Slow Food Lunigiana Luniapua Memperluas Fokus pada Budaya Bar dan Seni Mixology

Diedit oleh: Olga Samsonova

Inisiatif terbaru dari Slow Food Lunigiana Luniapua menandai perluasan fokus organisasi dari pelestarian pangan tradisional menuju apresiasi mendalam terhadap budaya bar dan seni meracik koktail. Proyek ini bertujuan untuk mengangkat status bar menjadi ruang budaya yang substansial, melampaui citra tempat hiburan sesaat. Gerakan ini secara eksplisit mempromosikan konsep "drinking well" atau minum dengan bijak, sebuah filosofi yang selaras dengan prinsip inti Slow Food mengenai kualitas di atas kuantitas.

Dalam konteks Italia, budaya minum, yang mencakup anggur dan minuman keras seperti limoncello dan grappa, secara historis erat kaitannya dengan kenikmatan hidup dan berbagi meja, mencerminkan keterikatan kuat antara budaya, tanah, dan tradisi. Fokus utama dari seri yang diprakarsai oleh Slow Food LuniApua ini adalah penekanan pada integritas bahan baku, penguasaan teknik pencampuran, dan kualitas material mentah yang digunakan dalam mixology. Hal ini merefleksikan komitmen yang lebih luas dari Slow Food, yang didirikan pada tahun 1986 oleh Carlo Petrini sebagai respons terhadap ancaman gaya hidup cepat dan hilangnya tradisi kuliner lokal di Roma, Italia.

Filosofi inti gerakan, "Buono, Pulito e Giusto" (Baik, Bersih, dan Adil), kini diterapkan pada dunia minuman, mendorong penggunaan bahan-bahan yang mendukung keberlanjutan dan keadilan sosial dalam rantai pasok minuman. Wilayah Lunigiana, sebuah daerah perbatasan bersejarah, memiliki kekayaan gastronomi yang merupakan hasil percampuran berbagai wilayah dan periode waktu. Slow Food LuniApua telah berupaya membangun dimensi Slow Food di wilayah tersebut, termasuk melalui inisiatif seperti Earth Markets yang diresmikan di Pontremoli pada 7 September 2025, berkolaborasi dengan entitas lokal seperti Pemerintah Kota dan Pro Loco Mani e Menti.

Promosi koktail yang menekankan bahan lokal menjadi jembatan logis, menghubungkan warisan kuliner yang dilindungi oleh Presidia Slow Food—seperti Testarolo artesanal dari Pontremoli, Marocca dari Casola in Lunigiana, dan Domba Zeri—dengan seni minuman modern. Seni mixology, yang diakui sebagai seni tersendiri di Eropa, menuntut pemahaman mendalam tentang keseimbangan rasa, mirip dengan bagaimana sommelier Italia menghargai pasangan antara makanan dan anggur. Dengan mempromosikan interpretasi koktail klasik dan regional yang menggunakan produk-produk lokal, inisiatif ini secara implisit mendukung prinsip "Giusto" (Adil) dari Slow Food, yaitu memastikan produsen bahan baku mendapatkan kompensasi yang setara.

Langkah ini menunjukkan evolusi gerakan Slow Food, yang kini tidak hanya berfokus pada pelestarian produk pertanian melalui proyek Presidia yang dimulai sejak 1999, tetapi juga memperluas cakupan advokasinya ke sektor jasa dan budaya yang terkait erat dengan teritori dan tradisi lokal. Dengan mengangkat bar dan mixology, Slow Food Lunigiana Luniapua berupaya memastikan bahwa apresiasi terhadap bahan baku berkualitas tinggi dan teknik tradisional tetap relevan dalam lanskap sosial kontemporer, selaras dengan tujuan utama gerakan untuk menjaga keanekaragaman hayati dan budaya gastronomi.

6 Tampilan

Sumber-sumber

  • La Nazione

  • La Nazione

  • La Nazione

  • La Nazione

  • Lunigiana Earth Markets - Mercati della Terra - Slow Food Foundation

  • Mercati della Terra della Lunigiana - Fondazione Slow Food

Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.