Moon dust preserves record of life’s building blocks: astronomynow.com/2026/04/14/moo…
Sebuah ilustrasi skematis tentang pembentukan dan evolusi materi organik di tanah bulan.
Bagikan
Diedit oleh: undefined undefined
Moon dust preserves record of life’s building blocks: astronomynow.com/2026/04/14/moo…
Sebuah ilustrasi skematis tentang pembentukan dan evolusi materi organik di tanah bulan.
Tim peneliti internasional yang dipimpin oleh para ahli dari Institut Geologi dan Geofisika Akademi Ilmu Pengetahuan Cina (IGGCAS) merilis hasil analisis regolit bulan yang dibawa oleh misi Chang'e-5 dan Chang'e-6. Temuan ini diterbitkan dalam jurnal "Science Advances" pada tanggal 8 atau 9 April 2026. Penelitian ini merupakan yang pertama kalinya mengidentifikasi berbagai senyawa organik mengandung nitrogen dalam debu bulan secara sistematis serta memaparkan jalur evolusinya di lingkungan tata surya.
A joint study by Chinese and international scientists has for the first time identified nitrogen-bearing organic matter in lunar soil samples returned by the Chang’e-5 and Chang’e-6 missions and revealed the organics’ evolutionary processes in the solar system, the Institute of
Berbagai jenis materi organik yang ditemukan pada sampel bulan Chang'e-6 (A-B) dan Chang'e-5 (C-D).
Berkat lingkungannya yang tidak aktif secara geologis, Bulan menyimpan arsip kimiawi yang di Bumi telah terhapus oleh proses-proses aktif. Studi ini menegaskan bahwa Bulan merekam sejarah pengiriman materi organik oleh asteroid dan komet ke bagian dalam tata surya. Senyawa organik tersebut sebagian besar ditemukan dalam bentuk butiran berukuran submikron hingga mikron, serta dalam bentuk lapisan yang menempel dan struktur terenkapsulasi yang terdiri dari karbon, nitrogen, dan oksigen. Pada beberapa sampel, ditemukan gugus fungsi amida yang mengindikasikan adanya reorganisasi kimiawi yang kompleks.
Aspek utama dari penelitian ini adalah pemprofilan isotop yang dilakukan menggunakan metode NanoSIMS. Ditemukan bahwa rasio isotop hidrogen, karbon, dan nitrogen dalam bahan organik bulan rata-rata lebih "ringan" dibandingkan dengan indikator khas pada kondrit berkarbon dan sampel asteroid lainnya. Perbedaan ini selaras dengan skenario di mana materi awal mengalami penguapan dan kondensasi lanjutan akibat peristiwa tumbukan bersuhu tinggi.
Para ilmuwan untuk pertama kalinya mendeteksi tanda-tanda jelas adanya implantasi angin surya di dalam materi organik tersebut. Hal ini berfungsi sebagai "sidik jari" yang kuat untuk menepis kemungkinan kontaminasi dari Bumi sekaligus mengonfirmasi keberadaan material tersebut dalam waktu lama di permukaan bulan yang terpapar radiasi. Pada masa awal tata surya, asteroid dan komet membawa unsur-unsur penting bagi kehidupan seperti karbon, nitrogen, oksigen, fosfor, dan belerang ke planet-planet kebumian, yang mungkin berperan sebagai prekursor kimia.
Misi Chang'e-6, yang diluncurkan pada 3 Mei 2024, membawa pulang 1.935,3 gram sampel dari sisi jauh Bulan, yang memperluas basis penelitian komprehensif jika dibandingkan dengan pendahulunya, Chang'e-5. Data dari penelitian ini meletakkan dasar analitis bagi misi pengambilan sampel antarplanet di masa depan, termasuk misi Tianwen-2 yang direncanakan, dengan memberikan wawasan tentang transformasi material benda langit kecil di tata surya awal.
afpbb.com
CGTN
Global Times
Lifeboat News: The Blog
Excite News
A new cosmic visitor is lighting up the sky☄️ Comet R3 (PanSTARRS) is showing off a long, wispy tail created as sunlight heats its icy core and the solar wind sweeps charged gas into space. Its feathered look changes constantly as space weather shifts. Visible before dawn in
How fast is our universe expanding? About ~73.5 km/s per megaparsec, aligned with past measurements but with greater precision. Using data from @NASAWebb and @NASAHubble, astronomers worldwide are bringing us closer to a precise measurement: go.nasa.gov/4t3N6lS
White dwarfs inherit hidden magnetic fields from red giants - universemagazine.com/en/white-dwarf…