Biohacking Dorong Umur Panjang Proaktif Lewat Optimalisasi Seluler, Nutrisi, dan Cahaya
Diedit oleh: Olga Samsonova
Tren biohacking, yang berfokus pada peningkatan kesehatan dan perpanjangan usia melalui eksperimen teruji dan inovasi teknologi, semakin menguat, menandai pergeseran menuju intervensi kesehatan yang proaktif. Salah satu fokus utama adalah kesehatan sirkadian, di mana perusahaan seperti Nice Mood mengkomersialkan panel terapi cahaya merah dan kacamata pemblokir cahaya biru. Paparan cahaya buatan pada malam hari terbukti menekan produksi melatonin, hormon penting untuk memicu rasa kantuk, dan kacamata pemblokir cahaya biru—juga dikenal sebagai kacamata amber—telah diteliti sebagai intervensi untuk insomnia dan gangguan fase tidur tertunda.
Di ranah nutrisi, personalisasi semakin didukung oleh kecerdasan buatan (AI). Biotasmart memanfaatkan data mikrobiota usus untuk merumuskan rekomendasi diet yang sangat spesifik bagi klinik-klinik umur panjang dan tim olahraga profesional. Pentingnya menjaga keseimbangan mikrobiota usus telah terbukti memengaruhi tidak hanya kesehatan pencernaan, tetapi juga fungsi organ lain seperti otak dan hati. Pengelolaan stres, baik fisik maupun psikis, juga diakui sebagai faktor krusial dalam menjaga keseimbangan mikrobiota usus.
Area kunci biohacking lainnya mencakup optimasi seluler dan regulasi stres. Lonvital menerapkan pemindaian metrik wajah untuk mempersonalisasi program manajemen berat badan, sebuah pendekatan yang melampaui pengukuran berat badan konvensional. Alat pemantau lemak tubuh (body fat monitor) dapat mengukur parameter seperti indeks massa tubuh (BMI), lemak visceral, dan usia biologis. Sementara itu, pusat Longevity Clínicas UME berfokus pada energi mitokondria dan keseimbangan hormonal melalui protokol terapi ozon dan hipoksia. Terapi ozon, yang menghasilkan hidrogen peroksida, telah dilaporkan mampu meningkatkan fungsi kekebalan tubuh dan telah diterapkan pada pasien di berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, Tiongkok, dan Rusia.
Inisiatif lain, seperti yang dikembangkan oleh Progēvita, berupaya menciptakan 'laboratorium manusia' yang mengintegrasikan pengukuran canggih, protokol latihan fisik, dan teknik regulasi stres seperti latihan pernapasan (*breathwork*). Latihan pernapasan, contohnya *Four Square Breathing*, terbukti secara signifikan meningkatkan regulasi emosi atlet senam ritmik, dengan skor rata-rata naik dari 2.63 pada *pre-test* menjadi 2.91 pada *post-test* setelah enam minggu perlakuan. Upaya kolektif dari berbagai entitas ini menggarisbawahi tujuan utama mentransformasi sistem layanan kesehatan dari model reaktif terhadap penyakit menjadi manajemen kesehatan yang berorientasi pada pencegahan dan peningkatan kesejahteraan bagi individu yang sehat.
7 Tampilan
Sumber-sumber
Alicanteplaza
Emprendedores
RRHH Digital
Valencia Plaza
RRHH Digital
Baca lebih banyak berita tentang topik ini:
Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.
