Geely Bersiap Melompat: Caocao Bakal Luncurkan Ribuan Robotaxi Otonom Penuh pada 2027

Diedit oleh: Tetiana Pin

Pada 24 апреля 2026 года di Пекинском международном автосалоне (Auto China) di Пекине (Китай), prototipe robotaxi Geely diperkenalkan.

Caocao Mobility, yang merupakan anak perusahaan dari raksasa otomotif Geely, secara resmi telah mengumumkan rencana ambisius mereka untuk mengoperasikan beberapa ribu robotaxi yang dirancang khusus sepenuhnya pada tahun 2027. Kendaraan revolusioner ini akan dibangun dari awal khusus untuk fungsi otonom tanpa memerlukan organ kendali konvensional seperti roda kemudi atau pedal, dengan desain interior yang dioptimalkan serta rangkaian sensor canggih yang disesuaikan dengan karakteristik unik kota-kota metropolitan di Tiongkok. Bagi para pengamat industri yang telah mengikuti evolusi sektor otomotif selama dua dekade terakhir, pernyataan ini tidak hanya terlihat sebagai ambisi belaka, melainkan merupakan hasil logis dari persiapan panjang yang sangat sistematis.

Perjalanan Geely menuju pencapaian ini sebenarnya sudah dimulai sejak pertengahan tahun 2010-an ketika perusahaan mendirikan Caocao sebagai layanan pemesanan kendaraan (ride-hailing) berbasis mobil listrik. Pada tahun 2020, total armada perusahaan tersebut telah melampaui angka 50.000 unit, yang sebagian besar menggunakan basis kendaraan dari Geely dan Lynk & Co. Kini, fokus perusahaan telah beralih sepenuhnya ke pengembangan otonom tingkat L4, di mana intervensi manusia sama sekali tidak diperlukan lagi dalam operasionalnya. Platform yang digunakan untuk robotaxi baru ini dibangun di atas arsitektur SEA (Sustainable Experience Architecture), yang sebelumnya telah membuktikan fleksibilitasnya pada model-model ternama seperti Zeekr dan Smart. Khusus untuk kendaraan tanpa pengemudi ini, para insinyur telah menghapus setir, menata ulang ruang kabin secara total, serta mengintegrasikan teknologi lidar generasi terbaru yang dipadukan dengan peta presisi tinggi.

Mengapa momentum ini dipilih untuk terjadi sekarang? Jawabannya adalah karena Tiongkok telah menyelesaikan tahap persiapan regulasi yang sangat masif. Sepanjang tahun 2024 hingga 2025, beberapa kota besar termasuk Beijing, Shanghai, dan Guangzhou telah memperluas zona operasional yang diizinkan untuk taksi otonom secara signifikan. Bagi Geely, jendela peluang ini muncul bersamaan dengan keberhasilan internal mereka, di mana perusahaan telah mengakumulasi jutaan kilometer jarak tempuh uji coba melalui kemitraan strategis dengan Baidu Apollo serta pusat penelitian mandiri mereka di Ningbo dan Gothenburg. Faktor tersembunyi namun sangat krusial lainnya adalah kebijakan pemerintah pusat yang memandang robotaxi sebagai instrumen penting untuk mengurangi beban transportasi dan menekan angka kecelakaan di kota-kota dengan populasi lebih dari 10 juta orang.

Kepentingan berbagai pihak dalam proyek ini terlihat saling melengkapi dengan sangat akurat. Geely mendapatkan kesempatan besar untuk memonetisasi kompetensi yang telah mereka kumpulkan dalam bidang kendaraan listrik dan kemudi otonom, sekaligus mengurangi ketergantungan pendapatan dari penjualan mobil tradisional semata. Bagi Caocao, ini adalah peluang emas untuk keluar dari persaingan harga yang sangat ketat dengan kompetitor seperti Didi dan beralih ke model bisnis dengan margin keuntungan yang jauh lebih tinggi. Pada saat yang sama, tidak dapat dipungkiri bahwa proyek-proyek semacam ini didukung secara tidak langsung oleh otoritas pusat yang ingin menjaga kepemimpinan teknologi negara dalam bidang mobilitas baru. Terkadang, seluruh proses ini mengingatkan kita pada kebijakan strategis kuno: ketika arus sungai berubah arah, orang yang bijak akan membangun kapal baru daripada terus memperbaiki kapal yang sudah tua.

Konsekuensi nyata dari inovasi ini akan mulai terasa secara signifikan pada akhir dekade ini. Kehadiran ribuan robotaxi memiliki potensi untuk mengubah struktur biaya perjalanan di kota-kota besar secara radikal, menjadikannya jauh lebih terjangkau dibandingkan dengan biaya kepemilikan mobil pribadi. Bagi masyarakat umum, hal ini menjanjikan lebih banyak waktu luang, penurunan jumlah kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh faktor kesalahan manusia, serta lahirnya budaya baru dalam mobilitas perkotaan. Namun, transisi ini juga akan menyentuh nasib para pengemudi taksi tradisional, di mana isu mengenai pelatihan ulang dan adaptasi sosial mereka sudah mulai menjadi topik diskusi serius di tingkat pemerintahan regional.

Dalam skala global, proyek ambisius dari Caocao ini akan menjadi bukti tambahan bahwa pusat pengembangan teknologi otonom dunia kini semakin mantap bergeser ke arah Asia. Di saat wilayah Eropa dan Amerika Serikat masih sibuk menyelesaikan berbagai tantangan regulasi dan masalah etika, perusahaan-perusahaan Tiongkok terus mengakumulasi pengalaman nyata dalam eksploitasi komersial. Bagi industri otomotif dunia, ini adalah sinyal peringatan yang jelas: pilihannya adalah segera menguasai platform otonom kustom atau menghadapi risiko tertinggal jauh di belakang. Geely, yang dahulu mengakuisisi Volvo dan Lotus, kini justru memberikan pelajaran kepada industri tentang cara membangun transportasi masa depan yang tidak hanya mampu bergerak sendiri, tetapi juga mengubah kehidupan sehari-hari jutaan orang.

Pandangan jangka panjang terhadap perkembangan ini tetap berada pada level optimisme yang terukur. Pada tahun 2030, Caocao berencana untuk meningkatkan skala armadanya hingga mencapai 100.000 unit, sebuah langkah besar yang tentu saja memerlukan pembangunan infrastruktur pengisian daya dan sistem pemeliharaan yang baru. Jika risiko teknis dan hambatan regulasi dapat diatasi dengan baik, kita akan segera melihat bagaimana robotaxi bertransformasi dari sebuah eksperimen teknologi menjadi transportasi perkotaan yang umum. Ini bukan lagi sekadar fantasi ilmiah, melainkan langkah logis berikutnya dari industri yang sangat dipahami oleh para ahli: bahwa mobil masa depan bukan lagi sekadar alat transportasi, melainkan layanan seluler yang menyatu dengan struktur kehidupan megapolitan.

10 Tampilan

Sumber-sumber

  • Geely's Caocao to deploy thousands of fully customised robotaxis in 2027

Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.