Diversifikasi Bubuk Protein Meluas dari Kebugaran ke Dukungan Nutrisi Umum
Diedit oleh: Olga Samsonova
Bubuk protein kini mengalami pergeseran paradigma, bergerak melampaui citranya yang terikat erat dengan komunitas kebugaran untuk diakui sebagai komponen nutrisi esensial bagi beragam demografi populasi. Permintaan global terhadap suplemen protein tetap tinggi, didorong oleh tren yang berfokus pada peningkatan rasa kenyang, strategi manajemen berat badan yang efektif, dan upaya mempertahankan massa otot tanpa lemak. Tren ini semakin diperkuat oleh adopsi obat-obatan penurunan berat badan baru yang secara tidak langsung meningkatkan fokus pada asupan makronutrien yang seimbang.
Proyeksi pasar menunjukkan ekspansi signifikan di sektor kesehatan dan suplemen makanan. Pasar bubuk protein global diproyeksikan mencapai nilai antara 21,3 miliar dolar pada tahun 2023 hingga 24,6 miliar dolar pada tahun 2024, dengan perkiraan pertumbuhan yang bervariasi hingga mencapai 39,23 miliar dolar pada tahun 2032 atau 46,2 miliar dolar pada tahun 2034. Salah satu indikator pertumbuhan ini adalah proyeksi bahwa pasar bubuk protein global akan tumbuh pada tingkat 8,6% hingga tahun 2030.
Kelompok lansia mendapatkan manfaat substansial dari inovasi ini, karena bubuk protein menawarkan cara praktis untuk memperkaya asupan nutrisi pada makanan sehari-hari, seperti pure atau minuman. Hal ini sangat krusial untuk mengatasi masalah umum penurunan nafsu makan terkait usia, yang dikenal sebagai anoreksia fisiologis penuaan, yang dapat mempercepat sarkopenia—kehilangan massa dan kekuatan otot seiring bertambahnya usia. Asupan protein yang memadai membantu memperbaiki serat otot dan memperlambat laju kehilangan massa otot tersebut. Selain itu, protein penting untuk menjaga kepadatan mineral tulang, yang dapat mengurangi risiko patah tulang pada populasi rentan osteoporosis.
Inovasi formulasi produk kini menyajikan spektrum pilihan yang jauh lebih luas, melayani kebutuhan diet spesifik dan masalah intoleransi. Pilihan tersebut mencakup protein nabati yang bersumber dari kacang polong dan beras, yang menjadi alternatif bagi mereka yang sensitif terhadap protein hewani atau laktosa, serta isolat whey yang terkenal karena kecepatan penyerapannya. Protein whey, produk sampingan dari proses pembuatan keju, populer karena kandungan BCAA-nya yang tinggi, khususnya Leusin, yang penting untuk sintesis protein otot. Upaya untuk menormalkan penggunaan suplemen protein di luar konteks atletik menjadi langkah penting untuk menghilangkan stigma sosial yang menghalangi banyak individu non-atlet untuk memanfaatkan manfaat nutrisi yang ditawarkan.
Konsumsi protein yang cukup, bahkan direkomendasikan hingga 30 gram saat makan, telah terbukti membantu mengontrol nafsu makan dan meningkatkan rasa kenyang lebih lama, yang mendukung manajemen berat badan yang sehat. Sebuah studi tahun 2017 menunjukkan bahwa suplemen protein whey dapat mengurangi berat badan dan massa lemak total pada individu yang mengalami obesitas. Pengembangan produk juga mencakup integrasi bahan-bahan alami; sebagai ilustrasi, kolaborasi antara merek lokal Yourganic dengan figur publik Ade Rai menghasilkan minuman protein nabati bernama No-Whey To Go, yang mengandung protein nabati organik, almond mylk, spirulina, dan sari buah lemon, yang ditujukan untuk meningkatkan kinerja fisik dan pemulihan.
Fokus keberlanjutan juga mulai muncul dalam industri ini. Pemulihan protein dari aliran limbah proses menjadi sorotan; hingga 30% bahan kering dalam whey terdiri dari protein larut yang dapat diekstraksi untuk suplemen bernilai tinggi, sekaligus memulihkan hingga 70% air proses yang digunakan dalam produksi protein nabati.
7 Tampilan
Sumber-sumber
ElNacional.cat
Experta en nutrición nos avisa: "La proteína en polvo no es solamente para deportistas"
TOP 7 Proteínas en Polvo del 2026 (basado en ciencia) - Fit Generation
Los 7 mejores suplementos para ganar masa muscular a los 50 años [Comparativa 2026]
Tendencias en alimentación para 2026: las 4 tendencias que definirán nuestra mesa este año - Jamones Andreu
Beneficios de la proteína de suero para personas mayores - Sooro - By The Whey
Baca lebih banyak berita tentang topik ini:
Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.
