Abu Dhabi Memperluas Layanan Komersial Taksi Otonom Level 4 di Kawasan Pulau Yas
Diedit oleh: Tatyana Hurynovich
Pusat Transportasi Terintegrasi (ITC), yang merupakan entitas di bawah naungan Departemen Kotamadya dan Transportasi Abu Dhabi, secara resmi mengumumkan perluasan operasional komersial untuk layanan taksi otonom Level 4 di wilayah Pulau Yas. Momentum penting yang diresmikan pada tanggal 13 Maret 2026 ini menandai transisi besar dari fase uji coba yang telah berhasil diselesaikan menuju penyediaan layanan komersial berskala penuh. Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Emirat untuk meningkatkan skala mobilitas otonom, yang pelaksanaannya diawasi langsung oleh Dewan Sistem Cerdas dan Otonom guna memastikan bahwa kerangka regulasi telah siap sepenuhnya untuk mengadopsi teknologi transportasi paling mutakhir.
Salah satu poin krusial dalam ekspansi ini adalah masuknya operator kedua ke dalam pasar transportasi cerdas kawasan tersebut. Autogo, yang merupakan divisi dari perusahaan K2, kini telah bergabung dengan Apollo Go, anak perusahaan dari raksasa teknologi Baidu asal Tiongkok yang sebelumnya telah beroperasi. Kehadiran operator kedua ini bertujuan untuk mendorong persaingan yang sehat serta memperkuat ketahanan pasar kendaraan otonom di wilayah tersebut. Berdasarkan target yang ditetapkan, armada kendaraan ini diproyeksikan akan bertambah hingga mencapai ratusan unit pada akhir tahun 2026, yang akan menjadikannya sebagai layanan pemanggilan taksi tanpa pengemudi sepenuhnya yang terbesar di Abu Dhabi. Masyarakat kini dapat mengakses layanan inovatif ini melalui aplikasi seluler "AutoGo" yang tersedia untuk pengguna perangkat Android maupun Apple.
Dalam tahap awal komersialisasi ini, perusahaan K2 melalui Wakil Presiden Strateginya, Walid Albloushi, telah meluncurkan program pemberian perjalanan gratis bagi publik. Menurut penjelasan Albloushi, langkah strategis ini diambil untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat luas agar dapat menilai dan merasakan sendiri bagaimana mobilitas otonom dapat menjadi solusi praktis bagi kebutuhan transportasi harian, sekaligus membangun fondasi bagi ekspansi komersial yang lebih luas di masa depan. Sementara itu, Hamad Adel Al Afifi, Direktur Eksekutif Sektor Sistem Transportasi Cerdas di ITC, menyatakan bahwa keterlibatan Autogo semakin mempertegas posisi Emirat sebagai pemimpin global dalam bidang teknologi canggih. Hal ini juga membuktikan kematangan kerangka hukum dan operasional dalam mendukung penggunaan kendaraan tanpa pengemudi Level 4 dengan tetap memprioritaskan standar keselamatan yang sangat tinggi.
Perkembangan ini berjalan selaras dengan Strategi Transportasi Otonom Abu Dhabi 2040 (AT Vision 2040), yang menetapkan target ambisius agar 25% dari seluruh total perjalanan di Emirat dapat dilakukan menggunakan transportasi cerdas. Perluasan jangkauan geografis layanan ini direncanakan akan dilakukan pada tahap berikutnya sebagai bagian dari implementasi mobilitas otonom secara bertahap di seluruh wilayah Emirat, termasuk rencana ekspansi ke area strategis lainnya seperti Pulau Al Reem, Pulau Al Maryah, dan Pulau Al Saadiyat. Keberhasilan di Pulau Yas, yang merupakan pusat hiburan dan rekreasi utama, merupakan buah dari kolaborasi antara K2 AutoGo dan Baidu Apollo Go yang telah dimulai sejak Maret 2025 dengan visi menciptakan armada kendaraan tanpa pengemudi terbesar di kawasan tersebut. Sebelumnya, pada November 2025, para mitra ini telah memperoleh salah satu izin komersial pertama untuk pengoperasian kendaraan otonom penuh di Abu Dhabi, sebuah langkah nyata menuju pencapaian target pengurangan emisi gas buang CO2 sebesar 15% dan penurunan angka kecelakaan lalu lintas hingga 18% pada tahun 2040.
3 Tampilan
Sumber-sumber
Zawya.com
WAM
PR Newswire
Abu Dhabi Media Office
Gulf News
Construction Week Online
Baca lebih banyak berita tentang topik ini:
Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.



