Epstein Wariskan 100 Juta Dolar dan Pulau Pribadi untuk Teman Dekat Asal Belarusia

Penulis: Tatyana Hurynovich

Jeffrey Epstein, hanya dua hari sebelum kematiannya yang kontroversial, secara resmi mewariskan kekayaan luar biasa kepada sosok terdekatnya asal Belarusia, Karina Shulyak. Warisan fantastis tersebut mencakup dana tunai sebesar 100 juta dolar AS, kepemilikan penuh atas pulau Little St. James dan Great St. James yang terletak di Kepulauan Virgin AS, serta sebuah cincin berlian mewah dengan batu permata seberat kurang lebih 32,73 karat.

Karina Shulyak sendiri merupakan seorang dokter gigi profesional kelahiran Minsk, Belarusia, yang telah menjalin hubungan sangat dekat dengan sang miliarder skandal tersebut selama lebih dari sembilan tahun. Hubungan mereka yang dimulai sejak tahun 2010 akhirnya menempatkan Shulyak sebagai figur kunci dalam dokumen wasiat terakhir yang disusun Epstein pada tahun 2019, sesaat sebelum ia ditemukan meninggal dunia.

Perjalanan hidup Shulyak di Amerika Serikat dimulai pada tahun 2009 saat ia baru menginjak usia 20 tahun. Setahun kemudian, ia berkenalan dengan Epstein melalui platform daring, di mana sang pemangsa menggunakan nama samaran "Beruang Rusia Vasily Malikov". Ketika Epstein keluar dari penjara akibat kasus prostitusi anak di bawah umur dan banyak rekan bisnisnya menjauh, Shulyak menjadi salah satu dari sedikit orang yang tetap memberikan dukungan setia kepadanya.

Sebagai bentuk balas budi, Epstein membiayai seluruh pendidikan Shulyak di sekolah kedokteran gigi Columbia University yang bergengsi, membantu pengurusan lisensi praktiknya di AS, hingga menanggung biaya pengobatan mahal untuk ibunya. Selain itu, Epstein juga mengirimkan sejumlah dana besar untuk membantu pembangunan rumah orang tua Shulyak, dengan rincian transfer berkisar antara 10.000 hingga 20.000 dolar AS selama periode tahun 2013 hingga 2016.

Dinamika hubungan mereka dikenal sangat intens dan penuh gejolak, di mana Shulyak sering kali mengontrol kehidupan sehari-hari Epstein hingga ia mendapatkan julukan sebagai "sang inspektur". Shulyak menuntut agar Epstein menghentikan komunikasi dengan wanita lain, dan dalam beberapa korespondensi terungkap adanya konflik fisik, termasuk insiden tahun 2017 ketika Shulyak memukul wajah Epstein. Meski demikian, Epstein tetap berencana untuk menikahinya dan telah menyiapkan cincin berlian 33 karat sebagai tanda ikatan mereka.

Untuk mempertahankan status tinggalnya di Amerika Serikat, Shulyak sempat melakukan pernikahan formal dengan Jennifer Kalin, salah satu rekan dekat Epstein, pada tahun 2013. Pernikahan yang diduga kuat hanya formalitas demi urusan visa ini akhirnya berakhir pada tahun 2019. Selama bertahun-tahun, Shulyak tinggal bersama Epstein di berbagai properti mewah di New York, New Mexico, dan pulau pribadi, bahkan ia menjadi satu-satunya orang di luar tim pengacara yang menjenguk Epstein di penjara pada tahun 2019 dan menerima telepon terakhir darinya beberapa jam sebelum kematiannya.

Dalam dokumen bertajuk "1953 Trust" yang ditandatangani dua hari sebelum bunuh dirinya pada 10 Agustus 2019, Epstein mencantumkan aset senilai lebih dari 577 juta dolar AS dengan Shulyak sebagai penerima manfaat utama. Shulyak dijadwalkan menerima 100 juta dolar AS (terdiri dari 50 juta dolar tunai langsung dan 50 juta dolar dalam bentuk anuitas), pulau-pulau di Karibia, peternakan di New Mexico, rumah di Paris, New York, dan Palm Beach, serta koleksi 43 hingga 48 butir berlian. Jumlah ini merupakan peningkatan drastis dari rencana awal bulan Januari yang hanya mengalokasikan 225 juta dolar untuk dibagikan kepada 32 orang.

Namun, hingga saat ini Shulyak belum berhasil menguasai aset-aset tersebut karena sebagian besar harta kekayaan Epstein telah dijual oleh pihak berwenang untuk membayar kompensasi kepada para korban kejahatan seksualnya. Saat ini, Shulyak yang telah berusia 36 tahun menetap di New York dan bekerja sebagai dokter gigi sambil terus berjuang di pengadilan untuk mendapatkan sisa-sisa warisan tersebut. Pengungkapan dokumen terbaru dari Departemen Kehakiman AS untuk tahun 2025–2026 kembali membangkitkan minat publik terhadap peran misterius wanita Belarusia ini dalam kehidupan sang miliarder.

26 Tampilan
Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.