Program GOVSATCOM di EU
Uni Eropa Aktifkan GOVSATCOM, Percepat Peluncuran Konstelasi IRIS² untuk Kedaulatan Komunikasi
Diedit oleh: gaya ❤️ one
Uni Eropa (UE) secara resmi mengaktifkan program GOVSATCOM, sebuah inisiatif strategis yang dirancang untuk mengamankan komunikasi pemerintah dan militer melalui sistem terenkripsi buatan Eropa, guna mengurangi ketergantungan pada kapabilitas asing. Inisiasi operasional ini terjadi pada minggu sebelum 27 Januari 2026, merealisasikan prioritas pertahanan yang ditetapkan dalam peta jalan UE menuju 2030.
Komisioner Pertahanan dan Antariksa, Andrius Kubilius, mengonfirmasi peluncuran tersebut, menegaskan bahwa sistem ini "Dibangun di Eropa, dioperasikan di Eropa, di bawah kendali Eropa." Bersamaan dengan itu, terjadi percepatan signifikan pada jadwal pengembangan konstelasi satelit masa depan, IRIS², yang kini menargetkan layanan pemerintah dimulai pada tahun 2029, satu tahun lebih cepat dari proyeksi awal 2030. Fase awal GOVSATCOM saat ini memanfaatkan delapan satelit yang merupakan kontribusi dari lima Negara Anggota, segera menyediakan layanan komunikasi satelit aman dan terenkripsi untuk keperluan pemerintahan dan militer.
Langkah ini selaras dengan penentuan bahwa sumber daya ruang angkasa merupakan salah satu dari sembilan domain kapabilitas pertahanan prioritas dalam rencana persiapan pertahanan 2030 UE. Komisi Eropa sedang meninjau permintaan dari Ukraina untuk mendapatkan akses ke sistem ini, yang menyoroti dimensi geopolitik inisiatif tersebut. Rencana ekspansi lebih lanjut untuk meningkatkan cakupan dan bandwidth GOVSATCOM dijadwalkan untuk tahun 2027, menandakan komitmen bertahap dalam membangun tulang punggung komunikasi berbasis ruang angkasa Eropa yang tangguh.
Konstelasi IRIS² (Infrastructure for Resilience, Interconnectivity and Security by Satellite) merupakan inisiatif unggulan ketiga UE, dirancang sebagai konstelasi multi-orbital yang direncanakan terdiri dari 290 satelit, menggabungkan manfaat orbit Bumi Rendah (LEO) dan orbit Bumi Menengah (MEO). Kontrak konsesi selama 12 tahun untuk pengembangan, penerapan, dan pengoperasian sistem ini telah ditandatangani dengan konsorsium industri SpaceRISE, yang melibatkan operator seperti Eutelsat, SES, dan Hispasat dari Spanyol.
Komisioner Kubilius menyatakan keyakinan bahwa IRIS² akan memberikan layanan yang unggul, membandingkan potensinya dengan keberhasilan sistem navigasi Galileo sebagai preseden untuk mengatasi kompetitor seperti Starlink. Percepatan jadwal layanan pemerintah IRIS² menjadi tahun 2029, meskipun layanan penuh berbasis infrastruktur milik UE masih diproyeksikan pada 2030, menggarisbawahi urgensi yang meningkat dalam konteks ancaman hibrida dan siber global. Inisiatif ini merupakan bagian dari dorongan strategis Eropa menuju kedaulatan digital, sejalan dengan proyek seperti GAIA-X dan skema sertifikasi EUCS, yang semuanya bertujuan memastikan kontrol atas infrastruktur digital penting tanpa ketergantungan pihak ketiga.
Pengumuman operasional GOVSATCOM disampaikan di European Space Conference, dengan acara lanjutan, GOVSATCOM 2026, dijadwalkan pada 26 Februari 2026 di European Convention Centre di Luksemburg. Keputusan ini muncul di tengah ketegangan geopolitik yang meningkat, di mana Eropa menyadari ketergantungannya pada sistem non-Eropa sebagai risiko strategis dan keamanan. Dengan IRIS², Eropa berupaya memastikan akses terjamin dan tidak terbatas ke layanan konektivitas satelit yang kini dianggap sebagai aset strategis, memanifestasikan upaya UE untuk membangun kemandirian di tengah ketidakpastian kemitraan transatlantik.
Sumber-sumber
euronews
EU Space. IRIS² | Secure Connectivity
IRIS² - Wikipedia
IRIS2: everything you need to know about this new European constellation - Polytechnique Insights
GOVSATCOM 2026 - EuroBrussels
Resposta da União Europeia ao sistema Starlink deve estar operacional em 2029
