Konsolidasi Bitcoin di Level $88.000 di Tengah Likuidasi Posisi Jual dan Penurunan Volume USDT
Diedit oleh: Yuliya Shumai
Pada tanggal 21 Desember 2025, pasar Bitcoin (BTC) menunjukkan fase konsolidasi harga di kisaran 88.000 Dolar Amerika Serikat. Pergerakan ini terjadi setelah periode volatilitas tinggi sepanjang minggu sebelumnya. Selama sepekan itu, harga BTC sempat bergerak liar, menembus batas antara 85.000 hingga 90.000 dolar. Bahkan, sempat terjadi pelemahan di bawah level 85.000 dolar, yang menurut beberapa laporan, dipicu oleh kekhawatiran pasar mengenai kemungkinan Bank Jepang menaikkan suku bunga acuannya. Saat berita ini ditulis, mata uang kripto utama ini diperdagangkan pada harga 88.321 dolar, mencatatkan kenaikan harian sebesar 0,72 persen. Meskipun demikian, BTC masih belum mampu menembus di atas level teknis krusial, yaitu rata-rata pergerakan eksponensial 100 hari (100-EMA) yang berada di sekitar 89.050 dolar.
Kenaikan harga yang sempat terjadi di pasar ini sebagian didorong oleh dua peristiwa likuidasi posisi jual (short positions) yang masif. Masing-masing peristiwa likuidasi tersebut nilainya melampaui 300 juta dolar, sehingga total penutupan paksa mencapai 600 juta dolar. Likuidasi besar-besaran ini turut mendorong harga Bitcoin melampaui ambang batas 87.700 dolar. Sebagai catatan, analis bernama Amr Taha pada tanggal 20 Desember sempat menyoroti bahwa lonjakan harga jangka pendek yang dipicu oleh pembelian paksa dari para pedagang yang bertaruh pada penurunan harga (short-sellers) seringkali hanya bersifat sementara. Menurutnya, momentum ini tidak akan bertahan lama jika tidak didukung oleh permintaan spot yang solid dan peningkatan volume perdagangan secara keseluruhan.
Terlepas dari efek 'short squeeze' yang memberikan dorongan sesaat, indikator fundamental terkait likuiditas justru menimbulkan tanda tanya mengenai keberlanjutan harga Bitcoin pada level saat ini. Data analitik dari CryptoQuant menyoroti adanya penyusutan drastis dalam volume transaksi stablecoin USDT pada dua jaringan blockchain utama. Sebagai perbandingan, pada tanggal 10 November 2025, volume transfer USDT di jaringan TRON tercatat sebesar 13 miliar dolar, sementara di jaringan Ethereum mencapai 35 miliar dolar. Namun, data terbaru menunjukkan angka tersebut telah merosot tajam menjadi hanya 1,7 miliar dolar di TRON—penurunan signifikan sebesar 86,9 persen—dan 3,7 miliar dolar di Ethereum, yang berarti terjadi penurunan sebesar 89,4 persen.
Kontraksi volume transaksi stablecoin yang begitu besar mengindikasikan penurunan likuiditas pasar secara umum. Para analis berpendapat bahwa kondisi ini berpotensi membatasi kemampuan Bitcoin untuk menciptakan lonjakan permintaan yang substansial dalam waktu dekat. Meskipun demikian, temuan CryptoQuant juga mengonfirmasi bahwa TRON telah mengambil alih dominasi sebagai jaringan utama untuk USDT, memproses volume transaksi harian yang jauh lebih besar dibandingkan Ethereum. Hal ini mencerminkan adanya pergeseran struktural dalam cara stablecoin digunakan oleh pelaku pasar. Meskipun demikian, penurunan agregat volume di kedua platform tersebut tetap menjadi sinyal peringatan mengenai melemahnya aktivitas pasar secara holistik.
Analisis terhadap struktur pasar, yang dipantau melalui peta panas likuidasi di platform-platform besar seperti Binance, OKX, dan Bybit, menunjukkan bahwa klaster posisi jual yang signifikan masih terkonsentrasi di rentang harga antara 90.000 hingga 98.000 dolar. Perlu diingat, pada awal Desember 2025, lebih dari 1 miliar dolar posisi margin dilikuidasi ketika harga Bitcoin sempat jatuh di bawah 86.000 dolar. Kejadian ini memperlihatkan risiko kaskade yang melekat pada pasar yang sangat mengandalkan leverage. Oleh karena itu, konsolidasi Bitcoin saat ini di sekitar angka 88.000 dolar menjadi titik krusial. Di satu sisi terdapat dorongan teknis jangka pendek dari likuidasi short, namun di sisi lain, terdapat indikasi pelemahan likuiditas pasar yang tercermin dari anjloknya volume stablecoin.
2 Tampilan
Sumber-sumber
NewsBTC
NewsBTC
AInvest
Medium
Investing.com
CryptoQuant
Baca lebih banyak berita tentang topik ini:
Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?
Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.
