Amazon Mengakuisisi Globalstar Senilai $11,6 Miliar untuk Memperkuat Jaringan Satelit Leo dan Kemitraan Apple
Diedit oleh: Tatyana Hurynovich
Amazon.com, Inc. secara resmi telah mengumumkan kesepakatan strategis untuk mengakuisisi Globalstar, Inc. dalam sebuah transaksi besar yang diperkirakan bernilai sekitar 11,6 miliar dolar AS. Langkah korporasi ini dirancang secara khusus untuk memperkuat jaringan satelit orbit bumi rendah (LEO) milik Amazon, yang dikenal dengan nama Amazon Leo, melalui integrasi aset-aset kunci dan infrastruktur milik Globalstar yang sudah ada.
Pengumuman yang dirilis pada 14 April 2026 tersebut merinci bahwa pemegang saham Globalstar memiliki fleksibilitas untuk memilih skema pembayaran: baik berupa uang tunai sebesar 90,00 dolar AS per saham, maupun melalui pertukaran saham dengan rasio 0,3210 saham Amazon, yang nilainya dibatasi maksimal pada 90 dolar AS per saham. Penyelesaian transaksi ini ditargetkan terjadi pada tahun 2027, dengan syarat utama berupa persetujuan dari pihak regulator serta pencapaian target operasional tertentu oleh Globalstar, termasuk penyelesaian fase penggantian satelit HIBLEO-4. Saat ini, sekitar 58% pemegang saham dengan hak suara kolektif telah menyatakan persetujuan mereka melalui kesepakatan tertulis.
Melalui akuisisi ini, Amazon akan memperoleh akses langsung ke konstelasi satelit yang sudah beroperasi di orbit, spektrum berlisensi yang mencakup pita frekuensi L dan S, serta seluruh infrastruktur darat milik Globalstar. Integrasi ini akan memungkinkan Amazon Leo untuk mengimplementasikan layanan konektivitas langsung ke perangkat (direct-to-device atau D2D). Fitur ini merupakan komponen krusial dalam peta persaingan pasar internet satelit dunia dan diharapkan dapat mempercepat pembangunan jaringan LEO Amazon yang saat ini masih berusaha mengejar ketertinggalan dari Starlink milik SpaceX.
Secara bersamaan, Amazon dan Apple telah meresmikan perjanjian kolaborasi di mana infrastruktur Amazon Leo akan menopang berbagai fungsi satelit pada model iPhone dan Apple Watch yang kompatibel, termasuk layanan darurat SOS via satelit. Kerja sama ini memastikan kesinambungan layanan bagi seluruh perangkat Apple di masa depan yang sebelumnya sangat bergantung pada infrastruktur Globalstar. Sebelumnya, pada tahun 2024, Apple telah menanamkan investasi sekitar 1,5 miliar dolar AS ke Globalstar untuk menguasai 20% saham perusahaan, yang ditujukan untuk mendukung pembiayaan satelit tambahan serta operasional fitur darurat tersebut.
Reaksi pasar terhadap pengumuman akuisisi ini cukup signifikan, di mana harga saham Globalstar melonjak lebih dari 9% dalam sesi perdagangan pra-pasar, mencerminkan optimisme investor terhadap nilai strategis lisensi spektrum perusahaan yang langka. Di sisi lain, saham Amazon mencatat pertumbuhan moderat sekitar 1% pada pra-pasar New York. CEO Globalstar, Dr. Paul E. Jacobs, sebelumnya sempat menekankan bahwa tahun fiskal 2025 merupakan periode transformatif bagi perusahaan setelah berhasil mencetak rekor pendapatan sebesar 273 juta dolar AS, atau tumbuh 9% dibandingkan pencapaian pada tahun 2024.
Posisi strategis ini menempatkan Amazon dalam persaingan yang lebih sengit dengan Starlink milik SpaceX yang pada awal 2026 telah memiliki lebih dari 9.900 satelit di orbit dengan jumlah pengguna aktif mencapai lebih dari 10 juta orang. Amazon sendiri menargetkan penyebaran sekitar 3.200 satelit LEO hingga tahun 2029. Namun, Amazon menghadapi tantangan dari sisi regulasi yang mewajibkan perusahaan untuk meluncurkan setidaknya setengah dari jumlah target satelit tersebut pada Juli 2026 mendatang guna mempertahankan izin operasional mereka.
Kesuksesan integrasi aset Globalstar ke dalam ekosistem Amazon diharapkan dapat memberikan solusi komunikasi global yang lebih luas dan efisien bagi masyarakat di berbagai belahan dunia. Dengan menggabungkan kekuatan spektrum berlisensi dan teknologi satelit terbaru, Amazon kini berada pada jalur yang tepat untuk mendefinisikan kembali masa depan konektivitas digital nirkabel berbasis ruang angkasa.
3 Tampilan
Sumber-sumber
Mediafax.ro
Amazon to acquire Globalstar and expand Amazon Leo satellite network
Amazon to Acquire Globalstar in $11.6 Billion Deal to Expand Satellite Network
Apple and Amazon Ink Satellite Deal Amid Globalstar Takeover - MacRumors
Amazon's Leo satellite internet targets mid-2026, but it's already behind | PCWorld
Amazon to finally launch Leo satellite internet in “mid-2026”, says CEO - The Guardian
Baca lebih banyak artikel tentang topik ini:
Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.



