkatan pengalaman keseluruhan kendaraan listrik. Selain solusi pengisian daya publik, Ford mempertahankan pendekatan ekosistem komprehensif dengan mendukung solusi pengisian daya rumah, melalui mitra Qmerit untuk pemasangan pengisi daya Level 2 dan EnergySage untuk perbandingan penawaran tenaga surya. Ford berencana untuk terus memperluas dukungan Plug & Charge ke mitra BlueOval Charge Network lainnya pada tahun 2026, termasuk Shell Recharge.
Sumber-sumber
Yahoo Autos
The EV Report
The Cool Down
electrive.com
Ford
F150 Lightning Forum
Baca lebih banyak berita tentang topik ini:
Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?
Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.
