Astrofisikawan Tiongkok Temukan Bukti Asal-usul Semburan Radio Cepat dalam Sistem Bintang Ganda
Diedit oleh: Uliana S.
Para astrofisikawan asal Tiongkok baru-baru ini mempresentasikan bukti baru yang sangat kuat untuk mendukung hipotesis bahwa setidaknya sebagian dari Semburan Radio Cepat atau Fast Radio Bursts (FRB) berasal dari sistem bintang ganda. Penemuan revolusioner ini didasarkan pada deteksi lonjakan yang tajam, cepat, dan bersifat reversibel pada nilai ukuran rotasi Faraday (RM) dari sebuah sumber FRB yang berulang. Fenomena ini diinterpretasikan sebagai dampak langsung dari interaksi plasma yang berasal dari bintang pendamping dalam sistem tersebut.
Sebuah tim peneliti internasional telah menemukan bukti baru yang meyakinkan yang mengonfirmasi asal setidaknya beberapa FRB berasal dari sistem biner.
Hasil penelitian yang sangat signifikan ini telah diterbitkan dalam jurnal bergengsi Science pada Januari 2026, meskipun pengamatan kunci yang menjadi fondasi studi ini sebenarnya telah diperoleh sejak Desember 2023. Penelitian ini sangat bergantung pada data yang dikumpulkan melalui Five-hundred-meter Aperture Spherical Radio Telescope (FAST), atau yang dikenal sebagai Mata Langit Tiongkok, yang berlokasi di Provinsi Guizhou. Para ilmuwan melakukan pemantauan berkelanjutan terhadap sumber FRB 20220529 yang berulang, yang terletak sejauh 2,9 miliar tahun cahaya dari Bumi, mulai dari Juni 2022.
Pada bulan Desember 2023, indikator RM yang tercatat melonjak sekitar 20 kali lipat dibandingkan dengan variabilitas rata-ratanya, sebelum akhirnya kembali ke tingkat normal dalam kurun waktu dua minggu. Objek FRB 20220529 ini sendiri berada di sebuah galaksi cakram dengan pergeseran merah atau redshift sebesar 0.1839. Sebelum peristiwa lonjakan ini terjadi, nilai RM untuk FRB 20220529 terpantau relatif stabil selama 17 bulan, dengan hanya menunjukkan fluktuasi moderat di angka sekitar 21 ± 96 rad m⁻². Lonjakan drastis hingga mencapai 1976,9 rad m⁻² pada Desember 2023, yang melampaui dua puluh kali standar deviasi, mengindikasikan adanya lintasan gumpalan magnet yang sangat padat, yang kemungkinan besar terkait dengan lontaran massa korona dari suar bintang.
Proyek penelitian berskala besar ini melibatkan kolaborasi para astronom dari Purple Mountain Observatory (PMO) di bawah naungan Chinese Academy of Sciences (CAS), University of Hong Kong (HKU), Yunnan University, serta Profesor Duncan Lorimer dari West Virginia University. Tim peneliti menyimpulkan bahwa perubahan RM yang begitu dramatis tidak mungkin dijelaskan dengan model yang mengasumsikan keberadaan bintang neutron yang terisolasi. Sebaliknya, temuan ini secara tegas memperkuat model sistem biner atau ganda untuk sumber FRB 20220529. Penemuan ini menandai pertama kalinya para ilmuwan mendapatkan konfirmasi observasi langsung mengenai asal-usul biner bagi FRB kosmologis.
Teleskop FAST, yang juga dikenal dengan nama Tianyan, memiliki sensitivitas yang luar biasa sehingga memungkinkan deteksi sumber yang sangat spesifik ini. Indikator RM berfungsi sebagai pemeriksa magnetik kosmik yang sangat akurat untuk mengukur sifat-sifat plasma termagnetisasi di sepanjang jalur perambatan sinyal radio. Meskipun model-model sebelumnya sering kali lebih condong pada teori magnetar yang terisolasi, hasil penelitian terbaru ini mengalihkan fokus perhatian pada interaksi dinamis dalam sistem bintang ganda. Pengamatan jangka panjang lebih lanjut terhadap FRB yang berulang akan memungkinkan para ilmuwan untuk mengevaluasi seberapa umum sistem biner ini di antara berbagai fenomena kosmik yang misterius tersebut.
11 Tampilan
Sumber-sumber
Рамблер
China News
UrduPoint
China's giant radio telescope observations unravel origin of cosmic enigmatic flashes
China's giant radio telescope observations unravel origin of cosmic enigmatic flashes - Global Times
Fast radio burst - Wikipedia
[2503.04727] An active repeating fast radio burst in a magnetized eruption environment - arXiv
China's radio telescope observations unravel origin of cosmic enigmatic flashes
Xinhua
Mirage News
China Daily Information Co (CDIC)
Global Times
Xinhua
Australia Telescope National Facility
WAM
West Virginia University
Baca lebih banyak berita tentang topik ini:
Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.
