Struktur Kuno di Lembah Casma Ungkap Astronomi Lebih Awal dari Chankillo

Diedit oleh: Tetiana Martynovska 17

Kompleks Archaeoastronomical Chankillo, 2,300-year-old, di Peru, adalah observatorium matahari tertua yang diketahui di Benua Amerika.

Para arkeolog di wilayah Áncash, Peru, khususnya di lembah Sungai Casma, telah mengungkap sebuah bangunan monumental yang usianya secara signifikan melampaui Kompleks Observatorium Matahari Chankillo yang terkenal. Penemuan ini berpotensi mengubah pemahaman mengenai perkembangan awal sains astronomi terorganisir di benua Amerika. Kompleks Arkeoastronomi Chankillo, yang telah diakui sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO, dikenal memiliki 13 menara yang berasal dari sekitar 250 SM.

Kementerian Kebudayaan Peru secara resmi mengumumkan penemuan ini pada akhir November 2025. Struktur yang ditemukan menunjukkan orientasi matahari dan dibangun secara sengaja untuk memantau pergerakan benda langit. Arkeolog Ivan Ghezzi Solis, yang menjabat sebagai direktur Unit Pelaksana 010, mengindikasikan bahwa analisis awal terhadap stratigrafi dan material bangunan—batu, lumpur, dan adobe—mengisyaratkan bahwa struktur baru ini secara substansial lebih tua daripada Observatorium Matahari Chankillo. Penanggalan radiokarbon formal masih diperlukan untuk menetapkan usia pasti penemuan ini.

Penggalian lebih lanjut mengungkap fitur kompleks tambahan: sebuah koridor yang secara spesifik disejajarkan dengan siklus bulan. Koridor ini menghadap ke barat menuju kuil berbenteng, mengonfirmasi bahwa masyarakat kuno tersebut tidak hanya memantau jalur tahunan matahari tetapi juga ritme bulan yang lebih rumit. Sistem pelacakan ganda ini menyiratkan bahwa pengetahuan astronomi pada masa itu lebih beragam dan maju dari asumsi sebelumnya mengenai situs tersebut.

Penemuan ini juga menciptakan korelasi antara pelacakan benda langit dengan kekuasaan sosial, terbukti dari penemuan sebuah bejana seremonial besar bergaya Patazca di dekat lokasi observatorium. Bejana setinggi hampir satu meter ini menampilkan figur-figur prajurit dari tanah liat dalam pose bertarung. Lokasinya yang berada di area terbatas mengindikasikan bahwa kaum elit yang mengendalikan kekuatan militer juga memegang kendali atas pengetahuan astronomi yang terspesialisasi, sehingga memperkuat struktur sosial mereka.

Kementerian Kebudayaan menegaskan bahwa temuan-temuan ini mengukuhkan Lembah Casma sebagai "salah satu pusat astronomi leluhur terpenting di dunia". Upaya konservasi terus dilakukan pada Tiga Belas Menara Chankillo yang sudah ada, yang diakui sebagai Warisan Dunia UNESCO pada Juli 2021. Observatorium Chankillo, yang dibangun lebih dari 2.300 tahun lalu, unik karena memiliki dua titik observasi yang memungkinkan penentuan tanggal dengan presisi satu hingga dua hari untuk mengatur acara musiman. Struktur baru yang lebih tua ini menunjukkan bahwa praktik astronomi di Lembah Casma memiliki sejarah evolusi yang panjang, yang mencapai puncaknya pada pembangunan Chankillo.

Sumber-sumber

  • latinamericanpost.com

  • Peruvian State

  • Archaeology Magazine

  • GreekReporter.com

  • Peruvian State

  • ANDINA

Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?

Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.

Struktur Kuno di Lembah Casma Ungkap Astro... | Gaya One