
Populasi Bangau Mahkota Inggris Raya Mencapai Puncak Tertinggi dalam Empat Abad
Diedit oleh: Olga Samsonova

Pemulihan spesies Bangau Mahkota (Common Crane) di lahan basah Inggris Raya menandai pencapaian konservasi signifikan, mengakhiri absennya burung ikonik ini dari lanskap Britania Raya selama empat abad. Kepunahan historis burung yang tingginya dapat mencapai empat kaki ini disebabkan oleh kombinasi perburuan berlebihan dan degradasi habitat lahan basah yang masif berabad-abad lalu; catatan menunjukkan Raja Henry II pernah menyajikan 115 ekor bangau pada pesta Natal tahun 1251.
Kehadiran kembali burung ini dimulai dari kolonisasi alami oleh sekelompok kecil burung dari Eropa kontinental di Norfolk Broads pada tahun 1979. Hasil dari upaya konservasi yang berkelanjutan hingga tahun 2026 kini menunjukkan perkembangan substansial. Inisiatif terstruktur seperti The Great Crane Project, kolaborasi antara Royal Society for the Protection of Birds (RSPB), Wildfowl & Wetlands Trust (WWT), dan Pensthorpe Conservation Trust, menjadi tulang punggung keberhasilan ini, didukung pendanaan dari Viridor Credits Environmental Company.
Proyek yang secara resmi bergabung pada tahun 2010 ini mencakup skema reintroduksi yang melibatkan pemeliharaan dan pelepasan anak burung yang dibesarkan dengan tangan di lokasi seperti Somerset Levels and Moors. Teknik pemeliharaan canggih, termasuk penggunaan boneka untuk menghindari imprinting pada manusia, dikembangkan di fasilitas WWT Slimbridge di Gloucestershire, tempat hampir 100 anak burung dibesarkan selama lima tahun. Data tahun 2025 mencatat rekor 87 pasang pembiakan yang berhasil membesarkan 37 anak, mendorong total populasi Inggris Raya diperkirakan mencapai sekitar 250 burung dewasa dan remaja.
Manajemen habitat terbukti krusial, dengan setidaknya 80% dari pasangan pembiakan kini berada di situs-situs yang dilindungi. RSPB Lakenheath Fen di Suffolk secara aktif mengelola area alang-alang dan perairan terbuka untuk zona pendaratan yang aman. Selain itu, Lincolnshire Wildlife Trust melaporkan pertumbuhan signifikan di Willow Tree Fen, di mana populasi meningkat dari satu menjadi empat pasang pembiakan. Penyebaran geografis meluas, mencakup kolonisasi di Skotlandia pada tahun 2012 dan Wales pada tahun 2016, sementara rencana pengembalian bangau ke Eastbrookend Country Park, Dagenham, London Timur, dijadwalkan pada tahun 2026, meskipun bangau liar sudah terlihat bersarang di sana sejak 2020.
Meskipun terjadi lonjakan populasi yang mengesankan, tantangan jangka panjang terkait perubahan lingkungan tetap ada. Martin McGill dari WWT Slimbridge menyuarakan keprihatinan bahwa perubahan iklim menimbulkan ancaman yang meningkat terhadap habitat lahan basah yang penting bagi kelangsungan hidup bangau. Lahan basah, yang secara global mencakup sekitar 1,200 juta hektare, sangat penting untuk penyerapan karbon dan ketahanan iklim, namun rentan terhadap kondisi cuaca ekstrem. Upaya konservasi harus berlanjut untuk mengamankan dan menghubungkan bentangan lahan basah yang lebih luas, memastikan keberlanjutan pemulihan spesies ini di tengah kondisi lingkungan yang berubah, sebagaimana dikemukakan oleh Damon Bridge, Ketua UK Crane Working Group.
3 Tampilan
Sumber-sumber
Telegraph and Argus
The Irish News
Eastern Daily Press
The Herald
Eastern Daily Press
Newham Recorder
PA Media
Wandsworth Times
PA Media (via various news outlets)
Eastern Daily Press
The Herald
RSPB (via Countryside Jobs Service)
Wikipedia
East Anglian Daily Times
The Independent
The Wiltshire Gazette and Herald
Countryside Jobs Service
RSPB
Baca lebih banyak artikel tentang topik ini:
Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.



