Migrasi Musiman Ikan Belanak ke Kanal Venesia Selama Periode Dingin

Diedit oleh: Tetiana Martynovska 17

Venice, Italy. Banyak ikan berkumpul di kanal-kanal karena berbagai alasan alami.

Laporan terbaru mengonfirmasi perkumpulan signifikan ikan belanak (mullet) di sepanjang jaringan kanal urban Venesia menyusul periode cuaca dingin yang baru berlalu. Fenomena ini merupakan siklus tahunan yang secara historis terikat pada kondisi musim dingin di wilayah laguna tersebut. Ikan-ikan tersebut secara naluriah mencari perlindungan termal di perairan kanal, yang cenderung menawarkan suhu sedikit lebih hangat dibandingkan perairan laguna terbuka yang lebih luas ketika suhu ambien menurun drastis.

Kehadiran ikan belanak di pusat kota berfungsi sebagai penanda adaptasi fauna lokal terhadap fluktuasi suhu musiman yang ekstrem. Para ahli ekologi menekankan bahwa meskipun visibilitas fenomena ini meningkat tajam karena penyebaran melalui media sosial, akar penyebabnya tetap kebutuhan biologis mendasar untuk mencari tempat berlindung dari suhu rendah serta tekanan predasi yang mungkin meningkat di perairan terbuka.

Perubahan iklim global, yang ditandai dengan peningkatan suhu rata-rata bumi dan pergeseran pola cuaca ekstrem, menjadi konteks yang lebih luas bagi fenomena ekologis ini. Perlu dicatat bahwa pada musim dingin yang sangat kering, seperti yang terjadi pada awal tahun 2023, beberapa kanal di Venesia mengalami penyurutan air yang parah, menyebabkan gondola terdampar. Kondisi kekeringan tersebut disebabkan oleh kombinasi minimnya curah hujan, sistem cuaca bertekanan tinggi, dan pengaruh pasang surut laut ekstrem.

Kondisi perairan Venesia secara umum sangat dipengaruhi oleh faktor lingkungan yang lebih besar. Sebagai contoh, pada Februari 2023, kekeringan yang melanda Italia utara, termasuk minimnya salju di Pegunungan Alpen, berkontribusi pada surutnya air kanal. Sebaliknya, selama pandemi COVID-19 pada tahun 2020, berkurangnya aktivitas manusia menyebabkan kejernihan air kanal meningkat drastis, bahkan memunculkan penampakan lumba-lumba, sebuah peristiwa yang oleh warga lokal disebut sebagai 'alam menekan tombol resetnya'.

Perkumpulan ikan belanak di kanal-kanal kota ini, meskipun tampak sebagai tontonan unik, berfungsi sebagai indikator penting mengenai mikro-iklim lokal di dalam struktur kota yang padat. Para peneliti terus memantau bagaimana spesies seperti ikan belanak merespons variasi suhu yang lebih ekstrem, yang merupakan salah satu dampak nyata dari perubahan iklim yang lebih luas. Bagi otoritas kota, menjaga keseimbangan ekologis ini menjadi bagian integral dari upaya konservasi kota bersejarah tersebut, terutama mengingat usulan UNESCO untuk memasukkan Venesia ke dalam daftar Warisan Dunia yang Terancam karena perubahan iklim dan pariwisata berlebih.

Data mengenai pola migrasi musiman ini memberikan wawasan berharga bagi manajemen sumber daya perairan di Laguna Venesia. Kehadiran fauna di tengah infrastruktur kota memberikan data empiris mengenai bagaimana kehidupan akuatik berjuang untuk bertahan hidup di lingkungan yang termodifikasi secara signifikan oleh aktivitas manusia dan kondisi iklim yang berubah.

4 Tampilan

Sumber-sumber

  • Video: ultime notizie - Corriere TV

  • La Nuova Venezia

  • Corriere del Veneto

  • Unive - Ca' Foscari

  • ResearchGate

  • Comune di Venezia

Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.